Ekoin.co – Menjelang tibanya Ramadan 1447 H, atmosfer layar kaca Indonesia mulai bersiap menyambut gelombang tayangan religi.
SCTV, sebagai salah satu pionir program Ramadan, kembali mengusung narasi besar bertajuk “Ramadan Penuh Cinta”.
Tahun ini, SCTV tidak hanya mengandalkan nostalgia, tetapi juga melakukan eksperimen konten yang menyasar segmentasi penonton mulai dari anak-anak hingga kaum urban.
Inovasi Konten dan Segmentasi Penonton
Komitmen ini ditegaskan oleh Deputy Director Programming SCTV, Banardi Rachmad. Ia menjelaskan bahwa Ramadan Penuh Cinta merupakan tradisi yang terus dijaga untuk menghadirkan suasana penuh makna melalui inovasi program.
“Kami menyadari bahwa anak-anak dan ibu-ibu membutuhkan tayangan yang berbeda. Program-program ini kami rasa sangat tepat untuk mereka,” ujar Banardi dalam jumpa pers di SCTV Tower, Jakarta.
PPT Jilid 19: “Tobat Woy…!” dan Kembalinya Lorong Waktu
Salah satu lokomotif utama yang tetap dipertahankan adalah serial legendaris Para Pencari Tuhan (PPT). Memasuki Jilid ke-19, serial garapan Deddy Mizwar ini tampil lebih berani dengan tema “Tobat Woy…!”, yang berfokus pada isu anak jalanan dan organisasi kemasyarakatan yang kerap memicu keresahan.
Selain PPT, SCTV juga membangkitkan memori publik melalui Lorong Waktu Jilid 2. Serial fiksi ilmiah religi ini dijadwalkan mengisi slot krusial pada pukul 04.20 WIB.
Deddy Mizwar menyebutkan bahwa musim terbaru ini akan membawa pengembangan cerita dan konflik yang lebih kompleks dengan kehadiran tokoh-tokoh baru.
Gebrakan Baim Wong dan Kedalaman Spiritual Quraish Shihab
Penyegaran konten juga terlihat pada program Tiba-Tiba Kuis yang dipandu oleh Baim Wong. Berbeda dengan kuis konvensional, Baim akan melakukan aksi “blusukan” ke perkampungan warga untuk menantang pengetahuan masyarakat.
Dari sisi spiritualitas, SCTV tetap memercayakan program Mutiara Hati kepada pakar tafsir terkemuka, Prof. Dr. Quraish Shihab, yang tayang pada waktu-waktu ibadah utama (Subuh, Zuhur, dan Asar). Sementara itu, menjelang berbuka, Ustaz Taufiqurrahman atau “Ustaz Pantun” akan menyapa melalui Mengetuk Pintu Hati.
Sisi Informatif dan Aksi Kemanusiaan
Aspek informatif diperkuat melalui segmen Galeri Ramadan di bawah payung Liputan 6, yang akan membahas tren busana, kuliner, hingga informasi arus mudik Lebaran 2026.
Sebagai penutup rangkaian, SCTV mengintegrasikan sisi kemanusiaan melalui aksi SCTV Cinta Anak Yatim. Program ini difokuskan untuk memberikan bantuan bagi anak-anak yatim dan korban bencana di wilayah Sumatra dan Aceh.
Rangkaian program ini akan dimulai sejak Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026 mendatang. Banardi Rachmad berharap nilai-nilai baik yang disampaikan melalui beragam program ini dapat diserap menjadi kebaikan bagi seluruh pemirsa.





