EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha UMKM. Sumber dok bni.co.id

Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha UMKM. Sumber dok bni.co.id

Capaian Program Klaster Usaha BRI Berdayakan Puluhan Ribu UMKM

Hingga akhir tahun 2025, BRI sukses membina 42.682 Klaster Usaha UMKM dengan dominasi sektor produksi mencapai 82,36 persen.

Agus DJ oleh Agus DJ
26 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya dalam membangun fondasi ekonomi nasional melalui pengembangan Klaster Usaha yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Melalui langkah strategis ini, perseroan berupaya memperdayakan pelaku usaha produktif yang berbasis komunitas agar memiliki daya tahan lebih kuat. BRI tidak hanya sekadar memberikan akses layanan keuangan secara formal, tetapi juga melakukan pendampingan intensif secara berkelanjutan. Upaya tersebut bertujuan untuk menciptakan ekosistem usaha yang mandiri sehingga para pelaku UMKM dapat bertumbuh secara kolektif di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Komitmen nyata dari bank pelat merah ini terlihat jelas melalui inisiatif program Klasterku Hidupku yang menjadi motor penggerak utama pemberdayaan kelompok. Program ini merangkul kelompok usaha berdasarkan kesamaan sektor produksi, karakteristik wilayah, hingga kedekatan sosial di antara para anggotanya. Sinergi yang tercipta dalam kelompok tersebut memungkinkan terjadinya penguatan rantai nilai pada tingkat lokal yang sangat efektif. Dengan adanya kesamaan latar belakang usaha, para pelaku UMKM menjadi lebih mudah dalam berkolaborasi dan saling berbagi pengetahuan teknis terkait pengembangan produk mereka masing-masing.

Berdasarkan data kinerja yang tercatat hingga akhir tahun 2025, BRI telah berhasil membina sebanyak 42.682 Klaster Usaha di berbagai wilayah Indonesia. Pencapaian ini juga beriringan dengan pelaksanaan 3.001 kegiatan pemberdayaan yang mencakup pelatihan manajemen usaha serta pemberian bantuan sarana prasarana produksi. Fokus utama dari program pembinaan ini menyasar sektor-sektor strategis yang memiliki daya ungkit tinggi terhadap perekonomian di tingkat daerah. Melalui dukungan peralatan yang memadai, kapasitas produksi para anggota klaster dapat meningkat secara signifikan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh.

Struktur kelompok usaha yang tergabung dalam program ini menunjukkan angka yang cukup menarik dari sisi komposisi sektor bisnisnya. Sebanyak 82,36 persen dari total kelompok merupakan sektor produksi, sementara sisanya yang sebesar 17,64 persen bergerak pada sektor non-produksi. Dominasi yang sangat kuat pada sektor produksi ini menggambarkan strategi jitu BRI dalam memperkuat basis ekonomi riil di lapangan. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong hilirisasi produk-produk lokal agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sektor pertanian tercatat sebagai penyumbang porsi terbesar dalam ekosistem ini dengan kontribusi mencapai angka 48,05 persen secara keseluruhan. Hal ini membuktikan bahwa sektor agraria masih menjadi penopang utama kehidupan ekonomi masyarakat di pedesaan maupun pinggiran kota. BRI melihat potensi besar pada pertanian sehingga menempatkan sektor ini sebagai prioritas dalam penyaluran dukungan modal maupun pendampingan teknologi. Keberhasilan klaster pertanian dalam mengelola hasil bumi secara profesional menjadi kunci penting bagi ketahanan pangan serta kestabilan ekonomi nasional.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Strategi Penguatan Sektor Produksi dan Ekonomi Riil

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa rancangan program Klasterku Hidupku memiliki tujuan utama untuk mendorong UMKM agar bisa naik kelas. Pendekatan ini sangat efektif bagi pelaku usaha di sektor produksi yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian di berbagai pelosok daerah. Melalui penguatan ikatan kelompok, perseroan tidak hanya menghubungkan mereka dengan akses permodalan yang murah dan mudah. Lebih dari itu, BRI membangun ekosistem yang memungkinkan terjadinya peningkatan skala produksi melalui kerja sama antaranggota klaster yang solid.

Pendampingan yang diberikan oleh pihak bank bersifat menyeluruh dan menyentuh aspek-aspek krusial dalam pengelolaan sebuah bisnis modern. Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin memberikan pelatihan literasi keuangan agar para pelaku usaha mampu mengelola arus kas dengan lebih profesional. Pendekatan pemberdayaan ini selalu disesuaikan dengan karakter unik serta kebutuhan spesifik dari masing-masing kelompok usaha yang didampingi. BRI menaruh harapan besar agar kelompok-kelompok yang sudah mapan dapat menjadi referensi serta model percontohan bagi pelaku UMKM lainnya di masa depan.

