Tak Diberi Rp20 Ribu, Pemuda di Tuban Aniaya Ayah dan Adik hingga Babak Belur

Pelaku disebut menggigit tangan kiri adiknya, MW (13), yang berusaha melerai keributan dan hendak menolong ayahnya yang sedang ditekan kepalanya ke lantai oleh pelaku. Usai menganiaya adik dan ayahnya, pelaku kabur dan sembunyi di luar rumah dengan membawa motor.
Aminuddin Sitompul Hasrul Ekoin
Pelaku kekerasan dalam keluarga diamankan polisi usai menganiaya ayah dan adiknya di Tuban, Jawa Timur.

Tuban, Ekoin.co – Polisi mengamankan seorang pemuda di Desa Campurejo, Rengel, Tuban, berinisial FF (22) lantaran menganiaya ayah dan adiknya hingga babak belur. Aksi penganiayaan terjadi karena permintaan uang Rp 20 ribu tak dipenuhi.

“Pelaku sudah kita amankan, dan saat ini sedang dalam pemeriksaan penyidik,” kata Kasat Reskrim AKP Bobby Wirawan, Kamis (26/3/2026).

Pelaku disebut menggigit tangan kiri adiknya, MW (13), yang berusaha melerai keributan dan hendak menolong ayahnya yang sedang ditekan kepalanya ke lantai oleh pelaku. Usai menganiaya adik dan ayahnya, pelaku kabur dan sembunyi di luar rumah dengan membawa motor.

Atas peristiwa ini, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Tuban. Pelarian pelaku berakhir setelah petugas menemukannya di sebuah warung kopi, pada saat sedang menunggu calon pembeli motor.

Dalam pemeriksaan, didapati pelaku berencana menjual motornya. Uang hasil penjualan motor akan digunakan FF, sebagai modal untuk melarikan diri keluar kota guna menghindari kejaran petugas kepolisian.

“Atas perbuatannya yang tega menganiaya keluarga, FF kini harus mendekam di sel tahanan,” ujar Bobby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights