EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM OLAHRAGA
Ken Swagumilang atlet para panahan putra Indonesia berhasil membungkam wakil tuan rumah Thailand. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Ken Swagumilang atlet para panahan putra Indonesia berhasil membungkam wakil tuan rumah Thailand. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Medali Emas Ken Swagumilang Perkuat Posisi Klasemen Indonesia

Ken Swagumilang berhasil meraih medali emas nomor Men's Individual Compound setelah mengalahkan wakil Thailand dengan skor tipis 144-142.

Agus DJ oleh Agus DJ
24 Januari 2026
Kategori OLAHRAGA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Nakhon Ratchasima, Ekoin.co – Atlet para panahan putra andalan Indonesia, Ken Swagumilang, mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih Medali Emas Ken Swagumilang pada ajang ASEAN Para Games 2025. Bertanding di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima, Sabtu (24/1) siang, pemuda berbakat ini sukses membungkam wakil tuan rumah, Comsan Singpirom. Kemenangan dramatis ini menjadi bukti dominasi Indonesia dalam cabang olahraga panahan nomor Men’s Individual Compound di tingkat Asia Tenggara.

Pertandingan final tersebut berlangsung sangat ketat sejak seri pertama dimulai hingga tembakan terakhir dilepaskan oleh kedua pemanah. Ken Swagumilang memastikan kemenangan setelah mencatatkan total skor 144 dari lima seri tembakan yang sangat konsisten. Sebaliknya, Comsan Singpirom yang mendapatkan dukungan penuh dari publik Thailand harus puas dengan raihan 142 poin. Keberhasilan ini sekaligus menambah pundi-pundi juara bagi kontingen Merah Putih yang sedang berjuang keras di Negeri Gajah Putih.

Menanggapi kemenangannya, atlet asal Sidoarjo ini mengaku bahwa kondisi di lapangan panahan sangat sulit diprediksi karena faktor alam. Ia menjelaskan bahwa hembusan angin yang kadang kencang dan kadang pelan menjadi tantangan tersendiri bagi setiap peserta. Namun, ia bersyukur karena mampu mengatasi kendala teknis tersebut sehingga hasil maksimal dapat ia persembahkan bagi bangsa Indonesia. Ia merasa bahwa izin dari Tuhan adalah faktor utama yang membuatnya berdiri di podium tertinggi hari ini.

Strategi Fokus Kacamata Kuda dan Dukungan Keluarga

Selama jalannya laga, pemuda berusia 28 tahun ini mengaku hanya berusaha tampil lepas tanpa membebani diri dengan ekspektasi berlebih. Ia memilih untuk menutup telinga dari gangguan luar dan hanya mendengarkan instruksi serta arahan yang diberikan oleh pelatih di pinggir lapangan. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga ketenangan mentalnya saat menghadapi tekanan tinggi dari lawan dan penonton tuan rumah. Walaupun rasa grogi tetap muncul, ia menganggap hal tersebut sebagai reaksi manusiawi yang wajar dalam sebuah kompetisi besar.

Menariknya, Ken memiliki cara unik dalam mengatasi rasa berdebar di dadanya sebelum melangkah ke area pertandingan sesungguhnya. Ia tetap menjalani rutinitas harian seperti biasa, mulai dari bermain telepon genggam, melakukan kegiatan santai, hingga menjalankan ibadah sholat. Baginya, menjaga pikiran agar tetap rileks sangat membantu proses fokus saat menarik busur di lapangan hijau. Ia mengibaratkan cara fokusnya seperti menggunakan kacamata kuda yang hanya melihat lurus ke arah sasaran tembak tanpa terdistraksi.

Berita Menarik Pilihan

Tekuk Elche 3-2, Levante Keluar dari Zona Degradasi La Liga

Permalukan Korea Selatan Lewat Adu Penalti, Vietnam U-23 Raih Juara 3 Piala Asia

Keberhasilan meraih medali emas Ken Swagumilang ini tidak terlepas dari peran besar keluarga yang memberikan dukungan tanpa henti sejak awal karier. Keluarga Ken berperan aktif mulai dari penyediaan peralatan panahan yang memadai hingga mendukung keputusannya menuntut ilmu di Malang pada tahun 2015. Dukungan moril dan materiil tersebut menjadi fondasi kuat yang membentuk mentalitasnya sebagai atlet nasional yang tangguh saat ini. Tanpa restu dan bantuan keluarga, ia merasa sulit untuk mencapai level profesional seperti yang ia jalani sekarang.

