New York, EKOIN.CO – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan keputusan bersejarah bahwa negaranya resmi mengakui Palestina dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Palestina di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9/2025). Momen ini menjadi sorotan dunia, termasuk bagi Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang langsung berdiri dan memberikan standing ovation. Pengakuan ini dianggap sebagai langkah besar dalam diplomasi internasional untuk memperkuat posisi Palestina.
Berita lengkap seputar pengakuan Prancis terhadap Palestina dan reaksi dunia dapat diikuti melalui saluran WA Channel EKOIN di: https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Dalam forum itu, Macron menegaskan bahwa waktunya telah tiba bagi dunia untuk lebih serius dalam mendukung Palestina. “Waktunya telah tiba, ini adalah saat komitmen yang nyata bagi perdamaian dan keadilan,” ujar Macron dalam pidatonya yang mendapat sambutan luas.
Prabowo, yang hadir sebagai salah satu kepala negara undangan, memberikan respons dengan berdiri dan bertepuk tangan, menunjukkan dukungan terbuka terhadap langkah diplomatik tersebut. Sikap ini menggambarkan konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina sejak era presiden pertama Soekarno.
Prabowo dan Diplomasi Palestina
Partisipasi aktif Prabowo di forum internasional ini semakin mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang selalu mendukung Palestina. Dalam berbagai kesempatan, Indonesia menegaskan bahwa kemerdekaan Palestina adalah mandat konstitusi dan kewajiban moral bangsa.
Sikap standing ovation dari Prabowo juga menjadi simbol dukungan moral Indonesia terhadap langkah Prancis. Hal ini dinilai memperkuat pesan bahwa solidaritas dunia semakin menguat. Dukungan negara besar seperti Prancis dipandang mampu membuka jalan bagi lahirnya pengakuan serupa dari negara-negara lain di Eropa dan kawasan lain.
Selain itu, momentum tersebut juga memperkuat posisi diplomasi Indonesia di PBB. Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, Indonesia memiliki peran strategis dalam memperjuangkan Palestina. Prabowo memanfaatkan forum internasional itu sebagai ruang untuk menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap perdamaian global.
Dukungan Dunia untuk Palestina
Keputusan Prancis di forum PBB tersebut tidak hanya disambut oleh Prabowo, tetapi juga oleh banyak delegasi negara lain. Sorak dan tepuk tangan panjang terdengar ketika Macron mengumumkan sikap resmi pemerintahannya. Hal ini menunjukkan adanya dukungan luas di tingkat internasional yang semakin mengarah pada penguatan posisi Palestina di kancah diplomasi dunia.
Menurut para pengamat, pengakuan Prancis akan memberi efek domino. Negara-negara Eropa lain diperkirakan akan mengikuti langkah yang sama, meski sebagian masih mempertimbangkan aspek politik dan hubungan bilateral dengan Israel.
Reaksi dunia internasional, termasuk dari Indonesia, semakin menegaskan bahwa isu Palestina bukan hanya masalah regional, tetapi persoalan global yang menyangkut keadilan kemanusiaan. Prabowo sendiri menegaskan bahwa posisi Indonesia tidak akan berubah dalam mendukung Palestina merdeka.
Langkah Prancis menjadi catatan bersejarah karena merupakan salah satu negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Dukungan dari negara dengan pengaruh besar di dunia ini menambah bobot perjuangan Palestina dalam memperoleh pengakuan yang lebih luas.
Momen standing ovation Prabowo di forum PBB pun viral di berbagai media internasional. Kehadirannya dianggap merepresentasikan suara dunia ketiga yang konsisten mendukung Palestina.
Pengakuan Prancis terhadap Palestina di forum PBB menjadi langkah diplomatik bersejarah yang disambut hangat oleh komunitas internasional. Prabowo yang memberikan standing ovation menegaskan kembali konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan Palestina merdeka.
Langkah tersebut dinilai mampu memperkuat solidaritas internasional, khususnya dari negara-negara besar yang memiliki pengaruh signifikan di PBB. Dukungan Prancis memberikan harapan baru bagi perjuangan Palestina di kancah global.
Keterlibatan aktif Indonesia dalam forum internasional ini juga memperlihatkan pentingnya peran diplomasi untuk menjaga perdamaian dunia. Indonesia menempatkan isu Palestina bukan hanya sebagai kewajiban moral, tetapi juga amanat konstitusional.
Diharapkan semakin banyak negara mengikuti langkah serupa, sehingga cita-cita kemerdekaan Palestina dapat segera terwujud. Dunia menantikan langkah konkret lanjutan setelah pengakuan ini diumumkan di forum PBB.
Momentum bersejarah ini diharapkan tidak berhenti pada simbol pengakuan, melainkan juga menjadi awal dari langkah nyata menuju perdamaian yang berkelanjutan. (*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





