Jakarta, Ekoin.co – Sumatera Utara membuka peluang besar menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 dan U-19 tahun 2026. PSSI menilai provinsi tersebut memiliki potensi kuat, namun keputusan akhir sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, khususnya penyelesaian Stadion Teladan Medan.
Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Mahendra Sinulingga menyebut Indonesia akan menjadi tuan rumah dua ajang kelompok usia tersebut tahun ini. Namun lokasi penyelenggaraan masih dalam tahap pertimbangan.
“Kita kan tuan rumah tahun ini untuk AFF U-17 dan U-19. Kita melihat Sumut sepertinya punya peluang menjadi tuan rumah,” ujar Arya.
Piala AFF U-17 dijadwalkan berlangsung pada 11–23 April 2026, sementara AFF U-19 digelar pada 1–14 Juni 2026.
Infrastruktur Jadi Penentu
Meski peluang terbuka, PSSI menegaskan bahwa syarat utama menjadi tuan rumah adalah ketersediaan minimal dua stadion bertaraf internasional. Saat ini, Stadion Utama Sumatera Utara di Kabupaten Deli Serdang dinilai sudah siap.
Stadion tersebut sebelumnya sukses menjadi venue Piala Kemerdekaan 2025 yang diikuti Indonesia, Tajikistan, Uzbekistan, dan Mali. Namun, satu syarat lain masih dalam proses, yakni penyelesaian renovasi Stadion Teladan Medan.
“Untuk menjadi tuan rumah minimal harus ada dua stadion. Stadion Utama sudah siap, sementara Teladan informasinya hampir selesai. Kalau rampung sebelum jadwal turnamen, peluang Sumut makin besar,” jelas Arya.
Dengan tenggat AFF U-17 yang dimulai April, waktu menjadi faktor krusial dalam penentuan.
Modal Sukses Event Internasional
Keberhasilan Sumut menggelar Piala Kemerdekaan 2025 menjadi salah satu pertimbangan utama. Ajang tersebut berjalan lancar dan menjadi bukti kesiapan daerah dalam menggelar event sepak bola internasional.
Selain faktor teknis, letak geografis Sumatera Utara juga dinilai strategis. Kedekatan wilayah dengan negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia dinilai dapat mendongkrak mobilitas suporter serta potensi ekonomi daerah.
“Tentu ini bagus bagi Sumut untuk mengembangkan sport tourism. Banyak suporter dari negara-negara ASEAN yang bisa datang,” ujar Arya.
Dorong Sport Tourism Sumut
Jika ditunjuk menjadi tuan rumah, ajang bertajuk ASEAN Boy’s Championship 2026 itu diyakini tidak hanya berdampak pada sepak bola, tetapi juga sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Arya berharap seluruh pihak dapat mendorong percepatan penyelesaian Stadion Teladan agar Sumatera Utara memenuhi seluruh persyaratan teknis.
“Kita berharap ada dua stadion yang siap. Semoga Teladan segera selesai dan semuanya bisa terwujud,” tutupnya.
Keputusan akhir memang belum diumumkan, namun satu hal jelas Sumatera Utara kini berada di barisan terdepan dalam perebutan status tuan rumah dua turnamen usia muda paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut. (*)





