Padang, Ekoin.co – Pertandingan antara Semen Padang FC melawan Malut United FC berlangsung sengit di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Jumat malam.
Tim berjuluk Kabau Sirah itu nyaris dipermalukan di kandang sendiri sebelum dua gol telat di penghujung laga menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Babak Pertama Milik Malut United
Laga yang dipimpin wasit Nendi Rohendi berjalan dengan tensi tinggi sejak awal. Tuan rumah sempat berusaha tampil agresif, tetapi justru Malut United yang lebih efektif memanfaatkan peluang.
Gol pembuka lahir pada menit ke-21 lewat Tyronne del Pino yang berhasil menaklukkan lini pertahanan Semen Padang. Keunggulan tim tamu bertambah pada menit ke-40 melalui sepakan Nelson Junior.
Skor 2-0 untuk Malut United bertahan hingga turun minum, membuat publik tuan rumah terdiam.
Upaya Bangkit yang Sempat Buntu
Memasuki babak kedua, Angelo Meneses dan kolega mencoba meningkatkan tekanan. Namun kokohnya lini tengah dan rapatnya pertahanan Malut United membuat Diego Mauricio dkk kesulitan menciptakan peluang bersih.
Waktu terus berjalan dan kekalahan tampak semakin dekat bagi Kabau Sirah.
Empat Menit yang Mengubah Segalanya
Momentum kebangkitan justru datang di menit-menit akhir laga. Menit ke-87, Kianz Froese memecah kebuntuan lewat gol yang membangkitkan asa publik tuan rumah. Stadion kembali bergemuruh.
Drama mencapai puncaknya pada menit ke-90+1 ketika Maicon mencetak gol penyeimbang. Sempat terjadi ketegangan karena wasit melakukan pengecekan VAR, namun setelah peninjauan, gol dinyatakan sah.
Gol tersebut langsung mengubah nasib Semen Padang pada pertandingan itu.
Dalam rentang hanya empat menit, Kabau Sirah sukses menyelamatkan satu poin penting.
Hujan Kartu dan Kartu Merah di Injury Time
Pertandingan juga diwarnai tensi tinggi di menit-menit akhir. Wasit mengeluarkan delapan kartu kuning — masing-masing empat untuk kedua tim.
Kapten Malut United, Safrudin Tahar, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah pada menit ke-90+9.
Klasemen Tak Banyak Berubah
Hasil imbang ini membuat Malut United tetap berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan 41 poin, namun semakin tertinggal dari Borneo FC di posisi ketiga yang mengoleksi 46 angka.
Sementara itu, Semen Padang FC masih tertahan di posisi ke-16 dengan 16 poin. Meski belum beranjak dari zona bawah, tambahan satu poin ini menjadi suntikan moral penting bagi Kabau Sirah dalam perjuangan keluar dari tekanan degradasi.





