EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Juliana Marins, Wisatawan Brasil yang Bertahan Hidup di Tebing Rinjani

Foto: Google Earth

Juliana Marins, Wisatawan Brasil yang Bertahan Hidup di Tebing Rinjani

Evakuasi dilakukan lewat pengiriman bantuan makanan dan air menggunakan drone.

Ibhent oleh Ibhent
24 Juni 2025
Kategori DAERAH, HIKMAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Lombok, ekoin.co – Seorang wisatawan asal Brasil, Juliana Marins (26), dilaporkan terjebak selama tiga hari di kawasan Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ia dikabarkan terperosok di jalur dekat area kawah aktif saat melakukan pendakian mandiri pada akhir pekan lalu.

Menurut laporan dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), insiden terjadi ketika Marins, yang mendaki seorang diri, kehilangan pijakan di medan yang licin dan curam. Ia dilaporkan tidak mampu naik kembali ke jalur utama karena cedera ringan pada pergelangan kakinya.

Lokasi Sulit, Evakuasi Terkendala Medan dan Cuaca

Kepala BTNGR, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa tim SAR segera dikirim begitu laporan diterima dari sesama pendaki yang mendengar teriakan minta tolong. Namun, medan terjal, tebing curam, dan kabut tebal menghambat upaya evakuasi secara langsung.

“Lokasinya berada di cekungan tebing yang sangat sempit. Tim penyelamat harus menuruni jurang dan membawa peralatan lengkap. Hingga Senin sore, kami belum berhasil menjangkau titik tersebut secara fisik,” ujar Hendra.

Sebagai langkah darurat, tim SAR menggunakan drone untuk mengirimkan logistik seperti air, makanan, dan pembalut luka ringan. Marins masih sadar dan mampu merespons perintah dari pengeras suara drone, meski dalam kondisi lemah.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Keluarga Panik, Pemerintah Pastikan Proses Penyelamatan Terus Berjalan

Kabar terjebaknya Marins menyebar cepat di media sosial setelah seorang teman pendaki asal Perancis mengunggah video permintaan bantuan. Keluarga korban di Brasil dikabarkan panik dan meminta bantuan diplomatik melalui Kedutaan Besar Brasil di Jakarta.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah mengoordinasikan semua pihak, termasuk pihak Taman Nasional, BNPB, dan Kedubes Brasil, untuk memastikan evakuasi berlangsung aman.

“Keselamatan wisatawan asing menjadi tanggung jawab kami bersama. Prosedur SAR masih berjalan dan kami update situasi setiap jam,” ujar Jubir Kemenlu.

Rinjani Dikenal Rawan Longsor dan Kabut Mendadak

Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 mdpl memang menjadi salah satu favorit wisatawan dunia. Namun, jalur pendakiannya kerap menghadirkan tantangan ekstrem, terutama di musim peralihan seperti saat ini.

Sejumlah pendaki lokal yang ditemui tim EKOIN mengatakan bahwa area sekitar kawah tempat Marins terjebak dikenal sebagai “Zona Mati Komunikasi” dan tidak direkomendasikan untuk dilalui sendirian.

“Kondisinya berbahaya. Banyak yang kelelahan atau tersesat. Kalau tidak bawa pemandu lokal, sangat riskan,” kata Anjar, seorang porter senior asal Sembalun. (*)

Tags: evakuasi droneGunung RinjaniJuliana Marinskabut tebalKemenlumedan curampendaki terjebakSAR LombokTaman Nasional Rinjaniwisata alam ekstremwisatawan Brasil
Post Sebelumnya

Parkir Termahal Jakarta Rp 7.500/Jam

Post Selanjutnya

DIM RUU KUHAP Disusun untuk Sistem Hukum Baru

Ibhent

Ibhent

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
DIM RUU KUHAP Disusun untuk Sistem Hukum Baru

DIM RUU KUHAP Disusun untuk Sistem Hukum Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.