“BRI berkomitmen untuk mendampingi UMKM secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan hingga penguatan kapasitas usaha. Pendampingan ini kami lakukan melalui pelatihan, peningkatan literasi keuangan, serta berbagai program pemberdayaan yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing klaster. Dengan pendekatan tersebut, BRI berharap klaster usaha yang berhasil berkembang dapat menjadi referensi dan role model bagi UMKM di daerah lainnya,” ujar Akhmad Purwakajaya dalam pernyataan resminya terkait capaian program tersebut.

Sejalan dengan upaya penguatan kapasitas internal, perseroan juga mencatatkan keberhasilan yang signifikan dalam memperluas jangkauan inklusi keuangan di tingkat akar rumput. Dari total lebih dari 480 ribu anggota yang tergabung, sebanyak 87,7 persen pelaku usaha kini telah memiliki rekening resmi di BRI. Angka ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi dari para pelaku usaha mikro terhadap sistem perbankan formal. Kepemilikan rekening ini menjadi pintu masuk utama bagi mereka untuk mendapatkan berbagai manfaat layanan perbankan yang lebih luas dan aman.

Mayoritas dari anggota kelompok tersebut kini telah terhubung dengan berbagai akses pembiayaan yang disediakan oleh BRI untuk mendukung ekspansi bisnis mereka. Ketersediaan modal kerja yang stabil memungkinkan para pelaku usaha untuk melakukan inovasi produk serta memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah. Kemudahan dalam mengakses kredit perbankan menjadi solusi nyata dalam mengatasi kendala finansial yang seringkali menghambat pertumbuhan usaha kecil. Dengan dukungan modal yang tepat sasaran, roda ekonomi di tingkat komunitas dapat berputar lebih cepat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Integrasi Program Pemberdayaan UMKM Secara Menyeluruh

Perlu dipahami bahwa program Klasterku Hidupku merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk menaikkan kelas nasabah eksisting secara berkelanjutan. Inisiatif ini tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi pelengkap yang menyempurnakan berbagai program pemberdayaan lain yang sudah berjalan sebelumnya. Sinergi antarprogram ini menciptakan payung perlindungan serta pengembangan UMKM yang sangat komprehensif dari hulu hingga ke hilir. Setiap program memiliki peran spesifik yang saling mendukung satu sama lain dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan di Indonesia.

BRI mengintegrasikan program ini dengan inisiatif lain seperti Desa BRILiaN yang fokus pada pengembangan potensi ekonomi desa secara terpadu. Selain itu, terdapat pula dukungan dari Rumah BUMN sebagai pusat edukasi dan kolaborasi bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Kehadiran platform LinkUMKM juga memperkuat digitalisasi pemasaran produk klaster agar mampu menembus pasar yang lebih luas secara daring. Seluruh inisiatif tersebut membentuk sebuah ekosistem pemberdayaan yang solid dan sulit tertandingi oleh lembaga keuangan lainnya.

Melalui peran strategisnya sebagai agent of development, BRI membuktikan bahwa fungsi perbankan bisa melampaui sekadar urusan simpan pinjam uang. Perseroan secara aktif mengambil peran dalam menjaga stabilitas sosial melalui pemberdayaan ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat. Dukungan terhadap UMKM menjadi investasi jangka panjang dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional dari berbagai guncangan global yang mungkin terjadi. Klaster yang kuat akan membentuk komunitas yang sejahtera dan mampu berkontribusi lebih besar terhadap pendapatan asli daerah masing-masing.

Keberlanjutan program ini menjadi fokus utama manajemen agar dampak positif yang dirasakan masyarakat tidak bersifat sementara saja. Monitoring dan evaluasi secara berkala terus dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan serta pelatihan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat nyata. Penggunaan teknologi informasi dalam memantau perkembangan setiap klaster memudahkan pihak bank dalam memberikan intervensi yang diperlukan secara cepat. Transparansi dalam pengelolaan program juga meningkatkan akuntabilitas perseroan di mata publik dan para pemangku kepentingan.

Dengan segala pencapaian yang ada, BRI terus optimis bahwa pemberdayaan berbasis komunitas merupakan kunci utama dalam memajukan UMKM Indonesia. Program ini memberikan bukti nyata bahwa kolaborasi yang baik antara lembaga keuangan dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan ekonomi yang signifikan. Ke depan, perseroan akan terus memperluas jangkauan klaster di wilayah-wilayah yang belum terjamah agar keadilan ekonomi dapat dirasakan secara merata. Inovasi program akan terus dikembangkan demi menjawab tantangan zaman dan kebutuhan pelaku usaha yang semakin kompleks di masa mendatang.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Para pelaku UMKM sebaiknya mulai bergabung dengan kelompok usaha sejenis untuk meningkatkan daya tawar dalam rantai pasok. Kerja sama dalam kelompok akan memudahkan akses terhadap bantuan alat produksi serta pelatihan keterampilan dari lembaga perbankan. Selain itu, bergabung dengan komunitas formal memberikan perlindungan hukum serta kemudahan dalam mendapatkan sertifikasi produk yang dibutuhkan pasar.

