EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN KEGIATAN
Kisah Balap dan Sejarah F1 Menyatu di Film Terbaru Brad Pitt

Sumber dok reuters.com

Kisah Balap dan Sejarah F1 Menyatu di Film Terbaru Brad Pitt

Film F1 terbaru Brad Pitt memadukan adegan balap nyata, referensi sejarah legendaris, dan narasi fiktif menyentuh, dengan bimbingan Lewis Hamilton sebagai co-produser untuk menjaga akurasi teknis dan emosional.

Agus DJ oleh Agus DJ
1 Juli 2025
Kategori KEGIATAN, SELEBRITI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Film terbaru Brad Pitt bertema Formula Satu resmi tayang perdana di New York pada akhir pekan lalu. Disutradarai oleh Joseph Kosinski, film ini mendapat perhatian luas karena menggabungkan adegan balap otentik dengan cerita fiksi yang sarat referensi sejarah F1.

Dalam pemutaran perdana tersebut, Pitt mengatakan bahwa penggarapan cerita banyak terinspirasi dari sejarah nyata Formula Satu. “Kami hanya mengambil dari sejarah. Sedikit dari sini, sedikit dari sana, lalu kami minta Lewis Hamilton agar tetap lurus,” ujarnya di karpet merah.

Film ini merupakan proyek dari Apple Original Films, dengan banyak adegan direkam langsung selama akhir pekan Grand Prix. Kisah utamanya berfokus pada Sonny Hayes, pembalap veteran yang diperankan oleh Pitt, yang melakukan comeback dan bergabung dengan tim kecil bersama pembalap muda.

Eddy Cue, Wakil Presiden Senior Apple dan juga anggota dewan Ferrari, menyatakan bahwa setiap kejadian dalam film ini memiliki dasar nyata. “Tidak ada satu pun kejadian di film ini… yang belum pernah terjadi di balapan sungguhan,” katanya usai pemutaran media.

Meski demikian, kisah tersebut tetap dipoles dengan sentuhan fiksi. Beberapa peristiwa digambarkan dengan dramatisasi tinggi demi kepentingan narasi yang bisa dinikmati oleh penonton umum, termasuk mereka yang tidak akrab dengan F1.

Berita Menarik Pilihan

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

Sumber foto imdb.com

Inspirasi dari Peristiwa Nyata Balap Dunia

Pitt, yang kini berusia 61 tahun, dianggap terlalu tua untuk memerankan pembalap aktif di era modern. Namun Lewis Hamilton, pembalap F1 sekaligus produser film ini, sempat berkata, “Brad terlihat seperti menua mundur,” saat syuting dimulai tahun 2023.

Dalam sejarah F1, usia bukanlah batas mutlak. Pada era 1950-an, Philippe Etancelin dan Louis Chiron masih membalap di usia 55 tahun. Luigi Fagioli bahkan menang lomba saat berusia 53 tahun, menunjukkan sisi unik masa lalu olahraga ini.

Film ini juga menampilkan referensi pada kisah comeback luar biasa, seperti Jan Lammers yang sempat absen lebih dari satu dekade sebelum kembali ke F1 tahun 1992. Luca Badoer juga mengalami jeda panjang sebelum tampil kembali pada 2009.

Adegan fiksi Hayes yang mengalami kecelakaan dan terlempar dari mobilnya terinspirasi dari Martin Donnelly. Pembalap asal Irlandia Utara ini mengalami kecelakaan tragis di Jerez pada 1990, yang membuatnya tak pernah kembali ke F1.

Selain itu, film turut menyisipkan elemen dari kecelakaan besar lain seperti insiden Romain Grosjean di Bahrain 2020 serta kisah heroik Niki Lauda yang kembali balapan enam minggu setelah kecelakaan hebat di Nürburgring tahun 1976.

Kritik dan Apresiasi terhadap Unsur Fiksi

Plot film juga menyinggung skandal “Crashgate” 2008 saat Nelson Piquet Jr. sengaja menabrak untuk memicu safety car demi membantu rekan setimnya menang. Meskipun tidak eksplisit, referensi ini terasa bagi penggemar lama F1.

