EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Kemenko Perekonomian Mulai Implementasi Kredit Program Pemerintah 2026. Sumber dok ekon.go.id

Kemenko Perekonomian Mulai Implementasi Kredit Program Pemerintah 2026. Sumber dok ekon.go.id

Percepat Ekonomi Lewat Implementasi Kredit Program Pemerintah 2026

Pemerintah secara resmi memulai implementasi kredit program pemerintah 2026 dengan target penyaluran dana mencapai Rp332 triliun bagi UMKM.

Agus DJ oleh Agus DJ
28 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Banten, Ekoin.co – Implementasi Kredit Program Pemerintah 2026 kini resmi bergulir sebagai instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Forum Konsolidasi Pelaksanaan Kredit Program di Banten pada Rabu, 21 Januari 2026. Pertemuan strategis tersebut bertujuan menyatukan persepsi para pemangku kepentingan guna memastikan distribusi modal bagi pengusaha kecil berjalan efektif sejak awal tahun. Pemerintah memandang koordinasi ini sangat mendesak agar seluruh target pembangunan ekonomi kerakyatan dapat tercapai tepat waktu tanpa kendala administratif yang berarti.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penyaluran pembiayaan selama periode tahun 2025 yang lalu. Selain meninjau capaian masa lalu, kementerian merumuskan rencana kerja yang lebih taktis untuk menghadapi tantangan pasar sepanjang tahun 2026. Para pejabat juga melakukan diseminasi regulasi terbaru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2026. Aturan ini menjadi pedoman utama bagi lembaga keuangan dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat kepada jutaan pelaku usaha mikro di seluruh pelosok Indonesia.

Kementerian juga memperkenalkan Permenko Nomor 2 Tahun 2026 yang secara khusus mengatur skema pembiayaan darurat di wilayah terdampak bencana. Fokus utama regulasi ini tertuju pada pemulihan ekonomi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mengalami gangguan aktivitas usaha akibat bencana alam. Melalui payung hukum tersebut, negara berupaya hadir memberikan kepastian bagi para debitur yang sedang berjuang menata kembali roda bisnis mereka. Kesamaan pandangan antar instansi menjadi kunci agar implementasi kebijakan di lapangan tidak mengalami tumpang tindih fungsi.

Berdasarkan data evaluasi tahun 2025, program Kredit Usaha Rakyat menunjukkan performa yang sangat solid dengan tingkat kredit bermasalah atau NPL yang tetap terjaga rendah. Penyaluran dana ke sektor produksi bahkan berhasil melampaui target awal yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Keberhasilan ini terlihat dari meningkatnya jumlah debitur baru serta kelompok pelaku usaha yang berhasil naik kelas atau graduasi menuju skala bisnis yang lebih besar. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa intervensi modal dari negara mampu memicu produktivitas ekonomi di tingkat akar rumput secara berkelanjutan.

Pemerintah juga meninjau perkembangan skema pembiayaan lainnya seperti Kredit Alat dan Mesin Pertanian atau Alsintan serta Kredit Industri Padat Karya. Meski menunjukkan tren positif, sektor-sektor ini masih memerlukan perbaikan tata kelola agar jangkauan manfaatnya semakin luas bagi masyarakat industri. Hasil masukan dari berbagai pemangku kepentingan dalam forum ini menjadi catatan penting untuk menyempurnakan mekanisme penyaluran kredit pada masa mendatang. Fokus utama kementerian tetap pada penguatan akses finansial bagi kelompok masyarakat yang selama ini sulit menjangkau layanan perbankan konvensional.

Berita Menarik Pilihan

AHY Ajak IKASTARA Berkolaborasi Bangun Infrastruktur dan Wilayah

Bank Mandiri Kenalkan Mandiri Looping for Life Lewat Parfum

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan dan Pengelolaan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, memberikan penjelasan mendalam mengenai peran krusial ekosistem pembiayaan ini. Beliau menekankan bahwa seluruh instrumen kredit tersebut merupakan langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan keadilan ekonomi bagi seluruh lapisan rakyat. Beliau juga menyoroti pentingnya modernisasi sektor pertanian serta revitalisasi industri yang menyerap banyak tenaga kerja melalui dukungan modal yang terjangkau. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat di daerah.

