EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
Dedi Mulyadi Kritik Anggaran Perjalanan Dinas

Dedi Mulyadi Kritik Anggaran Perjalanan Dinas

Anggaran perjalanan dinas Cirebon lebih besar dari infrastruktur. Gubernur Jabar beri ultimatum agar batasnya 7,5 persen APBD.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
4 September 2025
Kategori HUKUM, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Cirebon, EKOIN.CO- Anggaran perjalanan dinas di Kabupaten Cirebon mendapat sorotan tajam dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menegaskan bahwa porsi dana perjalanan dinas di daerah tersebut lebih besar dibandingkan pembangunan infrastruktur, yang semestinya menjadi prioritas utama. Ikuti berita lainnya di WA Channel EKOIN.

Dalam dialog bersama mahasiswa di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (3/9/2025), Dedi menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, segera mengakselerasi pembangunan infrastruktur. Ia menilai alokasi dana di Cirebon masih tidak seimbang.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon termasuk wilayah dengan alokasi pembangunan infrastruktur yang kecil, sementara anggaran perjalanan dinas justru lebih tinggi. Kondisi ini dianggap tidak sehat bagi arah pembangunan daerah.

Anggaran Infrastruktur Jadi Sorotan

Dedi menjelaskan, Bupati Cirebon sudah pernah ia panggil untuk membahas persoalan tersebut. Dari hasil pembicaraan, terungkap bahwa besaran anggaran lebih dipengaruhi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Misalnya infrastruktur di Cirebon kan saya sudah, Bupati Cirebon sudah saya panggil waktu itu. Kenapa anggarannya rendah? ternyata kan Bupatinya lebih diatur oleh OPD-nya,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Soroti Siswa Bundir di NTT, JPPI: Kegagalan Pemerintah Melindungi Hak Anak Atas Pendidikan

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

Mantan Ketua DPRD Jabar itu juga mengingatkan, prioritas pembangunan harus diarahkan pada infrastruktur, karena kebutuhan dasar masyarakat bergantung pada akses jalan dan fasilitas publik yang memadai.

Dedi bahkan memberikan ultimatum kepada Bupati Imron agar membatasi anggaran perjalanan dinas tidak melebihi 7,5 persen dari total APBD Pemkab Cirebon.

Ultimatum Gubernur untuk Bupati Imron

“Setelah itu saya kasih ultimatum. Kalau tidak 7,5 persen dari Rp4,2 triliun anggaran perjalanan, saya nggak akan rekomendasi itu APBD-nya,” tegas Dedi.

Ia juga menyoroti kondisi serupa di Tasikmalaya, meskipun daerah tersebut selama ini mendapat porsi bantuan anggaran besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun kenyataannya, infrastruktur jalan di Tasikmalaya dinilai masih jauh dari layak.

“Artinya selama ini tidak tepat sasaran. Untuk itu, itu yang akan kita evaluasi,” tambahnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat agar lebih selektif dalam menentukan prioritas belanja daerah, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur.

Jika pola belanja tidak segera diarahkan ke sektor pembangunan dasar, dikhawatirkan kualitas layanan publik dan pertumbuhan ekonomi di daerah akan terhambat. Evaluasi juga dipastikan akan dilakukan lebih ketat terhadap APBD tahun-tahun mendatang.

Dengan penekanan tersebut, Dedi berharap Kabupaten Cirebon maupun daerah lain di Jawa Barat dapat mengalokasikan anggaran dengan lebih tepat, sehingga manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan masyarakat.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: anggaranAPBDCireboninfrastrukturJawa Baratperjalanan dinas
Post Sebelumnya

Investor Pertahankan DATA Meski Ditender

Post Selanjutnya

Kemendag Ajukan Tambahan Anggaran Perdagangan 2026

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kornas JPPI Ubaid Matraji

Soroti Siswa Bundir di NTT, JPPI: Kegagalan Pemerintah Melindungi Hak Anak Atas Pendidikan

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kematian tragis seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di NTT yang diduga mengakhiri hidup karena tak mampu membeli...

Presiden Prabowo Subianto pidato di depan Anggota Rakornas sinergi pemerintah pusat dan daerah soal sampah

Prabowo Nyatakan “Perang terhadap Sampah”: Pariwisata Terancam, Kepala Daerah Diminta Bergerak Nyata

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Bogor,Ekoin.co – Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras soal buruknya penanganan sampah di Indonesia. Di hadapan seluruh kepala daerah...

Dugaan Goreng Saham PIPA saat IPO, Bareskrim Geledah PT Shinhan Sekuritas Indonesia

Dugaan Goreng Saham PIPA saat IPO, Bareskrim Geledah PT Shinhan Sekuritas Indonesia

oleh Ainurrahman
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kantor PT Shinhan Sekuritas Indonesia jadi target penggeledahan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Selasa...

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Post Selanjutnya
Kemendag Ajukan Tambahan Anggaran Perdagangan 2026

Kemendag Ajukan Tambahan Anggaran Perdagangan 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.