EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Kerusuhan Kwitang, Massa Tuntut Keadilan Affan

Kerusuhan Kwitang, Massa Tuntut Keadilan Affan

Kerusuhan di Kwitang dipicu kematian Affan Kurniawan. Aparat Brimob mencoba meredakan massa dengan ajakan sarapan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
1 September 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Aksi massa di sekitar Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, kembali memanas pada Sabtu (30/8/2025) pagi. Ratusan demonstran berdatangan sejak pukul 07.00 WIB, sementara aparat gabungan dari Brimob dan Kostrad bersiaga menghadapi situasi. Gelombang protes ini masih terkait kasus kematian pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang terlindas mobil rantis Brimob pada Kamis lalu. Gabung WA Channel EKOIN di sini.

Kerusuhan dan Tindakan Aparat di Kwitang

Sejak pagi, lebih dari 100 personel Brimob dan 50 anggota Kostrad baret hijau menjaga area depan markas komando. Di sisi lain, massa yang didominasi remaja SMP bahkan SD terus melempari petugas dengan batu. Ketegangan makin terasa setelah massa membakar kabel di tiang listrik dekat halte Astra Credit Companies sekitar pukul 08.00 WIB, menimbulkan asap pekat di udara.

Halte Transjakarta di kawasan tersebut hangus akibat pembakaran pada hari sebelumnya. Kondisi jalan penuh puing, sampah plastik, pecahan bom molotov, hingga selongsong gas air mata. Beberapa kendaraan tampak gosong menjadi saksi amarah massa yang belum reda.

Di tengah kerusuhan, upaya persuasif juga dilakukan aparat. “Makan dulu,” teriak salah seorang anggota Brimob sambil mengajak massa sarapan bersama. Seruan ini dimaksudkan agar emosi massa mereda meski situasi tetap sulit dikendalikan.

Sisa Amarah Massa dan Respons Warga

Meski aksi terus berlangsung, aktivitas warga sekitar Kwitang relatif normal. Beberapa warga masih berolahraga pagi dengan berlari atau bersepeda menuju kawasan Monas. Namun, sisa-sisa amarah terlihat jelas dari kondisi lingkungan yang rusak parah.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Pemandangan halte yang terbakar, sampah berserakan, hingga bangkai mobil yang hangus menunjukkan eskalasi kerusuhan. Semua itu dipicu kematian Affan Kurniawan, yang dianggap sebagai simbol kesewenang-wenangan aparat.

Di lokasi, sejumlah relawan kemanusiaan tampak berusaha membantu warga yang terganggu aktivitasnya akibat kerusuhan. Mereka juga mendokumentasikan kerusakan untuk bahan laporan ke lembaga independen, termasuk Komnas HAM.

Massa yang datang ke Mako Brimob tidak hanya berasal dari Jakarta Pusat, tetapi juga dari kawasan lain. Gelombang simpati terhadap korban semakin menguat, meski aparat menegaskan akan menindak aksi anarkis.

Kondisi di sekitar Mako Brimob menunjukkan kontras antara rutinitas warga dengan sisa kerusuhan yang masih menyisakan trauma. Meski sebagian warga tetap beraktivitas normal, bayang-bayang ketegangan masih terasa.

Situasi di Kwitang hingga Sabtu siang belum sepenuhnya kondusif. Aparat masih bersiaga untuk mengantisipasi masuknya massa tambahan. Sementara itu, masyarakat luas menanti langkah hukum atas kasus Affan Kurniawan agar situasi bisa mereda.

Pihak kepolisian juga menyatakan telah berkoordinasi dengan berbagai lembaga untuk mengusut tuntas kasus kematian tersebut. Komnas HAM menegaskan akan mengawal penyelidikan agar berjalan transparan.

Kerusuhan di Kwitang menjadi gambaran bagaimana amarah publik dapat meledak ketika keadilan dinilai lambat ditegakkan. Dengan korban jiwa sebagai pemantik, protes berkembang menjadi gelombang massa yang sulit dibendung.

Kerusuhan di Kwitang menunjukkan ketegangan antara aparat dan masyarakat belum mereda. Penyebab utamanya adalah kematian Affan Kurniawan yang menimbulkan amarah publik.

Kerusakan fasilitas umum, seperti halte dan kendaraan, menjadi bukti nyata dari akumulasi kekesalan yang meluas. Situasi ini menuntut penanganan yang serius dan transparan.

Meski aparat mencoba pendekatan persuasif, protes tetap berlangsung. Hal ini memperlihatkan adanya tuntutan publik yang mendesak segera dipenuhi.

Warga sekitar tetap berusaha beraktivitas normal meski berada di tengah situasi yang mencekam. Namun, ketakutan dan trauma masih terasa.

Ke depan, penyelesaian kasus hukum secara adil menjadi kunci utama untuk meredakan gejolak dan mengembalikan kepercayaan masyarakat. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Affan Kurniawanaksi massaBrimobJakartakeadilankerusuhan kwitang
Post Sebelumnya

TNI-Polri Siaga Amankan Unjuk Rasa Cimahi

Post Selanjutnya

KRL Jabodetabek Kembali Operasi Normal Pasca Rusuh

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Post Selanjutnya
KRL Jabodetabek Kembali Operasi Normal Pasca Rusuh

KRL Jabodetabek Kembali Operasi Normal Pasca Rusuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.