EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Rapat Banggar DPR Bahas Awal RAPBN dan RKP 2026

Sumber dok kemenkeu.go.id

Rapat Banggar DPR Bahas Awal RAPBN dan RKP 2026

Laporan Panja Banggar DPR RI menjadi bahan awal penyusunan RAPBN 2026 dan Nota Keuangan, dengan kehadiran Sri Mulyani, Perry Warjiyo, dan Rachmat Pambudy menegaskan koordinasi antarlembaga dalam perencanaan anggaran nasional.

Agus DJ oleh Agus DJ
23 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri Rapat Kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 22 Juli 2024. Agenda rapat mencakup pembahasan awal RAPBN Tahun Anggaran 2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.

Sri Mulyani datang bersama Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Ketiganya menyimak pemaparan laporan Panitia Kerja Badan Anggaran DPR RI secara menyeluruh sejak awal rapat berlangsung.

Laporan Panja Banggar mencakup pokok-pokok pembahasan seperti asumsi dasar ekonomi makro, arah kebijakan fiskal, proyeksi pendapatan negara, besaran defisit anggaran, serta strategi pembiayaan yang disusun berdasarkan data dan proyeksi terbaru.

Di samping itu, laporan Panja juga menyoroti rencana kerja pemerintah, penetapan prioritas anggaran tahun 2026, kebijakan belanja pemerintah pusat, serta mekanisme kebijakan transfer ke daerah. Semua itu disusun sebagai bahan pembahasan pendahuluan RAPBN.

Menkeu Sri Mulyani menyampaikan penghargaan atas kerja kolektif yang telah dilakukan. “Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa dari pimpinan Banggar, anggota Panja, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses ini,” ujar Menkeu.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pijakan Awal Nota Keuangan 2026

Penjelasan dalam laporan Panja menjadi landasan awal penyusunan Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2026. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan prinsip transparansi dan keterlibatan semua pihak terkait.

Sri Mulyani menegaskan bahwa proses penyusunan RAPBN 2026 tidak terlepas dari semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama. Tahapan ini menjadi awal dari rangkaian panjang perencanaan anggaran yang akan dibahas lebih lanjut dalam sidang-sidang berikutnya.

Rapat ini menunjukkan sinergi antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam membentuk kebijakan fiskal yang sehat. Pemerintah dan DPR berkomitmen menjaga kesinambungan fiskal serta mendorong stabilitas ekonomi nasional.

Rapat kerja Menkeu bersama Banggar DPR RI pada 22 Juli 2024 merupakan langkah awal strategis dalam menyusun RAPBN 2026 dan Rencana Kerja Pemerintah. Laporan Panja menjadi titik tolak penting untuk membahas arah kebijakan fiskal nasional secara menyeluruh dan inklusif.

Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Sri Mulyani, Perry Warjiyo, dan Rachmat Pambudy mencerminkan pentingnya koordinasi antar lembaga dalam mengawal perencanaan fiskal yang bertanggung jawab. Penekanan pada kerja sama, transparansi, dan akuntabilitas menjadi nilai utama rapat ini.

Dengan tersusunnya laporan Panja, pemerintah siap melanjutkan proses penyusunan Nota Keuangan dan RUU APBN 2026 yang lebih matang. Hasil rapat ini akan menjadi dasar penting bagi kebijakan fiskal tahun depan yang diharapkan responsif terhadap dinamika ekonomi nasional dan global.(*)

Tags: 22 Juli 2024APBN 2026Badan Anggaran DPR RIbelanja negaradefisitJakartakebijakan fiskalNota KeuanganPanja DPRPerry WarjiyoRachmat PambudyRAPBN 2026Rencana Kerja PemerintahSenayanSri Mulyanitransfer daerahtransparansi anggaran
Post Sebelumnya

Stabilitas Ekonomi Terjaga, Pengawasan Fiskal Capai 102 Persen

Post Selanjutnya

Dana Desa Sragen Berbuah Panen dan Agrowisata Mandiri

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Dana Desa Sragen Berbuah Panen dan Agrowisata Mandiri

Dana Desa Sragen Berbuah Panen dan Agrowisata Mandiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.