EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Laga Persahabatan Indonesia Kuwait Tak Jadi Digelar

Laga Persahabatan Indonesia Kuwait Tak Jadi Digelar

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
26 Agustus 2025
Kategori BERANDA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA EKOIN.CO – Timnas Indonesia harus mengubah rencana persiapan menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026. Jadwal uji coba melawan Kuwait yang sedianya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada 5 September 2025 dipastikan batal.
Ikuti update berita terbaru hanya di WA Channel EKOIN.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa Kuwait juga membatalkan pertandingan lain, termasuk ajang yang digelar UEA. Pernyataan ini disampaikan setelah pihak Kuwait mengirimkan konfirmasi resmi pada Senin (25/8/2025) pagi WIB.

“Kami sudah dapat surat konfirmasi dari Kuwait, mereka tidak hanya tidak bermain di Indonesia tapi juga di turnamen UEA,” kata Erick di Garudayaksa Academy, Bekasi.

Jadwal Uji Coba UEA dan Fakta Kuwait

UEA sejak 11 Agustus telah merilis daftar lawan di FIFA Matchday September 2025. Dalam situs resmi federasinya, tidak ada Kuwait dalam agenda pertandingan. Lawan yang dipilih adalah Suriah pada 4 September dan Bahrain pada 8 September.

“Pemilihan kedua tim ini didasarkan pada kedekatan mereka dengan para pesaing di play-off (Kualifikasi Piala Dunia 2026) Asia. Mereka akan menjadi ujian berat bagi tim dan kesempatan besar bagi staf teknis untuk memeriksa kondisi dan kesiapan tim,” tulis Federasi Sepakbola UEA dalam pernyataannya.

Berita Menarik Pilihan

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

Dengan demikian, pembatalan partisipasi Kuwait bukan hanya berdampak pada laga kontra Indonesia, tetapi juga menegaskan bahwa mereka memang tidak memiliki agenda resmi dalam FIFA Matchday periode tersebut.

Respons PSSI dan Dugaan Internal Kuwait

Erick Thohir menegaskan pihaknya telah menyiapkan laga uji coba jauh-jauh hari. Rencana awalnya, Indonesia dijadwalkan menghadapi Kuwait dan Lebanon sebagai bagian dari persiapan menghadapi tim kuat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Kami tentu sangat menyesal karena sudah jauh-jauh hari. Semua sudah terkunci. Kami punya planning melawan tim Timur Tengah, Kuwait dan Lebanon. Awalnya kami juga boleh bertafsir buruk ya. Ini ada sabotase apa lagi mau uji coba saja susah sekali gitu,” ucap Erick saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

Namun, Erick kemudian mencoba menepis kecurigaan adanya sabotase. Menurutnya, mundurnya Kuwait juga terjadi pada agenda lain, sehingga besar kemungkinan ada faktor internal dari federasi sepakbola negara tersebut.

“Tapi kembali kalau kita lihat rupanya Kuwait juga mundur dari turnamen yang lain. Nah itu yang mungkin ada isu internal saya tidak mau menuduh. Tetapi kami sudah melayangkan surat keras kepada Kuwait. Dan kita tidak tahu baru beberapa hari persiapan sudah siap. Nah kita juga akan melaporkan ke AFC,” tambah Erick.

PSSI menilai langkah itu penting agar federasi sepakbola Asia (AFC) ikut mengetahui adanya pembatalan mendadak yang merugikan pihak Indonesia.

Meski begitu, PSSI masih berharap laga uji coba melawan Lebanon tetap bisa berjalan sesuai rencana pada 8 September 2025. Hal ini dianggap vital untuk menjaga ritme pertandingan tim Garuda menjelang laga resmi kualifikasi.

Selain itu, Surabaya tetap disiapkan sebagai tuan rumah dengan segala fasilitas dan infrastruktur yang sudah dipersiapkan untuk dua pertandingan internasional tersebut.

Keputusan Kuwait mundur dari agenda FIFA Matchday ini menjadi pukulan bagi persiapan Timnas. Pasalnya, laga uji coba melawan tim Timur Tengah dinilai penting untuk mengukur kekuatan sebelum menghadapi lawan selevel di kualifikasi.

