EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM
Jenis Aplikasi Android yang Harus Segera Dihapus  Hindari Memori Penuh

Jenis Aplikasi Android yang Harus Segera Dihapus Hindari Memori Penuh

Aplikasi yang tidak digunakan tetap menyita memori. Audit aplikasi sebulan sekali sangat disarankan

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Juli 2025
Kategori RAGAM, TIPS
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Pengguna Android kerap kali menginstal berbagai aplikasi berdasarkan tren atau kebutuhan sementara, mulai dari aplikasi olahraga, meditasi, hingga pembelajaran bahasa asing. Namun, aplikasi-aplikasi yang tidak lagi digunakan seringkali tetap dibiarkan terpasang, mengakibatkan penyimpanan internal menjadi cepat penuh dan memperlambat kinerja perangkat.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Hal ini disampaikan dalam artikel yang dirilis KompasTekno pada Minggu, 14 Juli 2024. Disebutkan bahwa banyak aplikasi yang hanya digunakan sesekali, tetapi tetap menghabiskan ruang penyimpanan dan sumber daya ponsel. Aplikasi seperti itu sebaiknya dihapus demi optimalisasi perangkat.

Aplikasi Sementara yang Tidak Lagi Digunakan

Banyak pengguna tanpa sadar menyimpan aplikasi yang tidak lagi relevan. Contohnya, aplikasi untuk mengikuti program kebugaran atau diet yang hanya digunakan pada awal tahun. Setelah semangat awal memudar, aplikasi tersebut tetap terpasang, memakan ruang hingga ratusan megabita.

Begitu juga dengan aplikasi belajar bahasa yang sering diunduh saat seseorang hendak bepergian ke luar negeri. Setelah perjalanan selesai, aplikasi tetap tertinggal dalam sistem tanpa digunakan kembali. Aplikasi-aplikasi seperti ini, walaupun tidak dibuka, tetap bisa berjalan di latar belakang dan menyedot daya serta data.

Berita Menarik Pilihan

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Dalam kasus lain, aplikasi meditasi atau pengingat harian sering kali digunakan hanya sebentar. Setelah itu, pengguna lebih memilih untuk menggunakan fitur bawaan dari sistem operasi Android atau jam alarm. Namun karena lupa menghapus aplikasi tambahan, perangkat tetap terbebani.

Menurut KompasTekno, pengguna Android disarankan melakukan audit aplikasi setidaknya sebulan sekali. Tindakan ini bertujuan menjaga performa ponsel tetap prima, serta mencegah penyimpanan menjadi penuh tanpa disadari.

Pentingnya Manajemen Aplikasi di Android

Ponsel Android dengan kapasitas penyimpanan terbatas sangat mudah mengalami pelambatan jika terlalu banyak aplikasi tidak aktif yang tetap terinstal. Selain memperlambat sistem, aplikasi pasif juga bisa menjadi pintu masuk potensi kerentanan keamanan.

Pengguna juga diminta untuk mewaspadai aplikasi yang jarang diperbarui oleh pengembangnya. Aplikasi semacam itu rawan tidak kompatibel dengan versi Android terbaru dan bisa menjadi sumber bug atau crash sistem.

Aplikasi edit foto atau video yang hanya digunakan untuk satu proyek juga seringkali menjadi penyebab memori cepat habis. File cache dan sisa data dari aplikasi tersebut bisa menyita ruang besar meskipun sudah tidak digunakan.

Manajemen aplikasi sebaiknya menjadi kebiasaan rutin. Beberapa ponsel Android bahkan sudah memiliki fitur pembersihan otomatis atau notifikasi untuk menghapus aplikasi yang tidak digunakan dalam 30 hari terakhir.

KompasTekno menambahkan bahwa langkah sederhana ini tidak hanya menjaga performa perangkat, tetapi juga memperpanjang umur ponsel. Memori yang lebih lapang memungkinkan sistem beroperasi tanpa hambatan.

Selain menghapus aplikasi yang tidak digunakan, pengguna juga bisa memindahkan data aplikasi ke penyimpanan eksternal jika tersedia. Beberapa aplikasi memungkinkan pemindahan data ke microSD, yang sangat berguna untuk menghemat ruang internal.

