EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA MEGAPOLITAN
Indonesia Harus Jadi Corong Ekonomi Syariah Dunia

Indonesia Harus Jadi Corong Ekonomi Syariah Dunia

Indonesia didorong menjadi corong utama pengembangan ekonomi syariah global. Pesantren, UMKM halal, dan wisata ramah Muslim menjadi motor penggerak ekonomi syariah.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
5 September 2025
Kategori MEGAPOLITAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Mataram,EKOIN.CO- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Indonesia harus tampil sebagai corong dalam pengembangan ekonomi syariah dunia. Hal ini disampaikannya saat peluncuran Indonesia Ekonomi Syariah (IES) Forum & Expo 2025 yang akan digelar di Islamic Center, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 24–26 Oktober mendatang.
Gabung WA Channel EKOIN

“Dunia internasional kini demam ekonomi syariah. Indonesia, sebagai negara Muslim terbesar, harus mampu menjadi corong dan pilot project pembangunan ekonomi syariah. Semakin kuat umat, semakin kuat bangsa ini,” ujar Nasaruddin.

IES Forum & Expo 2025 disebut menjadi wadah strategis untuk menggerakkan potensi besar ekonomi syariah di Indonesia. Ajang ini dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.

Ekonomi Syariah dan Peran Pesantren

Nasaruddin menekankan lima aspek utama dalam penguatan ekonomi syariah, mulai dari pemberdayaan ekonomi pesantren, sertifikasi halal, wisata ramah Muslim, hingga inovasi pembiayaan syariah.

Menurutnya, pesantren memiliki posisi sentral karena Indonesia memiliki lebih dari 42 ribu pesantren dengan sekitar 72 juta pemangku kepentingan.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

“Pesantren bukan sekadar pusat pendidikan agama, tetapi juga motor penggerak ekonomi umat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran halal dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan memasukkan ke dalam tenggorokan sesuatu yang tidak halal,” ucap Nasaruddin.

Sertifikasi halal, khususnya untuk produk UMKM dan sektor kuliner, dinilai harus terus diperluas agar mampu bersaing di pasar global.

Potensi Halal dan Wisata Ramah Muslim

Selain pesantren, Menag juga menyoroti potensi besar sektor wisata ramah Muslim. Konsep ramah anak, perempuan, difabel, dan orang tua yang sudah diterapkan di masjid akan diperluas ke destinasi wisata.

Dengan langkah tersebut, diharapkan pariwisata halal Indonesia dapat semakin mendunia dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara.

Nasaruddin juga menekankan perlunya memaksimalkan instrumen syariah selain zakat, seperti infaq, sedekah, wakaf, fidyah, serta ekonomi kurban dan aqiqah.

Menurutnya, penguatan ekosistem ekonomi syariah hanya bisa berhasil bila melibatkan kolaborasi erat antara pemerintah, akademisi, pesantren, lembaga keuangan, dan sektor swasta.

IES Forum & Expo 2025 di Mataram diharapkan mampu menghadirkan terobosan sekaligus menjadi etalase internasional bagi peran Indonesia sebagai pemimpin dalam pengembangan ekonomi syariah dunia.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: ekonomi syariahhalalindonesiapariwisatapesantrenUMKM
Post Sebelumnya

Prabowo Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Istiqlal

Post Selanjutnya

Bekasi Siapkan Penghapusan Tunggakan Pajak Satu Triliun Rupiah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Bekasi Siapkan Penghapusan Tunggakan Pajak Satu Triliun Rupiah

Bekasi Siapkan Penghapusan Tunggakan Pajak Satu Triliun Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.