EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, saat menghadiri Pesta Retail 2026 Sampoerna Retail Community (SRC) di Kabupaten Bogor,

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, saat menghadiri Pesta Retail 2026 Sampoerna Retail Community (SRC) di Kabupaten Bogor,

UMKM Benteng Terakhir Ekonomi Nasional, Pemerintah Sebut Pemerataan Bukan Sekadar Slogan

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
27 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor, Ekoin.co — Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus menekan daya beli dan stabilitas pasar, Pemerintah menegaskan satu hal penting: UMKM adalah benteng terakhir sekaligus motor utama ekonomi nasional.

Bukan sekadar jargon, penguatan UMKM kini diposisikan sebagai strategi nyata pemerataan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dari bawah.

Peran krusial itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, saat menghadiri Pesta Retail 2026 Sampoerna Retail Community (SRC) di Kabupaten Bogor, Senin (26/1/2026).

Di hadapan ratusan pelaku usaha rakyat, Airlangga menyebut UMKM sebagai pahlawan ekonomi nasional yang menjaga Indonesia tetap tangguh di tengah badai global.

“Bapak-Ibu semua adalah penunjang perekonomian nasional. Indonesia bisa resilience karena UMKM. Anda-Anda inilah pahlawan ekonomi nasional,” ucap Airlangga disambut tepuk tangan peserta.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Airlangga juga mengapresiasi PT HM Sampoerna Tbk. yang dinilai konsisten membangun ekosistem UMKM melalui SRC selama 18 tahun. Dengan 250 ribu toko mitra di seluruh Indonesia, SRC disebut sebagai contoh konkret ekosistem ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan—bukan dikuasai konglomerasi, tetapi dimiliki sepenuhnya oleh pengusaha kecil.

Menurutnya, SRC berhasil mendorong warung rakyat bertransformasi menjadi ritel modern tanpa kehilangan identitas dan kemandirian.

“Ini bentuk pemerataan yang nyata, bukan slogan. SRC tidak dimiliki satu atau dua keluarga besar, tapi oleh UMKM,” ujarnya.

Kekuatan SRC kian terasa lewat tingginya adopsi teknologi digital. Hampir seluruh mitra telah menggunakan platform digital, termasuk pembayaran non-tunai QRIS, menandai kesiapan UMKM Indonesia masuk ke era ekonomi digital.

Secara nasional, sekitar 25 juta UMKM telah terhubung ke ekosistem digital, dengan transaksi QRIS melonjak 139,99 persen (year on year) pada Kuartal IV-2025—mayoritas berasal dari pelaku UMKM.

Digitalisasi, kata Airlangga, bukan lagi pilihan, melainkan kunci efisiensi dan daya saing usaha kecil. Pemerintah pun mendorong pengembangan startup digital di 15 daerah, lengkap dengan fasilitasi ruang kerja dan sarana perkantoran.

Tak hanya soal teknologi, akses pembiayaan juga terus diperkuat. Tahun 2026, Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditargetkan mencapai Rp295 triliun, dengan bunga tetap 6 persen per tahun dan porsi lebih besar ke sektor produksi agar UMKM bisa naik kelas.

Kontribusi SRC terhadap ekonomi nasional pun tak main-main. Total omzet warung anggota SRC mencapai Rp236 triliun per tahun, setara 11,3 persen PDB ritel nasional, sekaligus menyerap sekitar 1 juta tenaga kerja. Artinya, jutaan keluarga menggantungkan hidup pada ekosistem UMKM yang sehat dan berkelanjutan.

“Ini bukti bahwa ekonomi kerakyatan bukan sekadar romantisme. Ini mesin ekonomi yang nyata,” pungkas Airlangga. (*)

Tags: AirlanggaBenteng Terakhirekonomi nasionalMenko PerekonomianPemerataan bukan sloganPemerintah
Post Sebelumnya

Indonesia Siap Tampil di 12th Asian Indoor Athletics Championships 2026

Post Selanjutnya

Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Bereaksi Positif

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah

Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Bereaksi Positif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.