EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Tanda “Kiamat”, Bill Gates Tunjuk Indonesia

Tanda “Kiamat”, Bill Gates Tunjuk Indonesia

Filantropis Bill Gates mengungkapkan soal perubahan iklim yang semakin parah. Ternyata faktor pembuatnya banyak yang berasal dari Indonesia.

Ray oleh Ray
30 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, LINGKUNGAN, NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Filantropis Bill Gates mengungkapkan soal perubahan iklim yang semakin parah. Ternyata faktor pembuatnya banyak yang berasal dari Indonesia.

Gates menulis dalam postingan di blog personalnya, tiap tahun aktivitas Bumi menghasilkan 51 miliar ton gas rumah kaca. Ternyata 7% dari produksi lemak atau minyak hewan dan tumbuhan.

“Untuk memerangi perubahan iklim, kita harus mengubah angka tersebut ke nol,” kata kata pendiri Microsoft itu, dikutip Sabtu (30/8/2025).

Namun seruan mengurangi konsumsi lemak hewan sulit dilakukan. Karena manusia bergantung pada bahan tersebut sejak masa lalu dan juga menyimpan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan manusia.

Ada sejumlah cara untuk mengambil lemak tanpa memproduksi lebih banyak emisi. Solusi itu, Gates mengatakan dilakukan oleh startup bernama Savor.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Startup yang juga diinvestasikan oleh Gates menciptakan lemak dengan proses melibatkan karbondioksida dari udara dan hidrogen dari air. Bahan-bahan itu dipanaskan dan dioksidasi, yang kemudian terjadi pemisahan komponen asam untuk menciptakan formulasi lemak.

Lemak yang dihasilkan itu disebut Gates serupa dengan yang ada di dalam susu, keju, serta minyak nabati.

Gates juga mengatakan minyak sawit memberikan dampak besar merusak lingkungan. “Saat ini, minyak sawit adalah lemak nabati yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia,” ujarnya.

Lemak nabati terdapat di semua kebutuhan manusia, seperti kue, mie instan, krim kopi, makanan beku, hingga makeup. Selain itu juga digunakan untuk biofuel dan mesin diesel.

Namun masalah minyak sawit berasal dari proses produksinya. Pohon itu tumbuh di wilayah yang dilewati garis khatulistiwa, yang ternyata dibuat dengan melakukan penggundulan hutan.

Proses itu berdampak buruk untuk keragaman alam dan juga perubahan iklim. Pembakaran hutan akan menciptakan emisi yang banyak di atmosfer dan mengakibatkan peningkatan suhu.

Sayangnya peranan penggunaan minyak sawit sulit tergantikan, karena murah, tidak berbau dan melimpah. Selain itu juga karena menjaga keseimbangan lemak jenuh dan tidak jenuh hampir sama.

Gates mengatakan terdapat perusahaan yang mencoba mengatasi masalah tersebut, yakni C16 Bioscience yang membuat alternatif minyak sawit. Pada 2017, dia menyebut C16 mengembangkannya dari mikroba ragi liar dengan fermentasi dan tidak ada emisi yang dikeluarkan sama sekali.

Tags: alamBill Gatesindonesiakerusakan
Post Sebelumnya

bank bjb Hadirkan SR023 untuk Investor Pemula

Post Selanjutnya

Setetes Darah, Sejuta Harapan Bersama bank bjb

Ray

Ray

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Setetes Darah, Sejuta Harapan Bersama bank bjb

Setetes Darah, Sejuta Harapan Bersama bank bjb

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.