Samarinda, Ekoin.co – Borneo FC Samarinda berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (1/2/2026) sore WIB, tim tuan rumah menang dengan skor 2-1 atas PSIM, hasil yang mengantar Pesut Etam naik ke peringkat kedua klasemen sementara.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil terbuka dan saling melancarkan serangan.
Berdasarkan catatan pertandingan, Borneo FC unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran dengan dua shot on goal, sementara PSIM mencatatkan satu peluang mengarah ke gawang.
Peluang pertama Borneo FC tercipta pada menit ke-16 melalui Marcos Astina. Namun, tendangan keras pemain sayap tersebut masih membentur tiang gawang PSIM. Tim tamu merespons delapan menit kemudian lewat situasi bola mati.
Sundulan bek PSIM, Andy Setyo, hasil dari sepak pojok pada menit ke-24, juga belum membuahkan gol karena bola mengenai mistar gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31. Penyerang anyar Borneo FC asal Brasil, Kaio Nunes, sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan peluang di dalam kotak penalti. Gol tersebut membawa Borneo FC unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSIM meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Upaya tim berjuluk Laskar Mataram itu membuahkan hasil pada menit ke-82.
Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di area terlarang Borneo FC. Ze Valente yang dipercaya sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, meski arah tendangannya sempat terbaca kiper Nadeo Argawinata. Skor berubah menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang tersebut, pertandingan berjalan semakin ketat. Borneo FC berusaha kembali menekan pertahanan PSIM, sementara tim tamu mencoba mencuri peluang lewat serangan balik cepat.
Pada menit ke-90, Borneo FC hampir kembali unggul, tetapi sepakan Franco Gaston Koldo Obiete hanya membentur tiang gawang.
Gol penentu kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-92. Umpan silang dari Caxambu berhasil disambut oleh Koldo Obiete, yang akrab disapa Obi, dan berbuah gol kedua bagi Borneo FC.
Skor 2-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyebut kemenangan ini menjadi hasil dari kerja keras seluruh pemain.
“Para pemain tetap fokus hingga menit akhir dan menunjukkan mental yang kuat. Kami bersyukur bisa mengamankan tiga poin,” ujar Lefundes dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Sementara itu, Ze Valente mengakui laga berjalan sulit bagi PSIM. “Kami berusaha bangkit di babak kedua dan sempat menyamakan skor, tetapi kurang beruntung di menit akhir,” kata gelandang PSIM tersebut.
Tambahan tiga poin membuat Borneo FC mengoleksi 43 poin dari 24 pertandingan dan naik ke posisi kedua klasemen sementara Super League 2025/2026.
Tim asal Samarinda itu hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung yang masih bertahan di puncak dengan 44 poin.
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta tetap berada di peringkat ketujuh dengan total 30 poin. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSIM setelah sebelumnya juga menelan kekalahan telak 0-3 dari Persebaya Surabaya pada pekan lalu.
Hasil pertandingan ini menjaga persaingan papan atas klasemen tetap ketat, terutama dalam perebutan posisi teratas antara Borneo FC dan Persib Bandung. (*)





