EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Negara Barat Kecanduan Produk China, Ini Buktinya

Negara Barat Kecanduan Produk China, Ini Buktinya

Meskipun produk China menghadapi ancaman pemblokiran di Amerika Serikat dan serangkaian tuntutan hukum di Eropa, produk China TikTok berhasil mencatat kenaikan pendapatan yang signifikan, mencapai US$6,3 miliar.

Ray oleh Ray
26 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, RAGAM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Di tengah ancaman pemblokiran dan berbagai tuntutan hukum yang menghadang, TikTok, aplikasi besutan ByteDance asal China, justru mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang luar biasa di Eropa. Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik produk teknologi China di negara-negara Barat, meskipun ada kekhawatiran geopolitik.

Menurut laporan Companies House yang disampaikan oleh Forbes, Senin, 25 Agustus 2025, pendapatan TikTok di luar Amerika Serikat melonjak 38%, mencapai US$6,3 miliar, setara dengan Rp102,3 triliun. Platform berbagi video ini berhasil melipatgandakan pendapatannya sejak tahun 2022 di pasar Eropa, Inggris, dan Amerika Latin.

Meski demikian, TikTok tetap dihadapkan pada berbagai tantangan hukum. Pada tahun 2024, kerugian sebelum pajak TikTok menyempit menjadi US616juta(Rp10triliun),turundariUS1,47 miliar (Rp23,8 triliun) pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, ancaman pemblokiran di Amerika Serikat yang sempat ditunda oleh Presiden Donald Trump masih menjadi isu yang menggantung.

Platform ini juga menghadapi berbagai tuntutan di Eropa. Bahkan, perusahaan telah mengalokasikan US$1 miliar, atau sekitar Rp16,2 triliun, untuk menutupi potensi denda di masa depan dari pemerintah Eropa. Komisi Eropa telah membuka proses hukum terhadap TikTok pada akhir tahun lalu, menuduh platform ini gagal mengurangi risiko integritas pemilu dengan membiarkan akun palsu memengaruhi hasil pemilihan presiden 2024.

Selain itu, regulator di Inggris tengah menyelidiki dugaan penyalahgunaan data anak-anak oleh TikTok. Di Spanyol, otoritas setempat memeriksa dugaan keterlibatan perusahaan dalam penargetan iklan ilegal. Parlemen Perancis juga turut mengkaji dampak psikologis aplikasi ini terhadap anak-anak.

Berita Menarik Pilihan

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Pada bulan April, otoritas perlindungan data Irlandia meminta TikTok untuk membayar denda sebesar US$1 miliar. Permintaan ini muncul setelah penyelidikan yang dilakukan lembaga tersebut mengenai apakah ByteDance memfasilitasi akses tidak sah dari China terhadap data pengguna di Eropa.

Menanggapi berbagai masalah ini, TikTok meluncurkan inisiatif Project Clover. Sebagai bagian dari proyek tersebut, perusahaan telah meluncurkan pusat data di Norwegia pada awal tahun ini dan berencana untuk membangun pusat data kedua di Finlandia, sebagai upaya untuk memperkuat keamanan data pengguna di Eropa.

Tags: Amerika SerikatByteDanceChinaCompanies HouseeropaForbeskeamanan dataKomisi EropapendapatanProject Cloverpusat dataregulasiTikTok
Post Sebelumnya

Konflik di Myanmar Ancam Proyek Infrastruktur India dan China

Post Selanjutnya

Kemenag Targetkan 71 Ribu Formasi Penyuluh Agama

Ray

Ray

Berita Terkait

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Post Selanjutnya
Kemenag Targetkan 71 Ribu Formasi Penyuluh Agama

Kemenag Targetkan 71 Ribu Formasi Penyuluh Agama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.