Jakarta, Ekoin.co – Investor wajib senyum. Perdagangan pasar modal ditutup dengan loncatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 199,87 poin atau 2,52% hingga parkir di level 8.122.
Penguatan IHSG ditopang oleh seluruh indeks sektoral kompak berada di zona hijau.
Dari data perdagangan menunjukkan sebanyak 677 saham mengalami penguatan, sementara 121 saham melemah dan 160 saham lainnya stagnan. Frekuensi transaksi pada hari ini tercatat sangat aktif dengan nilai mencapai Rp28,8 triliun dari 57,5 miliar lembar saham yang berpindah tangan.
Penguatan IHSG juga diikuti oleh indeks-indeks unggulan lainnya, di mana indeks LQ45 naik 2,17% ke level 823 dan indeks Jakarta Islamic Index (JII) melonjak 4,56% ke posisi 543.
Selain itu, indeks IDX30 tercatat naik 2,14% ke 429, serta indeks MNC36 yang ikut terkerek 1,90% ke level 335.
Performa impresif ini didorong oleh seluruh indeks sektoral yang bergerak searah di zona positif. Sektor-sektor tersebut meliputi energi, bahan baku, properti, kesehatan, konsumer non-siklikal, keuangan, transportasi, teknologi, konsumer siklikal, infrastruktur, hingga sektor industri.
Sebelumnya di sesi pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah. IHSG merosot 4,88% ke 7.922 dan disertai dengan munculnya tekanan jual pada perdagangan saham Senin, 2 Februari 2026.
Namun IHSG laju hari ini berpeluang menguat sedikit di 8.128-8.527. Seperti diproyeksi Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, Srlasa (3/2).
Herditya menuturkan, posisi IHSG untuk dapat dicermati area koreksi di 7.835-7.680 sebagai area koreksi untuk membentu wave (b) darn wave [x].
“Kemudian untuk area penguatan berada di 8.128-8.527,” ujar Herditya.
Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.654,7.481 dan level resistance 8.094-8.318. (*)