“Ekosistem kredit program Pemerintah merupakan instrumen konkret untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan keadilan ekonomi. KUR mendorong usaha produktif tumbuh dan naik kelas, Kredit Alsintan memodernisasi pertanian, KIPK menghidupkan kembali industri padat karya, dan KPP mewujudkan kepemilikan rumah layak bagi masyarakat,” jelas Ferry Irawan dalam rapat tersebut. Pernyataan ini menegaskan bahwa setiap skema kredit memiliki tujuan spesifik yang saling menguatkan dalam struktur ekonomi nasional. Visi besar ini menuntut komitmen tinggi dari seluruh penyalur dan penjamin kredit untuk bekerja secara profesional dan transparan.

Memasuki kalender kerja tahun 2026, pemerintah secara resmi menetapkan target penyaluran kredit program hingga mencapai angka signifikan sebesar Rp332 triliun. Alokasi dana tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari modal kerja usaha produktif hingga dukungan pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah optimis bahwa ketersediaan likuiditas yang besar ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika pasar global yang tidak menentu. Penyaluran dana akan dipantau secara ketat agar tetap sasaran dan tidak menyimpang dari pedoman yang telah disepakati bersama.

Kemenko Perekonomian Mulai Implementasi Kredit Program Pemerintah 2026. Sumber dok ekon.go.id
Kemenko Perekonomian Mulai Implementasi Kredit Program Pemerintah 2026. Sumber dok ekon.go.id

Implementasi Aturan Kredit Baru Untuk Sektor Produktif

Diseminasi Permenko Nomor 1 Tahun 2026 menegaskan keberpihakan negara kepada pelaku usaha mikro serta sektor perdagangan yang berorientasi ekspor. Regulasi yang mulai berlaku sejak 13 Januari 2026 ini memberikan kepastian suku bunga yang sangat rendah bagi pengusaha kecil. Suku bunga untuk KUR Super Mikro ditetapkan hanya sebesar 3 persen efektif per tahun, sementara sektor mikro dan kecil berada pada angka 6 persen. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya saing produk lokal agar mampu bersaing dengan barang impor yang membanjiri pasar domestik.

Satu terobosan penting dalam aturan baru ini adalah penghapusan batasan frekuensi akses bagi pelaku usaha di sektor produksi. Artinya, petani, peternak, dan nelayan dapat terus mengakses modal tanpa terkendala akumulasi penarikan selama usaha mereka menunjukkan pertumbuhan positif. Pemerintah juga memberikan ruang bagi penggunaan kekayaan intelektual sebagai agunan tambahan dalam pengajuan kredit. Langkah inovatif ini diharapkan dapat memicu kreativitas pelaku industri kreatif yang selama ini seringkali terkendala oleh aset fisik saat ingin mengembangkan bisnis mereka.

Komitmen kuat terhadap kedaulatan pangan tercermin dari kemudahan akses pembiayaan bagi sektor pertanian serta perikanan secara menyeluruh. Pemerintah memastikan bahwa penyaluran KUR bukan sekadar pemberian pinjaman, melainkan bentuk pendampingan negara agar masyarakat mampu mandiri secara ekonomi. Penyempurnaan ketentuan teknis dalam regulasi terbaru ini juga melibatkan penyesuaian pada Sistem Informasi Kredit Program atau SIKP. Penyesuaian teknologi ini sangat penting agar proses administrasi antara bank penyalur dan kementerian dapat berlangsung secara cepat serta akurat tanpa hambatan birokrasi.

