Puluhan Warga Cempaka Putih Terpapar DBD, Petugas Lakukan Fogging
Jakarta, Ekoin.co – Sedikitnya 25 warga di wilayah Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat terjangkit demam berdarah dengue (DBD). Ini terjadi pada periode Januari hingga Maret 2026.
Kasie Kesra Kecamatan Cempaka Putih, Tanwil mengatakan jumlah warga yang mengalami sakit DBD sebanyak 25 kasus. Jumlah tersebut tersebar di tiga kelurahan di wilayah Cempaka Putih.
“Di kelurahan Cempaka Putih Barat ada 8 warga, Kelurahan Rawasari 8 warga dan terakhir Kelurahan Cempaka Putih Timur 9 warga,” ucap Tanwil saat diwawancarai di sela – sela foging di pemukiman warga, Kamis (2/4/2026).
Tanwil mengatakan jumlah kasus pada tahun 2026 jauh menurun dibanding tahun 2025. Pada tahun 2025 jumlah warga yang terkena DBD mencapai 68 yang tersebar di tiga kelurahan.
“Rawasari 40 kasus, Cempaka Putih Barat 15 dan Cempaka Putih Timur 13 kasus. Hari ini kita juga lakukan fogging dipemukiman warga dan kantor Kecamatan Cempaka Putih,” ucapnya.
Tanwil mengatakan kepada seluruh warga diminta selalu waspada terhadap DBD. Pemberian himbauan baik ke warga, RT dan RW dimana kita selalu mengedukasi tentant pencegahan terhadap DBD.
“Yang paling efektif adalah dengan Pemberantasan sarang Nyamuk (PSN) secara mandiri. Selain PSN mandiri ada juga kader jumantik yang selalu memantau dengan mengecek ke rumah – rumah warga,” ucapnya.
Sementara itu, Dino salah satu warga mengatakan bawah anak beserta cucunya mengalami sakit DBD. Keduanya sempat menjalani perawat di rumah sakit.
“Keduanya sudah sembuh hanya masih kontrol saja di rumah sakit. Cucu saya kelas 4 SD dan anak saya umur 22 tahun,” ucapnya.
Lebih lanjut Dino mengatakan, setelah sembuh dirinya terus menjaga kesehatan anak dan cucunya. Salah satunya dengan lebih banyak mengonsumsi jambu kluthuk dan diusahakan jangan sampai terlalu lelah.
Sementara itu atas temuan banyaknya warga yang terpapar DBD, puskesmas Cempaka Putih melakukan Fogging di kantor Kecamatan Cempaka Putih.























Tinggalkan Balasan