EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Pemerintah Gandeng UMKM Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sumber dok. ekon.go.id

Pemerintah Gandeng UMKM Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Program Makan Bahagia Gratis di SDN Petojo Selatan 06 Jakarta Pusat menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan gizi nasional serta memberdayakan UMKM setempat.

Agus DJ oleh Agus DJ
26 Juni 2025
Kategori EKONOMI, KESEHATAN, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah terus mengakselerasi program prioritas nasional, tidak hanya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan hasil pembangunan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Salah satu program utama yang dijalankan saat ini adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program MBG bertujuan memenuhi hak dasar atas pangan dan gizi bagi anak-anak serta kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan menyusui. Per 22 Juni 2025, program ini telah menjangkau 5,2 juta penerima manfaat di berbagai wilayah.

Pada Selasa, 24 Juni 2025, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menghadiri acara “Gotong Royong Makan Bahagia Gratis” di SDN Petojo Selatan 06, Jakarta Pusat, mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Untuk mencapai keberhasilan tersebut tentu perlu kolaborasi lintas sektor yang menjadi kunci percepatan target program pemenuhan gizi dan pemerataan akses pangan. Persoalan gizi, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan masih menjadi tantangan besar. Tentunya hal ini bila tidak segera diatasi akan menjadi kendala utama dalam mencapai Indonesia Emas yang membutuhkan SDM yang berkualitas,” ungkap Haryo Limanseto.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, sebagai upaya memperluas cakupan dan keberlanjutan program gizi nasional.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Dukungan Masyarakat dan Dunia Usaha

Organisasi Matahari Pagi Indonesia menginisiasi Program Makan Bahagia Gratis yang mendukung kebijakan Pemerintah dalam pemenuhan gizi. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan sejumlah donatur dan lembaga sosial.

“Ke depan juga mungkin polanya kami akan juga mengontrol kualitas, di beberapa tempat mungkin kita buat ini satu tahun ke depan. Misalnya di Jakarta pun salah satunya sekolah ini sebagai contoh, nanti ada beberapa daerah di Indonesia, itu yang sedang kita lakukan. Ini sebenarnya bentuk peran dari kelompok masyarakat, pengusaha untuk mengamplifikasi dari program Pak Prabowo,” ujar Dahnil Anzar.

Program ini ditujukan untuk menjangkau sekolah yang belum terimplikasi Program MBG. SDN Petojo Selatan 06 menjadi lokasi kedua setelah Yayasan Al-Bi’tsah Himmaturrisalah di Kabupaten Bandung Barat.

Sebanyak 234 siswa menerima makan bergizi dari program tersebut. Pelibatan UMKM setempat dalam penyediaan makanan juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi lokal.

“Kita berpikir apa sih yang kita harus berikan untuk negeri. Negeri ini tidak bisa kita lepaskan kepada Pemerintah saja, yang swasta-swasta juga harus bergandengan tangan membantu Pemerintah, negeri ini butuh kita-kita untuk membangun negeri ini,” jelas Jusuf Hamka.

Peran UMKM dalam Program Gizi Nasional

Dalam kesempatan yang sama, Haryo Limanseto menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi sektor swasta yang telah bersinergi mendukung program Pemerintah. Ia menilai pelibatan UMKM dalam gerakan ini turut memperkuat perekonomian daerah.

Lebih lanjut, Haryo menyampaikan bahwa keterlibatan UMKM juga sejalan dengan semangat Program MBG yang mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat. UMKM merupakan salah satu sektor yang terus didorong karena berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional.

“Adapun UMKM merupakan salah satu sektor yang terus didorong Pemerintah dimana berperan sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja, UMKM hingga saat ini telah mencapai lebih dari 64 juta unit usaha,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdani serta anggota organisasi Matahari Pagi Indonesia, yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Program Makan Bahagia Gratis menjadi contoh nyata sinergi antara Pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi tantangan gizi nasional serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia.

Upaya pemenuhan gizi anak-anak melalui Program MBG menunjukkan langkah konkret Pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Pelibatan berbagai pihak, termasuk organisasi dan pelaku usaha, memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional.

Keterlibatan UMKM dalam menyediakan makanan tidak hanya mendukung kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan daya serap tenaga kerja yang tinggi, sektor UMKM menjadi pilar penting dalam keberhasilan program ini.

Ke depan, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat akan terus dibutuhkan untuk memperluas jangkauan dan memastikan keberlangsungan program. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mencapai tujuan bersama menuju Indonesia Emas.(*)

Tags: Airlangga HartartoDahnil Anzar SimanjuntakHaryo LimansetoIndonesia Emas.Jakarta PusatJusuf Hamkaketahanan pangan nasionalMakan Bergizi Gratisorganisasi Matahari Pagi Indonesiapembangunan manusiapemerataan giziPrabowo SubiantoProgram MBGprogram sosialSDN Petojo Selatan 06UMKM lokal
Post Sebelumnya

Usai Diperiksa, Nadiem Minta Segera Pulang

Post Selanjutnya

Kemenko Perekonomian Raih Nilai RB Tertinggi Tahun 2024

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Kemenko Perekonomian Raih Nilai RB Tertinggi Tahun 2024

Kemenko Perekonomian Raih Nilai RB Tertinggi Tahun 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.