Salah satu hal yang mengundang perhatian adalah kehadiran karakter direktur teknis perempuan dalam film. Meskipun belum terjadi di dunia nyata, produser memilih menyisipkannya sebagai penggambaran kemungkinan masa depan yang inklusif.

Kosinski, sang sutradara, menyatakan bahwa film klasik seperti Grand Prix (1966) dan Le Mans (1971) menjadi inspirasi utama. Ia mengatakan, “Film-film itu sudah hampir 60 tahun tapi masih menakjubkan secara sinematografi dan emosi balapan.”

Sebagai penghormatan, film menyertakan cuplikan sirkuit Monza dengan lintasan banking, seperti yang pernah muncul dalam film Grand Prix. Elemen-elemen ini menjadi jembatan antara era klasik dan dunia balap masa kini.

Hamilton, sebagai konsultan teknis, memastikan bahwa film tidak terlalu melenceng dari kenyataan. Ia terlibat langsung dalam menyusun adegan balap dan penggambaran karakter agar tetap relevan dan kredibel di mata komunitas F1.

Film F1 terbaru yang dibintangi Brad Pitt membawa angin segar dalam sinema olahraga. Dengan latar balap yang nyata, alur cerita fiktifnya tetap memancarkan semangat dan kedalaman sejarah Formula Satu. Kombinasi adegan aksi otentik dan referensi masa lalu memberikan dimensi baru yang menarik bagi penonton umum maupun penggemar sejati.

Walau ada perdebatan mengenai realisme usia tokoh utama dan beberapa peristiwa yang tampak mustahil, film ini berhasil merangkai kisah comeback emosional yang diselingi pelajaran sejarah tersembunyi. Sentuhan Lewis Hamilton sebagai konsultan memperkuat kesan autentik film ini di mata pecinta balap.

Dengan pencapaian teknis dan pendekatan manusiawi terhadap dunia F1, film ini menegaskan bahwa narasi olahraga tetap bisa memukau di layar lebar. Penggabungan fakta dan fiksi menciptakan pengalaman sinematik yang menghibur sekaligus penuh penghormatan terhadap sejarah olahraga bermotor.(*)

Tags: Apple Original FilmsBrad PittcomebackCrashgatedebut film F1.Eddy Cuefilm balapFormula SatuGrand PrixJoseph KosinskiLe MansLewis HamiltonMartin DonnellyMonzaNiki Laudasinema olahragaSonny HayesSteve McQueen
Post Sebelumnya

Bubur Gratis dan Layanan Publik di HUT Bhayangkara

Post Selanjutnya

Perpanjang SIM Gratis Hari Ini di Monas

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Di tengah sorotan publik dan rentetan laporan hukum terkait pertunjukan Mens Rea, Pandji Pragiwaksono memilih langkah yang...

Kebahagiaan menyambut kelahiran anak pertama tak selalu berjalan mulus. Billy Syahputra dan istrinya, Vika Kolesnaya, merasakan langsung fase adaptasi emosional yang kerap dialami pasangan baru setelah persalinan.

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

Faktor lain yang memperkuat tekanan emosional Vika adalah kerinduan kepada ibunya yang berada di Belarus. Sebagai anak perempuan satu-satunya, ia...

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

Kolase foto Dini Kurnia (kiri) dan Ressa Rizky Rosano (kanan). Dini muncul ke publik meminta Ressa mengakui putra mereka, Aldan, di saat Ressa tengah berjuang mendapatkan pengakuan hukum sebagai anak kandung dari penyanyi Denada. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Drama Baru Ressa Rizky Rosano: Muncul Dini Kurnia Mengaku Mantan Istri, Sebut Ada Anak yang Tak Diakui

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Meski mengaku telah menjalani kehidupan baru dan tidak lagi berkomunikasi dengan Ressa, Dini berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan persoalan...

Post Selanjutnya
Perpanjang SIM Gratis Hari Ini di Monas

Perpanjang SIM Gratis Hari Ini di Monas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.