Manajemen klaster perlu meningkatkan kedisiplinan dalam pencatatan keuangan agar memudahkan proses pengajuan modal kerja di masa depan. Literasi digital juga harus terus ditingkatkan agar pemasaran produk tidak hanya terbatas pada lingkungan sekitar saja. Memanfaatkan platform daring akan membuka peluang pesanan dari luar kota bahkan luar negeri yang dapat meningkatkan omzet usaha secara drastis.

Pemerintah daerah diharapkan memberikan dukungan regulasi yang memudahkan operasional klaster usaha di wilayah masing-masing. Sinergi antara kebijakan daerah dan program perbankan akan mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal melalui sektor-sektor produksi unggulan. Infrastruktur jalan dan pasar yang memadai juga sangat menentukan kelancaran distribusi barang dari sentra produksi menuju konsumen akhir.

Masyarakat umum dapat berkontribusi dalam penguatan ekonomi lokal dengan cara memprioritaskan pembelian produk-produk hasil klaster binaan di daerahnya. Kualitas produk UMKM saat ini sudah jauh lebih baik dan mampu bersaing dengan produk pabrikan besar. Dengan membeli produk lokal, masyarakat secara langsung ikut membantu menjaga keberlangsungan lapangan kerja bagi tetangga dan kerabat di sekitarnya.

Lembaga keuangan lain disarankan untuk mengadopsi model pemberdayaan berbasis komunitas yang telah terbukti sukses dijalankan oleh BRI. Fokus pada sektor produksi dan pertanian akan memberikan dampak yang lebih stabil terhadap pertumbuhan ekonomi nasional jangka panjang. Inklusi keuangan yang dibarengi dengan pendampingan intensif adalah solusi paling efektif dalam mengentaskan kemiskinan di tingkat akar rumput.

Implementasi program pemberdayaan klaster usaha telah menunjukkan hasil yang sangat signifikan dalam memperkuat struktur ekonomi rakyat. Data menunjukkan bahwa pendekatan kelompok jauh lebih efektif daripada pendampingan secara individu dalam meningkatkan skala bisnis kecil. Keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi persaingan ekonomi global yang semakin dinamis.

Dominasi sektor produksi, khususnya pada bidang pertanian, membuktikan bahwa potensi sumber daya alam lokal masih menjadi kekuatan utama ekonomi kita. Sentuhan teknologi dan akses modal yang diberikan bank mampu mengubah pola pikir pelaku usaha tradisional menjadi lebih modern. Hal ini menjadi langkah awal yang baik menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di tingkat pedesaan.

Tingginya tingkat kepemilikan rekening bank di kalangan anggota klaster mencerminkan keberhasilan literasi keuangan yang dijalankan secara konsisten. Masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya menggunakan layanan perbankan formal untuk keamanan dan kemajuan bisnis mereka. Inklusi keuangan yang merata akan menciptakan sistem ekonomi yang lebih transparan dan akuntabel di masa depan.

Sinergi antara berbagai program pemberdayaan seperti Desa BRILiaN dan Rumah BUMN menciptakan ekosistem pendukung UMKM yang sangat komprehensif. Pelaku usaha mendapatkan bimbingan dari berbagai sisi, mulai dari teknis produksi, manajemen keuangan, hingga perluasan jaringan pemasaran. Integrasi program semacam ini merupakan model ideal pembangunan ekonomi yang menyasar langsung ke jantung permasalahan di lapangan.

Secara keseluruhan, peran perbankan sebagai agen pembangunan sangat vital dalam menjembatani kesenjangan akses modal bagi pelaku usaha kecil. Komitmen jangka panjang dalam pendampingan UMKM akan menjadi fondasi yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. Masa depan ekonomi Indonesia terletak pada kekuatan kolaborasi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan semangat juang para pelaku usaha mikro di seluruh tanah air.(*)

Tags: Akhmad PurwakajayaBRIDhannyKlaster UsahaUMKM
Post Sebelumnya

Panduan Ikut Lomba Jurnalistik BTN 2025 dan Syarat Lengkap

Post Selanjutnya

BRI Sabet Penghargaan Bank of The Year 2025 Internasional

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
The Banker Nobatkan BRI Sebagai Bank of The Year 2025. Sumber dok bni.co.id

BRI Sabet Penghargaan Bank of The Year 2025 Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.