Statistik pertandingan menunjukkan ketenangan Ken dalam menjaga akurasi tembakannya pada setiap seri yang dijalani selama babak final. Pada lima seri tembakan, ia secara beruntun mengumpulkan skor 29, 29, 28, 30, dan ditutup dengan angka 28 yang menentukan. Sementara itu, Comsan Singpirom sebenarnya tampil cukup baik dengan perolehan skor 29, 28, 28, 28, dan 29 di hadapan pendukungnya sendiri. Selisih dua poin yang sangat tipis tersebut menggambarkan betapa sengitnya persaingan perebutan gelar juara di sektor individu putra ini.

Kontingen Merah Putih yang berlaga di panggung ASEAN Para Games 2025 Thailand terus menorehkan medali emas. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Kontingen Merah Putih yang berlaga di panggung ASEAN Para Games 2025 Thailand terus menorehkan medali emas. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Dominasi Indonesia di Klasemen ASEAN Para Games 2025

Kemenangan Ken Swagumilang tersebut turut memperkuat posisi Indonesia yang terus menempel ketat perolehan medali tuan rumah di papan klasemen. Hingga Jumat (23/1) malam, kontingen Indonesia tercatat telah mengumpulkan total 69 medali emas, 75 perak, serta 69 perunggu. Capaian ini menempatkan tim Garuda di peringkat kedua klasemen sementara di bawah Thailand yang masih kokoh di puncak. Prestasi para atlet disabilitas ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan dengan target harian yang ditetapkan sebelumnya.

Sebagai informasi tambahan, perolehan medali emas Indonesia pada hari ketiga pelaksanaan pesta olahraga ini mencapai angka 29 keping emas. Jumlah tersebut jauh melampaui target harian yang sebelumnya hanya dipatok sebanyak 13 medali emas oleh jajaran manajemen tim. Keberhasilan ini bahkan tercatat tiga kali lipat lebih tinggi dari ekspektasi awal, yang membuktikan kualitas atlet Merah Putih sangat kompetitif. Tren positif ini diharapkan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir pada beberapa hari ke depan.

Cabang olahraga para atletik masih menjadi tumpuan utama dengan sumbangan 10 medali emas yang mengalir deras ke kantong kontingen Indonesia. Selain atletik, cabang para renang juga tampil impresif dengan menyumbangkan 5 medali emas bagi tim nasional. Cabang tenis meja tidak mau ketinggalan dengan raihan 4 medali emas, disusul oleh cabang boccia yang mengamankan 2 keping emas. Prestasi Ken di panahan melengkapi kesuksesan cabang panahan yang secara keseluruhan meraih 2 medali emas pada hari tersebut.

Unit olahraga lainnya seperti para angkat berat dan para judo masing-masing berhasil membawa pulang 2 medali emas untuk dipersembahkan kepada masyarakat. Sektor tenpin bowling dan para catur turut berkontribusi dengan masing-masing menyumbangkan satu medali emas tambahan yang sangat berharga. Sinergi antar cabang olahraga ini membuat koleksi medali Indonesia semakin gemuk dan menjaga peluang untuk terus bersaing di posisi atas. Kerja keras seluruh tim medis, pelatih, dan ofisial juga menjadi faktor pendukung utama di balik layar kesuksesan ini.

Perjuangan Ken Swagumilang dan rekan-rekan atlet lainnya di Thailand menjadi inspirasi besar bagi seluruh masyarakat Indonesia di tanah air. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, semangat juang mereka terbukti mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional dengan sangat membanggakan. Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dengan disiplin yang tinggi. Konsistensi prestasi di ASEAN Para Games 2025 menjadi tolok ukur kemajuan pembinaan olahraga disabilitas di Indonesia saat ini.

Prestasi yang diraih oleh Ken Swagumilang mencerminkan dedikasi yang luar biasa dari seorang atlet yang disiplin dalam mengikuti instruksi pelatih. Keberaniannya untuk tampil lepas di bawah tekanan pendukung lawan menunjukkan kematangan mental yang sudah teruji di berbagai level kompetisi internasional. Kemenangan tipis atas wakil Thailand ini memberikan pesan kuat bahwa fokus pada proses adalah kunci utama dalam meraih hasil maksimal. Hal ini membuktikan bahwa strategi persiapan yang matang akan selalu membuahkan hasil yang manis pada akhirnya.

