Bekasi, Ekoin.co – Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Siti Nurjanah (43), warga yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Danau Sumber Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (29/1/2026) sore.
Penemuan korban sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian yang dilakukan sejak laporan kejadian diterima aparat gabungan.
Korban Ditemukan Pukul 16.50 WIB
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, membenarkan penemuan korban tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan melalui koordinasi intensif antara Brimob dan Basarnas.
“Sekitar pukul 16.50 WIB, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan selesai,” ujar Henik dalam keterangan resminya.
Menurutnya, seluruh rangkaian operasi berjalan sesuai prosedur pencarian dan penyelamatan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca di lokasi kejadian.
Brimob Dikerahkan Tangani Dampak Banjir
Selain melakukan pencarian korban tenggelam, personel Brimob Polda Metro Jaya juga dikerahkan untuk membantu penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi. Patroli SAR dilakukan di beberapa titik terdampak, seperti Desa Srijaya, Tambun Utara, serta Perumahan Arafah Village yang terendam banjir sejak pagi hari.
Kombes Henik menegaskan, kehadiran Brimob di lokasi bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.
Ia juga mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terjalin selama operasi berlangsung, sehingga proses pencarian dan evakuasi dapat dilakukan secara efektif.
Evakuasi Diprioritaskan untuk Kelompok Rentan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan Kapolda Metro Jaya telah menginstruksikan penebalan personel Brimob di titik-titik banjir terdalam.
“Fokus utama petugas adalah evakuasi darurat, khususnya terhadap kelompok rentan seperti lansia dan balita, dengan menggunakan perahu taktis,” ujar Budi Hermanto.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat Bekasi untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, serta segera melapor melalui layanan darurat apabila menghadapi kondisi membahayakan di lingkungan sekitar.





