EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Jawa Barat Catat Rekor Rumah Tertinggi Nasional Subsidi FLPP

Jawa Barat Catat Rekor Rumah Tertinggi Nasional Subsidi FLPP

Jawa Barat mencatat realisasi tertinggi rumah subsidi FLPP 2025 dengan 40.290 unit. Permintaan tertinggi terkonsentrasi di kawasan Bodetabek sebagai penyangga Jakarta.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
19 September 2025
Kategori EKOBIS, PROPERTI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jawa Barat EKOIN.CO – Jawa Barat mencatat realisasi tertinggi program rumah subsidi berbasis Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2025. Hingga 16 September, tercatat 40.290 unit rumah subsidi berhasil disalurkan, setara 22,95 persen dari total nasional yang mencapai 175.549 unit. Capaian ini menempatkan Jawa Barat di posisi teratas secara nasional dalam penyaluran rumah subsidi. Ikuti berita terbaru di WA Channel EKOIN.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menegaskan dominasi Jawa Barat dalam realisasi rumah subsidi tidak lepas dari tingginya permintaan masyarakat di kawasan penyangga Jakarta. “Permintaan terbesar rumah subsidi masih terkonsentrasi di sekitar Bodetabek, khususnya di Jawa Barat,” ujar Heru.

Permintaan Rumah Subsidi di Bodetabek

Wilayah Bodetabek menjadi pusat perhatian karena mencatat permintaan tertinggi rumah subsidi. Kondisi ini sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang pesat dan kebutuhan tempat tinggal yang terus meningkat. Kawasan penyangga ibu kota dianggap sebagai lokasi strategis, terutama bagi para pekerja yang beraktivitas di Jakarta.

Heru menjelaskan, kebijakan pembangunan rumah subsidi di daerah penyangga bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan perumahan, tetapi juga menjaga keseimbangan harga rumah yang terus naik di pusat kota. Menurutnya, permintaan yang tinggi di Bodetabek memperlihatkan bahwa program FLPP masih sangat relevan dan dibutuhkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Selain Bodetabek, beberapa kota besar lain di Jawa Barat juga ikut menyumbang tingginya permintaan rumah subsidi. Kota Bekasi, Depok, hingga Karawang menjadi titik utama pembangunan karena ketersediaan lahan dan aksesibilitas transportasi. Tren ini menunjukkan bahwa faktor lokasi menjadi salah satu penentu utama keberhasilan program.

Berita Menarik Pilihan

Target Ambisius Koperasi Desa Merah Putih: Baru Rampung 680 Unit, Kejar 29 Ribu di Bulan April

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

Target Nasional dan Strategi Penyaluran

Pemerintah menargetkan total penyaluran FLPP pada 2025 bisa melampaui 200 ribu unit rumah subsidi. Hingga pertengahan September, angka nasional sudah mencapai 175.549 unit. Kontribusi Jawa Barat dengan lebih dari 40 ribu unit menjadi penopang signifikan dalam pencapaian target tersebut.

BP Tapera bersama perbankan penyalur terus mengoptimalkan strategi agar rumah subsidi dapat terserap maksimal. Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperluas kerja sama dengan pengembang lokal yang memiliki rekam jejak baik dalam penyediaan rumah layak huni.

Heru menambahkan, program FLPP bukan hanya berorientasi pada angka penyaluran, tetapi juga kualitas rumah yang dibangun. “Kami memastikan rumah subsidi memenuhi standar kelayakan sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan rumah, tapi juga kualitas hidup yang lebih baik,” tegasnya.

Pemerintah juga mendorong pengembang untuk memanfaatkan teknologi konstruksi yang efisien agar harga rumah tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas bangunan. Langkah ini dianggap penting agar program subsidi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.

Selain Jawa Barat, provinsi lain seperti Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara juga mulai menunjukkan peningkatan signifikan dalam penyaluran rumah subsidi. Meski demikian, Jawa Barat tetap menjadi pemimpin dengan kontribusi tertinggi.

Program FLPP diproyeksikan akan terus menjadi tulang punggung penyediaan rumah subsidi di Indonesia. Dengan capaian yang konsisten, diharapkan target hunian layak untuk masyarakat berpenghasilan rendah bisa tercapai secara berkelanjutan.

Capaian Jawa Barat dalam penyaluran rumah subsidi melalui FLPP membuktikan tingginya kebutuhan hunian terjangkau di kawasan penyangga ibu kota.

Dominasi permintaan di Bodetabek memperlihatkan urgensi strategi pembangunan yang merata agar kebutuhan tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah.

Kebijakan pemerintah melalui BP Tapera menegaskan pentingnya keseimbangan antara jumlah unit, kualitas bangunan, dan keterjangkauan harga.

Capaian Jawa Barat diharapkan bisa menjadi acuan bagi provinsi lain untuk mempercepat realisasi program rumah subsidi.

Ke depan, dukungan pengembang, perbankan, dan pemerintah daerah akan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program rumah subsidi. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BodetabekBP TaperaFLPPJawa Baratperumahanrumah subsidi
Post Sebelumnya

Jelang Peringatan HUT Ke-80 TNI Tahun 2025, Kodim 1710/Mimika bersama Satuan TNI-Polri dan Komponen Masyarakat Gelar Kegiatan Karya Bakti Pembersihan Lingkungan Pasar

Post Selanjutnya

PT Pegadaian Beri Bantuan Pendidikan untuk Pengelola Bank Sampah.

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi. Foto: klampok.id

Target Ambisius Koperasi Desa Merah Putih: Baru Rampung 680 Unit, Kejar 29 Ribu di Bulan April

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menekankan bahwa ketersediaan lahan menjadi faktor kunci kelancaran proyek di daerah. Selama lahan siap digunakan, proses konstruksi dapat berjalan...

Gedung Direktorat Jenderal Pajak di tengah pusaran penyidikan dugaan pidana pajak tiga perusahaan afiliasi di Banten. Publik mendesak transparansi penuh guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum internal dalam skandal yang merugikan negara lebih dari Rp500 miliar ini, berkaca pada kasus-kasus OTT KPK yang pernah menjerat pejabat pajak di masa lalu. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan adanya pola sistematis...

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Perdagangan Sesi Sore IHSG Ditutup Melemah Akibat Koreksi Bursa Global

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sentimen positif pertumbuhan ekonomi Indonesia tak serta merta mempertahankan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia...

Post Selanjutnya
PT Pegadaian Beri Bantuan Pendidikan untuk Pengelola Bank Sampah.

PT Pegadaian Beri Bantuan Pendidikan untuk Pengelola Bank Sampah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.