Jakarta, Ekoin.co – Demi Kemajuan Biliar Nasional Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat berharap turnamen biliar internasional Carabao Open dapat digelar secara rutin setiap tahun.
Menurutnya, kejuaraan tersebut berpotensi besar mendorong perkembangan olahraga biliar sekaligus meningkatkan daya saing atlet Indonesia di level dunia.
Pernyataan itu disampaikan Taufik saat menghadiri Press Conference & Gala Dinner Carabao International Open, Carabao Junior Open, dan Carabao International Celebrity Billiards di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten.
Dorong peningkatan prestasi atlet nasional
Taufik menilai kehadiran turnamen internasional di dalam negeri menjadi kesempatan penting bagi atlet Indonesia untuk mengasah kemampuan melalui persaingan langsung dengan pebiliar kelas dunia.
“Turnamen seperti ini sebaiknya tidak hanya sekali digelar. Jika rutin, atlet kita—termasuk yang junior—punya wadah untuk belajar dan bertanding dengan pemain dunia,” ujarnya.
Kontribusi bagi sport tourism dan ekonomi
Selain berdampak pada prestasi, Taufik menyebut penyelenggaraan kejuaraan internasional turut mendukung pengembangan sport tourism yang saat ini terus didorong Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Ia menilai turnamen biliar berskala internasional mampu menggerakkan roda ekonomi, mulai dari transportasi, tingkat hunian hotel, hingga sektor kuliner.
Populerkan biliar dan hilangkan stigma negatif
Taufik menambahkan, olahraga biliar kini kembali diminati masyarakat. Keberadaan Carabao Open dinilai dapat menarik minat generasi muda sekaligus mengikis stigma negatif yang masih melekat pada biliar.
“Anak-anak muda bisa melihat bahwa biliar itu olahraga prestasi dan bisa mendunia,” katanya.
Hadirkan sportainment lewat selebritas
Dalam rangkaian Carabao International Open, turut digelar Carabao International Celebrity Billiard yang melibatkan sejumlah figur publik. Menurut Taufik, keterlibatan selebritas memberi kontribusi besar dalam mempopulerkan olahraga di tengah masyarakat.
Turnamen Carabao International Open akan berlangsung di NICE, PIK 2, Banten, pada 4–8 Februari 2026 dan diikuti pebiliar profesional dari berbagai negara, termasuk Thorsten Hohmann, Mickey Krause, serta Albert Januarta. (*)





