EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Warning UNICEF: Makin Banyak Anak Obesitas, Apa Penyebabnya?

sumber foto : Freepik

Warning UNICEF: Makin Banyak Anak Obesitas, Apa Penyebabnya?

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui United Nations Children's Fund (UNICEF) melaporkan bahwa untuk pertama kalinya, lebih banyak anak di seluruh dunia yang mengalami obesitas daripada kekurangan berat badan atau malnutrisi. 

Ray oleh Ray
12 September 2025
Kategori INTERNASIONAL, KESEHATAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui United Nations Children’s Fund (UNICEF) melaporkan bahwa untuk pertama kalinya, lebih banyak anak di seluruh dunia yang mengalami obesitas daripada kekurangan berat badan atau malnutrisi.

Ada sekitar 188 juta anak berusia 5 hingga 19 tahun mengalami obesitas secara global pada tahun 2025. Anak dengan obesitas memiliki risiko komplikasi kesehatan yang serius, demikian peringatan laporan tersebut. Sementara itu, ada 184 juta anak diperkirakan mengalami kekurangan berat badan.

Persentase anak usia sekolah dan remaja yang kekurangan berat badan telah menurun sejak pergantian abad dari 13 persen menjadi 9,2 persen, tapi tingkat obesitas telah meningkat dari 3 persen menjadi 9,4 persen, menurut UNICEF.

Satu-satunya wilayah di mana anak-anak masih lebih mungkin kekurangan berat badan daripada obesitas adalah Afrika sub-Sahara dan Asia Selatan.

“Ketika kita berbicara tentang malnutrisi, kita tidak lagi hanya berbicara tentang anak-anak yang kekurangan berat badan,” ujar Catherine Russell, direktur eksekutif UNICEF, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Euro News.

Berita Menarik Pilihan

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

Penyebab melonjaknya angka obesitas anak

UNICEF mengatakan makanan ultra-olahan merupakan penyebab utama meningkatnya angka obesitas anak secara global. Makanan-makanan ini termasuk sosis, nugget, chiki, sereal sarapan manis, dan pizza. Makanan ultra-olahan cenderung tinggi gula, pati olahan, garam, lemak tidak sehat, serta pewarna dan perasa buatan.

Makanan-makanan ini telah dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan kematian dini.

“Makanan ultra-olahan semakin menggantikan buah-buahan, sayur-sayuran, dan protein di saat nutrisi memainkan peran penting dalam pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kesehatan mental anak-anak,” kata Russell.

Di negara-negara berpenghasilan rendah, banyak balita dan anak kecil sangat kekurangan gizi sehingga mereka mengalami wasting (kekurangan gizi akut) dan stunting (kekurangan gizi kronis), yang dapat berdampak permanen pada perkembangan mereka. Lalu, pada saat yang sama, jutaan anak yang lebih tua dan remaja mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Tags: anakobesitasUNICEF
Post Sebelumnya

Ini Upaya Pertamina Tekan Impor LPG

Post Selanjutnya

Kebohongan Terbesar CEO Dibongkar Pencipta AI, Karyawan Harus Waspada

Ray

Ray

Berita Terkait

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menerangkan tersangka IJ ibu kandung korban, menjemput korban RZA. Foto: Amsi

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

"Polisi berhasil menyelamatkan 4 anak dari praktik tindak pidana perdagangan orang. Para anak dibawa ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk...

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Post Selanjutnya
Kebohongan Terbesar CEO Dibongkar Pencipta AI, Karyawan Harus Waspada

Kebohongan Terbesar CEO Dibongkar Pencipta AI, Karyawan Harus Waspada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.