EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Gas Air Mata Bubarkan Demo DPR Malam Hari

Gas Air Mata Bubarkan Demo DPR Malam Hari

Demo DPR pada 25 Agustus 2025 di Jakarta berakhir ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata. Massa dipukul mundur hingga persimpangan KS Tubun

Irvan oleh Irvan
26 Agustus 2025
Kategori BERANDA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Aksi demonstrasi kembali terjadi di depan gedung DPR pada Senin, 25 Agustus 2025. Ribuan massa dari berbagai kalangan berkumpul sejak pagi hingga malam hari untuk menyuarakan protes terkait isu gaji anggota DPR yang disebut mencapai Rp3 juta per hari dan aksi untuk bubarkan DPR. Situasi yang awalnya berlangsung kondusif berakhir ricuh ketika aparat kepolisian memukul mundur massa dengan gas air mata pada sore hari hingga malam hari.

 

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Massa mulai berdatangan sekitar pukul 09.30 WIB dengan membawa spanduk dan poster tuntutan. Mereka berkumpul di depan gerbang utama DPR sambil berorasi menyampaikan aspirasi. Jumlah massa semakin bertambah menjelang siang hingga sore, membuat kawasan Senayan dipadati demonstran.

Berita Menarik Pilihan

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

 

Menjelang malam, situasi semakin tegang. Pada pukul 20.30 WIB, aparat kepolisian mulai melakukan tindakan tegas dengan menghalau kerumunan yang masih bertahan. Gas air mata ditembakkan ke arah massa yang menolak membubarkan diri. Banyak demonstran terpaksa mundur karena sesak napas dan mata perih akibat paparan gas.

 

Massa yang terpukul mundur bergerak menuju persimpangan KS Tubun. Di lokasi tersebut, ratusan orang kembali berkumpul dan memilih bertahan di area lampu lalu lintas. Sebagian pendemo baru datang ke titik itu untuk bergabung dengan kelompok yang sebelumnya dipukul mundur.

 

Bentrok antara Massa dan Aparat

Ketegangan semakin meningkat sekitar pukul 21.50 WIB. Aparat kembali menembakkan gas air mata ke arah kerumunan di KS Tubun. Massa berusaha melawan dengan melemparkan kembali tabung gas yang sudah ditembakkan ke arah barisan polisi. Suasana kian panas dengan aksi saling dorong dan lemparan.

 

Untuk bertahan, para pendemo menggunakan pagar pembatas proyek jalanan sebagai pelindung. Sementara itu, aparat kepolisian terus berusaha membubarkan massa dengan menambah jumlah tembakan gas air mata ke arah kerumunan.

 

Pada pukul 22.00 WIB, kondisi di Jalan KS Tubun tepatnya di depan Mie Gacoan semakin sulit dikendalikan. Massa mengalami kelelahan akibat rentetan gas air mata yang membuat pernapasan terganggu dan mata perih.

 

Bantuan Warga Sekitar

Di tengah situasi itu, beberapa karyawan Mie Gacoan membantu para demonstran. Mereka memberikan air untuk mencuci muka dan diminum agar kondisi massa sedikit membaik. Tindakan ini membuat sebagian pendemo merasa lebih tenang walau ketegangan masih terjadi.

 

Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa banyak massa meminta pertolongan karena tidak kuat menahan efek gas air mata. “Banyak yang minta air, jadi kami kasih untuk membantu,” ujar salah satu karyawan di sekitar lokasi kejadian.

 

Meski demikian, aparat tetap melakukan penjagaan ketat di area persimpangan KS Tubun. Massa yang bertahan mulai berkurang setelah terus-menerus terkena paparan gas air mata.

 

Situasi ricuh ini bermula dari penolakan massa atas besaran gaji DPR yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi masyarakat. Tuntutan disuarakan dengan lantang sejak pagi hari, namun semakin larut malam, aksi berubah menjadi bentrokan.

Pendemo meminta air untuk membasuh mata dan untuk minum di karenakan sesak nafas dan perih mata di restoran mie gacoan ks tubun

Hingga pukul 22.30 WIB, sebagian besar massa sudah meninggalkan lokasi. Hanya tersisa kelompok kecil yang tetap bertahan walau dalam kondisi kelelahan. Aparat masih berjaga untuk mengantisipasi adanya gelombang massa tambahan.

 

Kawasan sekitar DPR hingga KS Tubun dilaporkan penuh dengan sisa-sisa tabung gas air mata. Bau menyengat masih terasa hingga beberapa jam setelah bentrokan terjadi. Petugas kebersihan mulai melakukan pembersihan area untuk memulihkan kondisi jalan.

BACA JUGA : Massa Demonstrasi 25 Agustus Tergeletak di Depan Gedung DPR RI, Alami Luka Kepala Bocor

Jalur lalu lintas di sekitar KS Tubun sempat terhenti total karena adanya konsentrasi massa. Setelah situasi mereda, kendaraan kembali bisa melintas meski dengan pengaturan ketat dari petugas kepolisian.

 

Masyarakat sekitar berharap agar situasi segera kondusif. Beberapa warga mengaku khawatir jika aksi lanjutan kembali terjadi di hari-hari berikutnya. “Semoga tidak terulang lagi, karena sangat mengganggu aktivitas warga,” ujar seorang penduduk yang tinggal di kawasan tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPR terkait tuntutan massa.

Post Sebelumnya

Wisata Viral yang Kini Sepi dan Terbengkalai

Post Selanjutnya

Kapolda Metro Minta Maaf, Jurnalis Dipukul Polisi Saat Liput Demo DPR

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

BSI Maslahat dan IPB Perkuat Akses Pendidikan dan Sarana Keagamaan bagi Mahasiswa. Sumber dok bsimaslahat.or.id

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

oleh Agus DJ
28 Januari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - BSI Maslahat Dukung Pendidikan di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Institut...

Kehadiran konsep hiburan tradisional di tengah kawasan elite ini memicu perdebatan luas terkait etika ruang publik dan legalitas perizinan usaha di awal tahun 2026. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

PIK 2 Rasa Pantura: Ketika Kawasan Elit Jakarta Utara Tergoda ‘Servis’ Kopi Pangku

oleh Admin EKOIN.CO
23 Januari 2026
0

Di satu sisi, fenomena ini dianggap sebagai keunikan urban, namun di sisi lain, desakan untuk penertiban mulai bermunculan seiring dengan...

Ilustrasi tumpukan emas batangan Logam Mulia Antam di Jakarta. Per Kamis (22/1/2026),

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Investor Jangka Pendek Diminta Waspada

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Misalnya, mereka yang membeli emas pada 22 Januari 2025 di harga Rp 1.606.000 per gram kini masih menikmati yield sebesar...

Post Selanjutnya
Kapolda Metro Minta Maaf, Jurnalis Dipukul Polisi Saat Liput Demo DPR

Kapolda Metro Minta Maaf, Jurnalis Dipukul Polisi Saat Liput Demo DPR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.