EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Presiden Prabowo Setujui Mandatori 10 % Etanol untuk Bensin

Presiden Prabowo Setujui Mandatori 10 % Etanol untuk Bensin

Presiden telah menyetujui kebijakan mandatori campuran etanol 10 % untuk bensin demi memperkuat kemandirian energi yang berkelanjutan

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
8 Oktober 2025
Kategori EKOBIS, ENERGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui penerapan mandatori campuran etanol 10 % (E10) untuk bensin.

Kemarin malam kami rapat dengan bapak presiden dan setuju mandatori 10% E10 kata bahlil

Menurut Bahlil, kebijakan ini tidak hanya bertujuan menekan impor bensin, tetapi juga mendorong industri etanol nasional agar mampu memasok kebutuhan dalam negeri.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyatakan siap mendukung kebijakan tersebut. Pertamina kini telah memiliki produk E5, yaitu Pertamax Green 95. “Artinya 5 persennya adalah etanol,”

Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa penerapan mandatori E10 belum akan langsung dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah masih menunggu kesiapan industri etanol domestik.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Mobil-mobil yang beredar di Indonesia, menurut pemerintah, telah kompatibel dengan kandungan etanol hingga 20 %. Direktur Jenderal EBTKE, Eniya Listiani Dewi, menyebutkan bahwa uji kendaraan menunjukkan toleransi tersebut.

Produksi etanol Indonesia pada 2024 mencapai sekitar 160.946 kiloliter, dari kapasitas potensial 303.325 kL, dengan tambahan impor 11.829 kL. Permintaan domestik tercatat 125.937 kL, sedangkan ekspor mencapai 46.839 kL.

Siapkah Infrastruktur dan Pasokan?
Meskipun secara teknis SPBU dan fasilitas pencampuran di Pertamina sudah memiliki sarana untuk blending, tantangan terbesar masih terkait pasokan bahan baku—tebu dan jagung—untuk produksi etanol.

Beberapa pabrik etanol telah direncanakan di berbagai wilayah, termasuk untuk jagung dan singkong.

Pertamina pun didorong untuk meningkatkan kapasitas fasilitas blending agar mendukung skala E10 bahkan ke depan menuju E20, tergantung kesiapan pasokan etanol.

Dengan penerapan E10, pemerintah berharap emisi karbon kendaraan dapat ditekan, sekaligus memberi insentif pada petani bahan baku. Namun, publik menyuarakan kekhawatiran soal performa mesin dan keandalan bahan bakar baru di lapangan. Bahlil telah meyakinkan bahwa semua produk BBM yang beredar diuji secara ketat lewat Lemigas, dan tidak akan dilepas jika tidak memenuhi standar.

Pelaksanaan kebijakan ini juga akan melibatkan kolaborasi antara BUMN dan pihak swasta agar beban APBN dapat ditekan. Pemerintah menyebutkan penggunaan dana negara hanya sedikit sekali dalam tahap awal implementasi.

Bila semua pihak dapat menyiapkan ekosistemnya—dari petani, pabrik, hingga distribusi—mandatori E10 berpotensi menjadi fondasi penting menuju ketahanan energi nasional. ( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: BBM etanoletonomikebijakan energikemandirian energimandatori E10mandatori etanol
Post Sebelumnya

Ini Isi Tuntutan Gubernur Se-Indonesia ke Purbaya

Post Selanjutnya

Sekarang Wartawan Berobat Tanpa Bayar Alias Gratis di Rumah Sakit Pertahanan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
Sekarang Wartawan Berobat Tanpa Bayar Alias Gratis di Rumah Sakit Pertahanan

Sekarang Wartawan Berobat Tanpa Bayar Alias Gratis di Rumah Sakit Pertahanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.