Jakarta, Ekoin.co — Patroli rutin Satgas Anti Tawuran Direktorat Samapta Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan dugaan potensi bentrokan antar pemuda pada Selasa (17/2/2026) dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tujuh pemuda beserta tiga senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.
Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dengan menyisir sejumlah titik rawan di Jakarta Pusat hingga Jakarta Utara. Saat menyambangi kawasan Kalibaru, Cilincing, petugas mencurigai sekelompok pemuda yang tengah berkumpul dan langsung melakukan pemeriksaan.
Hasil penyisiran di sekitar lokasi menemukan dua bilah celurit dan satu corbek yang disembunyikan. Seluruh pemuda berikut barang bukti kemudian dibawa ke Polsek setempat untuk pemeriksaan lanjutan.
Kepala Pengendali Satgas Anti Tawuran, Wahyu Dwi Ariwibowo, menegaskan patroli dini hari akan terus diperkuat untuk menekan potensi kejahatan jalanan.
“Tidak ada toleransi bagi pelaku tawuran maupun siapa pun yang membawa senjata tajam. Deteksi dini dan patroli rutin menjadi langkah utama menjaga rasa aman warga,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan potensi gangguan keamanan.
“Layanan Call Center Polri 110 bisa diakses gratis selama 24 jam. Setiap laporan akan segera kami tindak lanjuti,” katanya.
Operasi Satgas Anti Tawuran akan terus digelar secara berkala sebagai langkah preventif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya.





