EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
HKTI Bersatu, Mentan Dorong Akselerasi Swasembada Pangan

Sumber dok Pertanian

HKTI Bersatu, Mentan Dorong Akselerasi Swasembada Pangan

Penyatuan HKTI yang telah terpecah selama lebih dari satu dekade menjadi momen bersejarah yang diharapkan memperkuat peran petani dalam mendukung program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Agus DJ oleh Agus DJ
25 Juni 2025
Kategori EKONOMI, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Penyatuan dua kubu dalam tubuh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) akhirnya terwujud dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-X yang digelar di kantor pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (24/6/2025). Forum ini sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat akselerasi pembangunan sektor pertanian nasional.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyambut baik rekonsiliasi ini dan menegaskan bahwa bersatunya HKTI menjadi fondasi kuat bagi kemitraan strategis antara petani dan pemerintah. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah momentum yang baik untuk menyatukan HKTI yang selama ini terbelah, menjadi satu kekuatan besar. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama merealisasikan visi Presiden Prabowo, khususnya di sektor pertanian,” ujar Amran.

Amran juga menyampaikan rasa bangga karena Munas diselenggarakan di lingkungan Kementerian Pertanian. Ia menyebut kementerian sebagai rumah besar bagi seluruh petani dan organisasi tani di Indonesia.

Penyatuan ini menjadi jawaban atas dualisme kepemimpinan yang terjadi sejak Munas VII di Bali pada 2010. Perpecahan selama lebih dari satu dekade antara kubu Moeldoko dan Fadli Zon akhirnya berakhir dengan komitmen bersama.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

HKTI Bersatu, Konsolidasi Petani Menguat

Dalam Munas tersebut, Amran mengapresiasi kekompakan 35 delegasi provinsi yang hadir secara sukarela. Ia menilai antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa HKTI memiliki kekuatan akar rumput yang sangat kuat.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan HKTI di daerah untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan seperti kopi Aceh, pala Sumbawa, kakao Luwu Timur, dan mete Sulawesi Tenggara.

“Kita akan petakan berdasarkan keunggulan komparatif, kemudian dikawal oleh HKTI. Sekarang Wakil Menteri Pertanian akan menjadi ketua HKTI, ini satu kesatuan tidak bisa terpisahkan mengawal program unggulan Presiden,” imbuh Amran.

Ia menegaskan bahwa pendekatan berbasis hilirisasi menjadi prioritas nasional yang membutuhkan peran aktif petani melalui lembaga yang kuat dan solid seperti HKTI.

Sementara itu, Ketua Umum DPN HKTI, Fadli Zon, menyampaikan bahwa bersatunya HKTI menjadi langkah besar demi masa depan pertanian Indonesia yang lebih kuat dan mandiri.

Kepemimpinan Baru, Harapan Baru

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon mengumumkan tidak akan mencalonkan diri kembali setelah dua periode menjabat. Ia menyatakan dukungan penuh kepada Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai penerus kepemimpinan HKTI.

Menurut Fadli, Sudaryono merepresentasikan generasi muda yang memiliki energi dan pemahaman kuat terhadap isu-isu pertanian serta memiliki akses strategis dalam pemerintahan.

“Di bawah kepemimpinan baru, HKTI akan semakin solid, petani semakin sejahtera, dan cita-cita swasembada pangan nasional dapat segera terwujud,” ujar Fadli di hadapan peserta Munas.

Ia juga menyoroti sejumlah kebijakan Presiden Prabowo yang dinilainya sangat berpihak pada petani, seperti penghapusan utang petani bermasalah dan kenaikan HPP gabah menjadi Rp6.500 per kilogram.

Selain itu, Fadli menyebut penyaluran pupuk subsidi yang kini lebih tepat sasaran menjadi contoh kebijakan nyata yang memperkuat posisi petani di lapangan.

Penyatuan HKTI dalam Munas ke-X menjadi titik balik penting dalam sejarah organisasi tani terbesar di Indonesia. Setelah lebih dari sepuluh tahun mengalami perpecahan, dua kubu yang sempat berselisih kini sepakat menyatu untuk memperkuat kelembagaan petani secara nasional.

Langkah ini bukan hanya menjadi simbol rekonsiliasi, tetapi juga mempertegas peran HKTI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian. Dengan kepemimpinan yang baru dan struktur organisasi yang solid, HKTI diharapkan mampu mengawal implementasi program swasembada pangan dan hilirisasi komoditas unggulan di seluruh daerah.

Dukungan penuh dari pemerintah melalui Kementerian Pertanian, serta kehadiran Wakil Menteri sebagai Ketua Umum HKTI, memberikan sinyal kuat bahwa sinergi antara negara dan petani berada dalam jalur yang sama untuk menuju pertanian mandiri dan berdaulat.(*)

Tags: Andi Amran SulaimanBaliFadli Zonharga gabahHKTIJakartaKementerian Pertaniankomoditas unggulanMenteri PertanianMunas ke-10pertanian nasionalpetani IndonesiaPrabowo Subiantopupuk subsidiSudaryonoswasembada pangan
Post Sebelumnya

Pertanian Bangkit, Mentan Amran Tuai Apresiasi dari Bappenas

Post Selanjutnya

Amerika Serikat Kerahkan F-16 ke Arab Saudi

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Post Selanjutnya
Amerika Serikat Kerahkan F-16 ke Arab Saudi

Amerika Serikat Kerahkan F-16 ke Arab Saudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.