Cremona, Ekoin.co — Inter Milan meraih kemenangan penting saat bertandang ke markas Cremonese pada pekan ke-23 Serie A Italia 2025/2026. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari WIB, tim tamu menang dengan skor 2-0 dan semakin mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen sementara.
Kemenangan ini membuat Inter Milan mengoleksi 55 poin dari 23 pertandingan. Nerazzurri kini unggul delapan poin dari AC Milan yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Cremonese tertahan di peringkat ke-15 dengan raihan 23 poin dan masih berada di dekat zona degradasi.
Inter langsung menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Berdasarkan catatan pertandingan, tim asuhan Cristian Chivu mencatatkan penguasaan bola hingga 74 persen pada babak pertama. Tekanan berkelanjutan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-16.
Gol pembuka Inter bermula dari sepak pojok Federico Dimarco. Bola kiriman Dimarco disambut sundulan Lautaro Martinez yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Bola mengarah ke sisi kanan gawang dan tidak mampu dihalau kiper Cremonese, Emil Audero, sehingga Inter unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Inter tetap mendominasi permainan. Peluang demi peluang diciptakan hingga akhirnya gol kedua tercipta pada menit ke-31. Piotr Zielinski menerima bola di luar kotak penalti, melakukan kontrol, lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut kanan atas gawang. Emil Audero sempat bereaksi, namun laju bola terlalu kencang untuk dibendung. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Cremonese mencoba meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Davide Nicola melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Milan Djuric dan Mikayil Faye untuk menambah kekuatan di lini depan. Namun, solidnya pertahanan Inter membuat tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.
Pertandingan sempat dihentikan sementara setelah Emil Audero terjatuh di area penalti Cremonese. Tim medis segera memberikan penanganan.
Dilansir dari ESPN, Emil mengalami luka di kaki kanan dan sempat mengeluhkan gangguan pendengaran. Meski demikian, kiper yang juga memperkuat Timnas Indonesia itu dapat melanjutkan pertandingan hingga selesai.
Secara statistik, Inter Milan mengakhiri laga dengan penguasaan bola sebesar 69 persen dan melepaskan 15 tembakan, empat di antaranya mengarah ke gawang. Emil Audero mencatatkan dua penyelamatan sepanjang pertandingan saat menghadapi mantan klubnya tersebut.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyebut kemenangan ini penting dalam menjaga konsistensi tim.
“Kami bermain disiplin sejak awal dan memanfaatkan peluang yang ada. Hasil ini sangat berarti untuk menjaga posisi kami di klasemen,” ujar Chivu dalam konferensi pers seusai laga.
Di sisi lain, pelatih Cremonese Davide Nicola mengakui kualitas lawan. “Inter menunjukkan efisiensi tinggi. Kami mencoba bangkit di babak kedua, tetapi mereka mampu mengontrol permainan,” katanya.
Dengan hasil ini, Inter Milan semakin mantap sebagai pemimpin Serie A. Sementara Cremonese masih harus berjuang keras pada laga-laga berikutnya untuk menjauh dari ancaman degradasi. (*)