Federasi sepakbola Kuwait hingga kini belum memberikan penjelasan detail mengenai alasan pembatalan. Situasi ini membuat spekulasi berkembang, meski PSSI memilih menahan diri untuk tidak mengaitkannya dengan faktor politik ataupun hubungan antarnegara.

Di sisi lain, publik sepakbola tanah air berharap PSSI bisa segera menemukan lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday tetap terisi penuh. Hal ini penting mengingat setiap kesempatan uji coba akan menentukan kesiapan Indonesia di level Asia.

Dengan demikian, batalnya laga Indonesia kontra Kuwait bukan hanya kehilangan satu pertandingan, melainkan juga kesempatan penting untuk menguji kekuatan tim di hadapan pendukung sendiri.

Batalnya laga uji coba antara Indonesia dan Kuwait menunjukkan betapa pentingnya komunikasi antar federasi sepakbola. Keputusan mendadak dari Kuwait jelas merugikan PSSI dan publik Indonesia.

Situasi ini menegaskan perlunya Timnas memiliki opsi lawan cadangan agar tidak kehilangan momentum dalam persiapan besar seperti kualifikasi Piala Dunia.

Langkah PSSI melayangkan surat resmi kepada Kuwait sekaligus melaporkan ke AFC bisa menjadi pelajaran bagi federasi lain agar lebih profesional.

Meski begitu, laga melawan Lebanon masih diharapkan bisa terlaksana sehingga Timnas tetap memiliki ujian berarti pada FIFA Matchday.

Ke depan, PSSI perlu membangun jaringan komunikasi lebih luas dengan banyak negara agar agenda uji coba tidak mudah terganggu oleh keputusan sepihak. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Erick ThohirFIFA Matchday.Indonesia vs KuwaitPSSISurabayauea
Post Sebelumnya

Harga Jagung Meningkat, Bapanas Minta Bulog Segera Keluarkan Stok Cadangan

Post Selanjutnya

Antusiasme Tinggi, Pertamina Goes to Campus 2025 Seleksi Ratusan Karya Ilmiah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kemenangan 2-0 ini membawa Macan Kemayoran naik ke posisi dua klasemen sementara BRI Super League. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Stadion Indomilk Tak Lagi Angker bagi Macan Kemayoran, Persija Pulang Bawa Kemenangan Mutlak

oleh Danang F Pradhipta
30 Januari 2026
0

​"Kami datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kami tahu main di sini (Tangerang) selalu sulit, tapi hari ini efektivitas penyelesaian akhir...

BSI Maslahat dan IPB Perkuat Akses Pendidikan dan Sarana Keagamaan bagi Mahasiswa. Sumber dok bsimaslahat.or.id

BSI Maslahat Dukung Pendidikan Lewat Bantuan Rp6 Miliar di IPB

oleh Agus DJ
28 Januari 2026
0

Bogor, Ekoin.co - BSI Maslahat Dukung Pendidikan di Indonesia dengan melakukan kolaborasi strategis bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Institut...

Kehadiran konsep hiburan tradisional di tengah kawasan elite ini memicu perdebatan luas terkait etika ruang publik dan legalitas perizinan usaha di awal tahun 2026. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

PIK 2 Rasa Pantura: Ketika Kawasan Elit Jakarta Utara Tergoda ‘Servis’ Kopi Pangku

oleh Admin EKOIN.CO
23 Januari 2026
0

Di satu sisi, fenomena ini dianggap sebagai keunikan urban, namun di sisi lain, desakan untuk penertiban mulai bermunculan seiring dengan...

Ilustrasi tumpukan emas batangan Logam Mulia Antam di Jakarta. Per Kamis (22/1/2026),

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Investor Jangka Pendek Diminta Waspada

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Misalnya, mereka yang membeli emas pada 22 Januari 2025 di harga Rp 1.606.000 per gram kini masih menikmati yield sebesar...

Post Selanjutnya
Antusiasme Tinggi, Pertamina Goes to Campus 2025 Seleksi Ratusan Karya Ilmiah

Antusiasme Tinggi, Pertamina Goes to Campus 2025 Seleksi Ratusan Karya Ilmiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.