Relaksasi Kredit bagi Wilayah Terdampak Bencana

Khusus bagi wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Permenko Nomor 2 Tahun 2026 menawarkan berbagai kemudahan luar biasa bagi para debitur. Pemerintah memberikan masa tenggang pembayaran atau grace period guna meringankan beban masyarakat yang sedang memulihkan aset usahanya. Selain itu, terdapat opsi restrukturisasi berupa perpanjangan jangka waktu pinjaman serta suplesi bagi mereka yang membutuhkan tambahan modal mendesak. Relaksasi persyaratan agunan tambahan juga menjadi bagian dari upaya negara untuk mempermudah proses pemulihan ekonomi di wilayah darurat tersebut.

Hal yang paling menarik dari kebijakan pascabencana ini adalah pemberian tambahan subsidi bunga yang sangat progresif bagi masyarakat terdampak. Beban bunga yang harus ditanggung oleh debitur di wilayah bencana ditetapkan sebesar 0 persen untuk sepanjang tahun 2026 ini. Selanjutnya, pada tahun 2027 mendatang, suku bunga akan naik secara bertahap namun tetap rendah pada level 3 persen. Kebijakan subsidi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial serta ekonomi bagi warga yang sedang mengalami musibah besar.

Forum konsolidasi ini memastikan seluruh lembaga penyalur dan penjamin memiliki frekuensi pemahaman yang sama terhadap setiap perubahan teknis regulasi. Koordinasi lintas pihak terus ditingkatkan agar proses transisi menuju pedoman pelaksanaan yang baru tidak mengganggu layanan kepada masyarakat luas. Para peserta rapat membahas konsekuensi teknis dari perubahan suku bunga hingga mekanisme klaim penjaminan agar sistem tetap berjalan stabil. Dengan pemahaman yang seragam, diharapkan seluruh manfaat dari kebijakan baru ini dapat segera dirasakan oleh para pelaku usaha di seluruh penjuru negeri.

Ferry Irawan menutup rangkaian dialog dengan memberikan pesan optimistis mengenai masa depan pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat. Beliau yakin bahwa sinergi yang solid antar kementerian dan lembaga keuangan akan menjadi pengungkit utama bagi kesejahteraan rakyat yang berkeadilan. Seluruh ekosistem pembiayaan ini diharapkan mampu mendukung pencapaian visi besar pertumbuhan ekonomi nasional hingga angka 8 persen di masa depan. Kegiatan rapat ini dihadiri oleh jajaran petinggi dari Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, serta perwakilan BPKP.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Pemerintah sebaiknya meningkatkan sosialisasi aturan baru mengenai agunan kekayaan intelektual agar para pelaku usaha kreatif di daerah memahami cara mengoptimalkan hak cipta mereka sebagai jaminan modal. Perbankan penyalur perlu mempercepat proses verifikasi data debitur terdampak bencana di Sumatra supaya relaksasi bunga nol persen dapat segera dirasakan manfaatnya sebelum masa tanam berikutnya tiba.

Masyarakat diharapkan proaktif dalam mencari informasi resmi mengenai skema KUR Super Mikro agar terhindar dari praktik penipuan yang mengatasnamakan bantuan modal usaha dari kementerian terkait. Lembaga pengawas seperti BPKP perlu melakukan audit berkala terhadap penyaluran subsidi bunga guna memastikan tidak ada kebocoran anggaran yang dapat merugikan keuangan negara pada masa mendatang.

Kementerian Pertanian serta Kementerian Perindustrian sebaiknya memperkuat pendampingan teknis bagi penerima kredit agar modal yang terserap benar-benar digunakan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas produk ekspor nasional. Integrasi sistem informasi antara kementerian dan penyalur harus terus diperbarui agar kendala teknis dalam pelaporan realisasi kredit program dapat diminimalisir sekecil mungkin sejak awal tahun.

Dukungan terhadap industri padat karya perlu mendapatkan perhatian lebih intensif mengingat sektor ini memegang peranan penting dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan muda di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah daerah harus berperan aktif dalam mempermudah perizinan usaha bagi debitur graduasi agar proses transisi dari skala mikro ke menengah berjalan tanpa hambatan administratif yang rumit.

Pemanfaatan kredit Alsintan harus diarahkan pada penggunaan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan guna mendukung keberlanjutan sektor pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim global. Sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan merupakan syarat mutlak agar target penyaluran dana sebesar ratusan triliun rupiah dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.

