EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Pemukim Israel Bunuh Warga AS di Tepi Barat

Pemukim Israel Bunuh Warga AS di Tepi Barat

Sayfollah Musallet, warga AS, tewas dipukuli pemukim. Serangan terjadi saat kunjungan keluarga di Tepi Barat.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tepi barat – EKOIN.CO – Seorang warga negara Amerika Serikat bernama Sayfollah Musallet tewas setelah dipukuli oleh pemukim Israel di kota Sinjil, wilayah utara Ramallah, Tepi Barat, pada Jumat, 11 Juli 2025. Insiden ini dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Palestina serta anggota keluarga korban yang menyampaikan pernyataan kepada media internasional.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Musallet, pria berusia awal 20-an yang berasal dari Tampa, Florida, dilaporkan tengah berkunjung ke Palestina untuk menemui keluarganya. Ia juga dikenal dengan nama Saif al-Din Musalat. Keluarganya, melalui unggahan di media sosial yang dibuat oleh sepupunya, Fatmah Muhammad, menyatakan bahwa ia menjadi korban serangan brutal oleh para pemukim Israel.

Dalam serangan yang sama, seorang warga Palestina lainnya yang diidentifikasi sebagai Mohammed Shalabi juga turut menjadi korban jiwa. Ia dilaporkan tewas akibat tembakan yang dilepaskan para pemukim saat insiden tersebut berlangsung.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah mengetahui laporan mengenai kematian seorang warganya di wilayah Tepi Barat. Namun, ia enggan memberikan komentar lebih lanjut demi menghormati privasi keluarga korban.

Berita Menarik Pilihan

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

Serangan Terkoordinasi di Wilayah Pendudukan

Menurut laporan berbagai organisasi hak asasi manusia, insiden kekerasan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat bukanlah peristiwa tunggal. Mereka mencatat bahwa pemukim kerap kali melakukan serangan terorganisir, merusak lingkungan permukiman Palestina, membakar rumah, dan menghancurkan kendaraan.

Kelompok-kelompok ini menyoroti bahwa aksi para pemukim sering kali berlangsung di bawah perlindungan militer Israel. Pasukan keamanan Israel disebutkan tidak hanya tidak mencegah aksi kekerasan, tetapi bahkan menembaki warga Palestina yang mencoba membela diri dari serangan.

Pernyataan senada juga muncul dari pejabat dan pengamat internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menganggap pembangunan permukiman Israel di wilayah Tepi Barat sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.

Permukiman tersebut dilihat sebagai bagian dari strategi luas Israel untuk menggusur dan mengurangi eksistensi warga Palestina di tanah mereka sendiri, menurut para aktivis.

Tanggapan Internasional dan Tekanan Diplomatik

Meningkatnya kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga sipil Palestina, termasuk warga negara asing seperti Musallet, semakin menambah tekanan terhadap pemerintah Israel. Pemerintah Amerika Serikat kini menghadapi tuntutan agar segera mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti kematian warganya tersebut.

Di sisi lain, kelompok-kelompok hak asasi manusia mendorong penyelidikan internasional terhadap kekerasan yang dilakukan pemukim di bawah perlindungan militer Israel. Mereka menekankan pentingnya keadilan bagi korban dan akuntabilitas bagi para pelaku kekerasan.

Belum ada tanggapan resmi dari otoritas Israel mengenai kematian Sayfollah Musallet. Media setempat dan internasional masih menanti konfirmasi serta pernyataan dari pemerintah Israel terkait insiden ini.

Sejauh ini, jenazah Musallet telah dibawa ke rumah sakit di wilayah Ramallah untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. Keluarganya tengah berupaya untuk mengatur pemulangan jenazah ke Amerika Serikat.

Serangan yang menyebabkan tewasnya Musallet memicu kecaman dari berbagai kalangan, termasuk diaspora Palestina di Amerika Serikat yang menyerukan perlindungan terhadap warga sipil dari kekerasan pemukim.

Kelompok HAM seperti B’Tselem dan Human Rights Watch juga melaporkan peningkatan tajam dalam jumlah serangan pemukim selama beberapa bulan terakhir, terutama setelah meningkatnya tensi di wilayah pendudukan.

Kekerasan tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan pengungsian warga Palestina dari desa-desa mereka karena rasa takut yang terus-menerus. Kondisi ini memperburuk ketegangan yang sudah berlangsung lama di Tepi Barat.

Aktivis lokal menambahkan bahwa kebutuhan akan perlindungan internasional terhadap warga Palestina semakin mendesak, terutama dalam menghadapi kekerasan yang sistematis dan terstruktur oleh pemukim.

Situasi ini juga menimbulkan dilema bagi pemerintahan Presiden Joe Biden, yang selama ini menghadapi tekanan dari parlemen dan publik AS agar lebih vokal terhadap kebijakan Israel di wilayah pendudukan.

