EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM
UP Phone, Ponsel Buatan Indonesia yang Mendunia.

UP Phone, Ponsel Buatan Indonesia yang Mendunia.

Indonesia ternyata menjadi basis produksi untuk ponsel global Unplugged, yang menembus pasar AS dan Kanada. Meskipun demikian, perusahaan tersebut berencana memindahkan perakitan ponsel ke Amerika Serikat karena tekanan kebijakan Presiden Trump.

Ibnu Gozali oleh Ibnu Gozali
22 September 2025
Kategori RAGAM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Di tengah gempuran pasar global yang didominasi oleh merek-merek raksasa, sebuah fakta mengejutkan terungkap: Indonesia ternyata menjadi basis produksi untuk ponsel yang menembus pasar internasional. Merek tersebut adalah Unplugged, sebuah startup asal Siprus yang mengusung ponsel pintar dengan nama ‘UP Phone’.

Ponsel ini, yang diproduksi di Indonesia, kini merambah pasar-pasar besar seperti Amerika Serikat dan Kanada, membuktikan kapabilitas manufaktur teknologi di tanah air.UP Phone hadir dengan diferensiasi utama pada aspek keamanan dan privasi pengguna, sebuah nilai jual yang kini sangat dicari di era digital.

Unplugged mengklaim UP Phone jauh lebih aman dibandingkan produk-produk terkemuka seperti iPhone 16 Pro dan Galaxy S25.

Mereka membeberkan data perbandingan yang mencolok, di mana UP Phone tidak memiliki permintaan DNS pihak ketiga, sementara iPhone 16 Pro dan Galaxy S25 masing-masing memiliki 3.181 dan 1.368 permintaan DNS pihak ketiga.

Klaim ini menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang sangat peduli dengan perlindungan data.Secara spesifikasi, UP Phone tidak kalah saing.

Berita Menarik Pilihan

Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia Futsal, Vietnam Disingkirkan 3-2

Persis Solo Datangkan Dimitri Lima demi Misi Keluar dari Zona Degradasi

Ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 1200, ponsel ini memiliki layar AMOLED berukuran 6,67 inci, RAM 8GB, dan kapasitas penyimpanan internal 256GB yang dapat diperluas hingga 1TB.

Sektor fotografi juga mumpuni dengan kamera utama 108MP, ditemani kamera makro 5MP dan wide 8MP. Untuk swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan 32MP.

Baterai berkapasitas 4.300 mAh mendukung pengisian daya cepat 33W (kabel) dan 15W (nirkabel), serta dilengkapi dengan fitur modern lainnya seperti sertifikasi IP53, Wi-Fi 6, NFC, dan konektivitas 5G.#### Produksi Ponsel Indonesia Masuk Radar TrumpKabar mengenai basis produksi UP Phone di Indonesia pertama kali terkuak dari laporan Reuters pada Agustus 2025, berdasarkan keterangan langsung dari CEO Unplugged, Joe Weil.

Namun, keberhasilan ini nampaknya akan segera berakhir. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Unplugged berencana memindahkan fasilitas perakitan UP Phone ke Nevada, Amerika Serikat.

Langkah ini dipicu oleh kebijakan Presiden AS, Donald Trump, yang terus menekan produsen teknologi untuk merakit produk mereka di dalam negeri.

Trump mengancam akan memberlakukan tarif tinggi bagi perusahaan yang menjual barang di AS namun memproduksinya di negara lain.Meskipun pemindahan produksi ke AS akan menambah biaya tenaga kerja secara signifikan, Unplugged berupaya mempertahankan harga jual UP Phone di bawah US1.000(sekitarRp16,2juta).

Sebagai perbandingan, ponsel yang diproduksi di Indonesia dijual seharga US989 (sekitar Rp16 juta). Joe Weil juga mengungkapkan bahwa perakitan di Nevada adalah langkah awal, diikuti dengan pengadaan komponen perangkat secara bertahap di dalam negeri. “Langkah pertama yang dilakukan adalah perakitan, bertahap melakukan pengadaan komponen,” jelasnya, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Unplugged sadar betul bahwa biaya perakitan smartphone di AS sangat mahal, terutama karena rantai pasok yang masih berpusat di Asia.

