Jakarta, EKOIN.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan diri sebagai pelaku perbankan dengan portofolio pembiayaan berkelanjutan terbesar di Tanah Air. Hingga akhir Triwulan I-2025, nilai sustainable financing perseroan telah mencapai Rp796 triliun atau 64,16% dari total portofolio kredit.
Rincian portofolio tersebut menunjukkan dominasi social loan sebesar Rp700,6 triliun yang terutama disalurkan ke sektor UMKM. Sementara green loan menyumbang Rp89,9 triliun untuk mendukung Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL), ditambah investasi senilai Rp5,5 triliun pada obligasi korporasi berbasis ESG.
“Prinsip ESG telah kami terapkan secara nyata mulai dari perumusan kebijakan hingga implementasi operasional,” tegas Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/7/2025). Menurutnya, pendekatan ini merupakan strategi jangka panjang untuk membangun bisnis yang tangguh sekaligus berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs).
Transisi menuju pembiayaan berkelanjutan ini dibarengi dengan peningkatan signifikan dalam berbagai penilaian internasional. Data Sustainalytics menunjukkan penurunan skor risiko ESG BRI dari 20,9 (Medium Risk) di 2021 menjadi 17,8 (Low Risk) pada 2024. Pencapaian serupa terlihat dalam penilaian MSCI yang konsisten memberi peringkat A selama tiga tahun terakhir.
Pengakuan tertinggi datang dari S&P Global yang memasukkan BRI dalam Sustainability Yearbook Member 2024. Dengan skor ESG 75 dan posisi di persentil ke-95, bank plat merah ini dinilai sebagai pelaku keuangan berkelanjutan terdepan di kancah global. Di tingkat regional, BRI meraih skor 110,2 dalam ASEAN Corporate Governance Scorecard dan predikat “Most Trusted Company” dari CGPI 2024.