Berbagai kalangan menilai bahwa kebijakan ‘diam’ pemerintah AS terhadap kekerasan oleh pemukim dapat dianggap sebagai pembiaran, terlebih jika korban adalah warganya sendiri.

Hingga berita ini ditulis, belum ada indikasi bahwa para pelaku kekerasan terhadap Musallet telah ditangkap atau diinvestigasi oleh pihak berwenang Israel.

Insiden tersebut mencerminkan ketegangan yang terus meningkat di Tepi Barat, di mana kekerasan antara pemukim dan warga Palestina semakin sering terjadi di tengah ketiadaan proses damai.

Beberapa diplomat internasional mulai menyerukan pembentukan misi pencari fakta untuk menyelidiki kekerasan sistematis oleh pemukim terhadap warga sipil, sebagai langkah awal menuju akuntabilitas.

Musallet kini menjadi simbol baru dari meningkatnya korban sipil asing akibat konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina, yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

Meskipun kematiannya telah diketahui publik secara luas, kejelasan mengenai penanganan kasus ini oleh otoritas hukum Israel maupun tekanan dari AS masih sangat terbatas.

Pihak keluarga dan kelompok pembela HAM terus menuntut keadilan atas kematian Musallet, seraya menyerukan dunia internasional untuk tidak berpaling dari kekejaman yang terjadi di wilayah pendudukan.

 

Kasus pembunuhan Sayfollah Musallet menyoroti eskalasi kekerasan yang melibatkan pemukim Israel terhadap warga Palestina dan asing di Tepi Barat. Insiden ini juga menjadi indikator lemahnya perlindungan terhadap hak asasi manusia di wilayah pendudukan yang terus bergolak.

Ketiadaan respons tegas dari otoritas Israel maupun penyelidikan terbuka menimbulkan pertanyaan besar mengenai komitmen penegakan hukum dan akuntabilitas atas tindak kekerasan di lapangan. Kematian Musallet menjadi preseden buruk bagi warga asing yang berkunjung ke wilayah konflik tersebut.

Meningkatnya serangan pemukim dalam beberapa bulan terakhir menggarisbawahi perlunya tekanan diplomatik dari masyarakat internasional agar Israel menghentikan tindakan represif terhadap penduduk lokal dan pelancong asing.

Peran aktif lembaga internasional, termasuk PBB, sangat dibutuhkan untuk mengungkap fakta dan memberikan keadilan bagi korban serta mencegah tragedi serupa di masa mendatang. Respons yang lemah dari negara asal korban juga mencerminkan kegamangan dalam menangani pelanggaran hak terhadap warganya.

Upaya untuk mengakhiri kekerasan sistematis di wilayah pendudukan harus mencakup sanksi terhadap pelaku, perlindungan terhadap warga sipil, serta penyelidikan terbuka terhadap semua insiden kekerasan yang terjadi di Tepi Barat.(*)


 

Tags: kekerasanPalestinapemukim IsraelSayfollah MusalletTepi Baratwarga AS
Post Sebelumnya

Saudi–Iran Bertemu Empat Mata di Jeddah

Post Selanjutnya

Iran Barter Rudal Cina dengan Minyak Mentah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat memberikan keterangan dalam konferensi pers Soekarno Runniversary 2026 di Parkir Timur GBK, Jumat (6/2/2026). Pemprov DKI menyambut baik ajang yang memadukan semangat olahraga dengan edukasi nilai-nilai kebangsaan tersebut. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Rayakan Usia Emas, PDIP Gelar Soekarno Run 2026: Ada Beasiswa Pelajar dan Hadiah Spesial

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menilai kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi positif dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat...

Personel Polsek Gambir saat memberikan pendampingan kepada Mariame Traore (WNA Prancis) yang ditemukan terlantar di Hall Utara Stasiun Gambir. Mariame kini telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Jakarta Pusat di Kemayoran untuk penanganan dokumen dan izin tinggal lebih lanjut. (Foto: Humas Polres Jakarta Pusat/Ekoin.co)

Delapan Hari Terlantar di Stasiun Gambir, WNA Prancis Diamankan Polisi Akibat Visa ‘Expired’ dan Kehabisan Uang

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Basuki mengatakan, pengamanan terhadap warga negara Asing bermula saat anggota Polsek Gambir...

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menerangkan tersangka IJ ibu kandung korban, menjemput korban RZA. Foto: Amsi

Polda Metro Jaya Sikat 10 Tersangka TPPO, Ibu Kandung Penjual Anak Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

"Polisi berhasil menyelamatkan 4 anak dari praktik tindak pidana perdagangan orang. Para anak dibawa ke Dinas Sosial DKI Jakarta untuk...

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Post Selanjutnya
Iran Barter Rudal Cina dengan Minyak Mentah

Iran Barter Rudal Cina dengan Minyak Mentah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.