Untuk menyiasati tantangan ini, perusahaan berencana melakukan perakitan dalam jumlah yang lebih kecil dan stabil, alih-alih merilis model baru setiap tahun.

Strategi ini menunjukkan Unplugged mencoba pendekatan yang berbeda untuk bertahan di pasar AS tanpa mengorbankan kualitas dan harga.

Membangun Kapabilitas Manufaktur Teknologi Dalam NegeriFakta bahwa Indonesia menjadi basis produksi untuk ponsel sekelas UP Phone menunjukkan potensi besar yang dimiliki tanah air dalam industri manufaktur teknologi.

Selama ini, Indonesia sering kali dikenal sebagai pasar besar bagi produk-produk teknologi, bukan sebagai produsen. Namun, kehadiran pabrik perakitan Unplugged menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki tenaga kerja terampil dan ekosistem industri yang memadai untuk memenuhi standar global.

Kendati demikian, pemindahan produksi Unplugged ke AS menjadi pengingat bagi Indonesia tentang tantangan yang ada.

Geliat politik global, terutama di negara-negara tujuan ekspor, dapat sewaktu-waktu mengubah peta industri. Oleh karena itu, membangun rantai pasok yang lebih mandiri dan kuat di dalam negeri menjadi agenda penting.

Ketergantungan pada komponen impor dan kebijakan luar negeri dapat menjadi hambatan bagi pertumbuhan industri manufaktur ponsel di Indonesia.

Pemerintah dan para pelaku industri harus bekerja sama untuk menciptakan iklim investasi yang lebih menarik, sekaligus memperkuat ekosistem industri hulu hingga hilir. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi basis perakitan sementara, tetapi juga menjadi pemain utama dalam rantai pasok teknologi global.

Keberadaan UP Phone, yang diproduksi di tanah air, seharusnya menjadi momentum untuk mendorong lebih banyak investasi dan membangun kapabilitas teknologi nasional yang berkelanjutan.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: hpindonesiamanufakturponselteknologiUnplugedUnplugged
Post Sebelumnya

Panglima TNI Serahkan Bansos dan Resmikan Lane 1 Garuda Prima di Kejurnas Adventure Offroad 2025

Post Selanjutnya

Kejari Tangerang Sita Dokumen Penggeledahan PT ASM Ungkap Skema Fiktif APK

Ibnu Gozali

Ibnu Gozali

Berita Terkait

Timnas Futsal Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam 3-2 di perempat final piala asia. Di semi final Timnas akan melawan Jepang yang sebelumnya menghajar Afghanistan 6-0. (iG Timnas futsal)

Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia Futsal, Vietnam Disingkirkan 3-2

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Tim nasional futsal Indonesia menorehkan sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026. Bermain di hadapan pendukung...

Pemain anyar persis Solo Dimitri Lima diharapkan bisa membawa tim laskar sambernyawa keluar dari zona degradasi. (Persis solo web)

Persis Solo Datangkan Dimitri Lima demi Misi Keluar dari Zona Degradasi

oleh Danang F Pradhipta
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Persis Solo menunjukkan keseriusannya untuk keluar dari ancaman degradasi pada paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan...

Muhammad Zaki Ubaedillah (Ubed) diproyeksikan PBSI untuk naik ke 15 besar dunia. (Ist)

Misi Olimpiade 2028: PBSI Targetkan Ubed Tembus Top 15 Dunia Usai Juara di Thailand

oleh Danang F Pradhipta
3 Februari 2026
0

​Tantangan bagi Ubed kini adalah membuktikan konsistensinya saat naik kelas ke turnamen dengan level yang lebih tinggi (Super 500 ke...

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Tiongkok dalam Dua Laga Uji Coba Internasional

Timnas Indonesia U-17 Hadapi Tiongkok dalam Dua Laga Uji Coba Internasional

oleh Danang F Pradhipta
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Timnas Indonesia U-17 akan menjalani rangkaian International U-17 Friendly Match sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia...

Post Selanjutnya
Kejari Tangerang Sita Dokumen Penggeledahan PT ASM Ungkap Skema Fiktif APK

Kejari Tangerang Sita Dokumen Penggeledahan PT ASM Ungkap Skema Fiktif APK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.