Jika pengguna ragu tentang aplikasi mana yang bisa dihapus, mereka dapat mengunjungi menu “Pengaturan > Aplikasi” di perangkat Android. Di sana tersedia informasi tentang kapan terakhir aplikasi digunakan dan berapa besar ruang yang dikonsumsi.

Beberapa produsen ponsel bahkan menyediakan fitur “Pembersihan Pintar” yang memberikan saran otomatis untuk menghapus aplikasi dan file yang dianggap tidak perlu. Fitur ini bisa menjadi panduan mudah bagi pengguna awam.

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua aplikasi yang tidak dibuka harus dihapus. Ada aplikasi sistem atau layanan latar belakang yang memang penting bagi fungsi dasar Android. Maka dari itu, pengguna perlu cermat membedakan aplikasi yang aman untuk dihapus dan yang tidak.

Jika ragu, mencari informasi aplikasi tersebut di Google Play Store atau forum pengguna dapat memberikan panduan lebih lanjut. Sumber seperti KompasTekno juga kerap memberikan rekomendasi aplikasi terbaik dan yang sudah usang.

Sebagai upaya pencegahan, pengguna bisa mengaktifkan fitur pembatasan data latar belakang atau tidak mengizinkan aplikasi tertentu berjalan otomatis. Ini membantu mengurangi beban memori dan baterai tanpa harus langsung menghapus aplikasi.

Kesimpulan dari laporan KompasTekno menekankan bahwa penghapusan aplikasi tidak hanya berpengaruh pada ruang penyimpanan, tetapi juga meningkatkan efisiensi ponsel secara keseluruhan.

Dengan menghapus aplikasi yang tidak diperlukan, pengguna juga dapat menurunkan risiko keamanan digital. Aplikasi yang tidak digunakan dan jarang diperbarui bisa menjadi titik lemah yang bisa dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.

Mengelola aplikasi secara berkala juga mendorong pengguna untuk lebih sadar dalam menginstal aplikasi baru. Mereka akan cenderung mempertimbangkan lebih matang sebelum mengunduh, dan hanya memasang aplikasi yang benar-benar dibutuhkan.

Terakhir, kebiasaan ini juga membantu memperpanjang masa pakai perangkat. Ponsel yang tidak kelebihan beban akan lebih awet, dan pengguna tidak perlu sering mengganti perangkat karena alasan performa.

Secara umum, manajemen aplikasi adalah langkah ringan namun berdampak besar bagi kenyamanan dan keamanan pengguna Android.

Sebagai membersihkan aplikasi yang tidak lagi digunakan adalah praktik penting dalam menjaga performa perangkat Android. Selain meningkatkan kecepatan, ini juga memberi ruang untuk aplikasi yang lebih berguna di masa depan. Pembersihan rutin memungkinkan sistem berjalan lebih stabil dan efisien. Disiplin dalam mengelola aplikasi juga menciptakan kebiasaan digital yang sehat. Dampaknya akan terasa langsung dalam kenyamanan sehari-hari saat menggunakan ponsel.

Sebagai  pengguna sebaiknya menjadwalkan waktu tertentu untuk meninjau daftar aplikasi secara berkala. Hindari menginstal aplikasi hanya karena tren sesaat jika tidak benar-benar dibutuhkan. Gunakan fitur bawaan Android untuk mengidentifikasi aplikasi yang jarang digunakan. Jika tersedia, manfaatkan penyimpanan eksternal untuk menyimpan data tambahan. Dan yang terpenting, selalu pastikan aplikasi yang masih digunakan mendapat pembaruan rutin untuk keamanan dan performa optimal. (*)

 

Tags: Androidaplikasimanajemen aplikasimemori penuhpembersihanperforma
Post Sebelumnya

Zuckerberg Setuju Damai, Rp130 Triliun Hilang

Post Selanjutnya

Israel Lobi Negara Islam untuk Tampung Pengungsi Palestina

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

oleh Danang F Pradhipta
7 Februari 2026
0

​Solo, Ekoin.co – Persis Solo tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Di tengah...

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Post Selanjutnya
Israel Lobi Negara Islam untuk Tampung Pengungsi Palestina

Israel Lobi Negara Islam untuk Tampung Pengungsi Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.