Dukungan keluarga yang menjadi pilar utama bagi Ken merupakan contoh nyata pentingnya peran lingkungan terdekat dalam perkembangan karier seorang atlet. Setiap kesuksesan di lapangan hijau selalu didasari oleh persiapan matang dan ketenangan jiwa yang terjaga dengan baik melalui rutinitas positif. Kemampuan untuk mengelola stres melalui ibadah dan kegiatan santai menunjukkan sisi humanis dari seorang pejuang olahraga yang tetap rendah hati. Faktor-faktor eksternal seperti angin memang berpengaruh, namun kendali penuh atas diri sendiri adalah pemenang yang sesungguhnya.

Pencapaian kontingen Indonesia yang melampaui target medali harian menunjukkan bahwa potensi atlet disabilitas tanah air sangat besar dan terus berkembang pesat. Kerja sama yang solid antara berbagai cabang olahraga telah menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan saling mendukung satu sama lain. Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan yang berkelanjutan telah membuahkan atlet-atlet yang mampu berbicara banyak di tingkat regional. Peringkat kedua yang dihuni saat ini harus terus dipertahankan dengan menjaga konsistensi performa di setiap nomor yang tersisa.

Masyarakat Indonesia patut berbangga atas perjuangan para putra dan putri terbaik bangsa yang tidak pernah menyerah dalam mengejar prestasi tertinggi. Setiap medali yang diraih adalah simbol dari tetesan keringat dan kerja keras yang tidak pernah menghianati hasil akhirnya di papan skor. Semoga kemenangan ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus memberikan perhatian lebih terhadap sarana dan prasarana olahraga disabilitas. Semangat pantang menyerah dari para atlet ini adalah aset bangsa yang sangat berharga untuk masa depan olahraga Indonesia.

Keberhasilan di Thailand ini merupakan langkah awal menuju kompetisi yang lebih besar di tingkat dunia pada masa yang akan datang. Kita semua berharap agar para atlet tetap menjaga kesehatan dan fokus mereka hingga penutupan ajang ASEAN Para Games 2025 nanti. Dukungan dan doa dari seluruh lapisan masyarakat akan terus menjadi energi tambahan bagi mereka yang sedang berjuang di luar negeri. Mari kita rayakan setiap medali yang diperoleh sebagai bentuk penghormatan atas segala upaya yang telah mereka berikan bagi Merah Putih.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: ASEAN Para Games 2025hasil pertandinganKen Swagumilangmedali emasPanahan IndonesiaThailand
Post Sebelumnya

14 Tahun Ngumpet, Tim Satgas SIRI Kejagung Tangkap DPO Perkara Korupsi Dana Hibah

Post Selanjutnya

Dibungkus Borneo FC 0-1 di Kandang Sendiri, Persis Solo Terbenam di Klasemen

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Tekuk Elche 3-2, Levante Keluar dari Zona Degradasi La Liga (Liga Olahraga)

Tekuk Elche 3-2, Levante Keluar dari Zona Degradasi La Liga

oleh Akmal Solihannoer
25 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Levante UD meraih kemenangan penting atas Elche CF dengan skor 3-2 pada laga lanjutan La Liga pekan...

Permalukan Korea Selatan Lewat Adu Penalti, Vietnam U-23 Raih Juara 3 Piala Asia (Ist)

Permalukan Korea Selatan Lewat Adu Penalti, Vietnam U-23 Raih Juara 3 Piala Asia

oleh Akmal Solihannoer
25 Januari 2026
0

Jeddah, Ekoin.co — Timnas Vietnam U-23 memastikan posisi ketiga Piala Asia U-23 2026 setelah menundukkan Korea Selatan U-23 melalui adu...

Pasangan ganda campuran Fajar/Felisha gagal menembus babak final usai kalah dari ganda campuran asal Denmark (foto : PB Djarum)

Ganda Campuran Tersingkir Lewat Laga Ketat, Ganda Putri Gagal Jaga Momentum

oleh Danang F Pradhipta
25 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Dua wakil Indonesia dipastikan gagal melaju ke partai final Indonesia Masters 2026 Super 500 setelah tersingkir di...

Pemain Persita Rayco Rodriguez mencoba menghindari penjagaan pemain Bhayangkara FC. Dalam laga itu kedua tim bermain imbang 1 - 1 (foto : Ig Persita)

Gol Telat Matheus Alves Selamatkan Pendekar Cisadane dari Kekalahan

oleh Danang F Pradhipta
24 Januari 2026
0

Tangerang, Ekoin.co - Rekor empat kemenangan beruntun Persita Tangerang harus terhenti pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026. Bermain di...

Post Selanjutnya
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija gagal bawa timnya menang melawan Borneo (foto : IG)

Dibungkus Borneo FC 0-1 di Kandang Sendiri, Persis Solo Terbenam di Klasemen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.