Implementasi kebijakan kredit tahun ini membuktikan komitmen serius pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat melalui penyediaan modal kerja yang sangat terjangkau bagi kelompok masyarakat produktif di berbagai sektor. Penguatan skema pembiayaan pascabencana di wilayah Sumatra menjadi bukti nyata bahwa negara tidak akan membiarkan para pengusaha kecil berjuang sendirian di tengah situasi darurat yang sulit.

Capaian positif penyaluran modal pada tahun sebelumnya memberikan optimisme tinggi bahwa target besar di tahun 2026 ini dapat tercapai melalui kerja keras dan kolaborasi yang sistematis. Transformasi regulasi yang memberikan kelonggaran frekuensi akses bagi sektor produksi merupakan langkah maju yang sangat dinantikan oleh para petani serta nelayan di seluruh penjuru tanah air.

Keberpihakan pemerintah terhadap UMKM melalui subsidi bunga yang progresif diharapkan mampu menciptakan jutaan lapangan kerja baru serta memperkuat struktur ekonomi nasional dari tingkat akar rumput hingga pusat. Visi pertumbuhan ekonomi delapan persen kini memiliki landasan finansial yang kuat melalui ekosistem kredit program yang semakin matang, transparan, dan berpihak sepenuhnya kepada kepentingan masyarakat luas.

Forum konsolidasi di Banten telah berhasil menyatukan visi para pengambil kebijakan untuk bergerak serentak dalam mengawal setiap rupiah dana pembiayaan agar sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan. Penggunaan sistem informasi yang terintegrasi akan memastikan bahwa setiap proses penyaluran modal dapat dipantau secara langsung guna menjaga akuntabilitas serta efisiensi kinerja birokrasi pemerintahan.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan setiap lini pelayanan keuangan agar tidak ada lagi pelaku usaha produktif yang kesulitan mendapatkan akses permodalan hanya karena kendala jaminan aset fisik. Dengan berakhirnya rapat konsolidasi ini, kini saatnya seluruh instansi terkait bekerja nyata di lapangan demi mewujudkan ekonomi Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan berkeadilan bagi seluruh bangsa.(*)

Tags: Bantuan Pascabencanaekonomi inklusif.Ferry IrawanImplementasi Kredit Program Pemerintah 2026Kemenko PerekonomiankreditKredit Usaha Rakyat
Post Sebelumnya

Heboh Video Viral ‘Sok Imut’ Berkerudung di TikTok: Antara Rasa Penasaran dan Jebakan Link ‘Nakal’

Post Selanjutnya

Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo, Beredar Kabar Pratikno dan Sugiono akan Digeser

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Menko AHY Dorong IKASTARA Jadi Mitra Strategis Pembangunan. Sumber dok kemenkoinfra.go.id

AHY Ajak IKASTARA Berkolaborasi Bangun Infrastruktur dan Wilayah

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima audiensi pengurus Ikatan Alumni SMA...

Mandiri Looping for Life Hadir di Perfume Pop Market. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Kenalkan Mandiri Looping for Life Lewat Parfum

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Mandiri secara resmi memperkenalkan inisiatif keberlanjutan bertajuk Mandiri Looping for Life dalam acara Perfume Pop Market...

Kontribusi Nyata Bank Mandiri Melalui Program Mandiri Sahabat Desa. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Sukses Jalankan Program Mandiri Sahabat Desa

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Mandiri secara konsisten mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui...

Respons Cepat Bank Mandiri Tangani Bencana Longsor Bandung Barat. Sumber dok bankmandiri.co.id

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Longsor Bandung Barat

oleh Agus DJ
3 Februari 2026
0

Bandung, Ekoin.co - Bank Mandiri mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bencana longsor Bandung Barat bagi...

Post Selanjutnya
Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo, Beredar Kabar Pratikno dan Sugiono akan Digeser

Isu Reshuffle Kabinet Presiden Prabowo, Beredar Kabar Pratikno dan Sugiono akan Digeser

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.