EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Timnas Indonesia U-23 Untung Jelang Semifinal Thailand Hanya Punya Dua Hari Istirahat

Timnas Indonesia U-23 Untung Jelang Semifinal Thailand Hanya Punya Dua Hari Istirahat

Indonesia dapat waktu istirahat lebih lama. Thailand siap hadapi tekanan di SUGBK.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
24 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Timnas Indonesia U-23 mendapat keuntungan signifikan jelang laga semifinal Piala AFF U-23 2025 menghadapi Thailand. Pertandingan bergengsi ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat, 25 Juli 2025. Kedua tim tampil sebagai juara grup masing-masing, dengan Indonesia menyelesaikan laga grup lebih awal dibandingkan Thailand.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Indonesia mendapat waktu istirahat lebih panjang, yaitu tiga hari penuh sejak laga terakhir mereka pada Senin, 21 Juli 2025. Sementara itu, Thailand baru menyelesaikan pertandingan terakhirnya melawan Myanmar pada Selasa, 22 Juli 2025, dengan skor imbang 0-0. Hal ini membuat tim Gajah Perang hanya memiliki dua hari untuk memulihkan kondisi sebelum laga semifinal.

Pelatih Thailand, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, menanggapi kondisi tersebut dengan tenang. Ia menyatakan bahwa timnya siap menghadapi situasi apapun di lapangan. “Istirahat dua hari memang memberi kami tantangan dalam hal pemulihan, tetapi kami akan mencoba melewatinya,” ujar Thawatchai seperti dikutip dari berbagai sumber.

Thailand Akui Tantangan dan Siap Tempur

Dalam keterangannya, Thawatchai menegaskan bahwa Thailand sejak awal sudah memperkirakan kemungkinan bertemu Indonesia di babak semifinal. Ia mengatakan, “Kami sadar konsekuensinya, dan target kami tetap menjadi yang terbaik.” Menurutnya, menghadapi Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah bukanlah hal mengejutkan, melainkan sudah menjadi bagian dari rencana mereka.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Thailand harus tampil menghadapi tekanan besar dari pendukung Indonesia yang diprediksi memenuhi SUGBK seperti pada laga fase grup sebelumnya. Sementara dalam laga-laga grup yang dimainkan Thailand di Stadion Candrabhaga, Bekasi, mereka bermain tanpa dukungan penonton akibat kebijakan keamanan setempat.

Meski demikian, Thawatchai memandang atmosfer stadion penuh bukan sebagai tekanan negatif, melainkan sebagai pengalaman positif. “Saya selalu bilang ke pemain, bermain di depan kerumunan besar adalah kesempatan, bukan beban,” ucapnya. Ia menilai bahwa pertandingan di hadapan ribuan pendukung bisa memacu mental bertanding pemain Thailand menjadi lebih kuat.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih Thailand tersebut juga menyatakan bahwa baik dukungan dari fans sendiri maupun tekanan dari fans lawan harus dijadikan motivasi. “Apakah itu fans kami atau lawan, yang penting pemain siap menghadapi tekanan,” ujarnya menutup pernyataan.

Dukungan Suporter dan Kondisi Lapangan Jadi Keunggulan Indonesia

Keuntungan lain yang dimiliki Indonesia adalah faktor familiaritas dengan kondisi stadion. Selama fase grup, Garuda Muda tampil di SUGBK dan sudah terbiasa dengan atmosfer serta kondisi lapangan tersebut. Thailand sebaliknya, akan merasakan atmosfer SUGBK untuk pertama kalinya dalam turnamen ini.

Suporter Indonesia yang dikenal militan diperkirakan akan kembali memenuhi stadion dan memberikan tekanan mental bagi tim lawan. Dukungan ini diprediksi dapat menjadi elemen pembeda dalam pertandingan semifinal nanti. Selain itu, cuaca dan kondisi lapangan yang dikenali dengan baik oleh tim Indonesia juga bisa menjadi faktor penentu.

Sejauh ini, belum ada laporan cedera atau kendala kebugaran dari skuad Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa waktu istirahat yang lebih panjang berdampak positif pada pemulihan fisik pemain. Sementara itu, Thailand kemungkinan akan menghadapi rotasi pemain untuk menjaga stamina menghadapi padatnya jadwal.

Pihak penyelenggara juga memastikan bahwa semua fasilitas di SUGBK siap digunakan dan pengamanan diperketat untuk mengantisipasi tingginya jumlah penonton. Panitia berharap pertandingan berjalan lancar tanpa insiden, dengan tetap menjunjung tinggi semangat fair play.

Di sisi lain, federasi sepak bola Indonesia (PSSI) mengimbau kepada seluruh pendukung untuk menjaga ketertiban dan mendukung Garuda Muda secara positif. Mereka juga mengatur distribusi tiket secara ketat untuk menghindari calo dan penonton tanpa tiket.

Thailand datang ke semifinal dengan status juara Grup C, sementara Indonesia keluar sebagai juara Grup A. Kedua tim sama-sama mencatat hasil tak terkalahkan di fase grup. Pertandingan semifinal ini menjadi pertemuan pertama antara kedua tim di Piala AFF U-23 edisi 2025.

Tim pelatih Indonesia telah menyiapkan strategi matang menghadapi gaya bermain Thailand yang dikenal cepat dan kolektif. Sesi latihan tertutup dilakukan sejak Rabu, 23 Juli 2025, guna menjaga kerahasiaan taktik.

Sementara itu, media lokal Thailand melaporkan bahwa pelatih Thawatchai kemungkinan akan mengandalkan pemain muda andalan mereka, termasuk beberapa pemain yang tampil di kompetisi luar negeri. Mereka menekankan pentingnya menjaga konsentrasi sejak awal pertandingan.

Menjelang laga, kedua tim juga dijadwalkan mengikuti konferensi pers resmi pada Kamis, 24 Juli 2025. Panitia AFF memastikan bahwa semua regulasi pertandingan telah disampaikan kepada masing-masing manajer tim.

Pertandingan semifinal ini akan menentukan siapa yang melaju ke partai final dan berpeluang merebut gelar juara. Tiket final menjadi incaran utama kedua negara yang memiliki rivalitas kuat dalam ajang regional.

Indonesia terakhir kali menjuarai Piala AFF U-23 pada tahun 2019, sedangkan Thailand berstatus juara bertahan setelah menjuarai edisi 2023. Laga ini menjadi ujian mental dan teknik bagi kedua tim dalam meraih supremasi Asia Tenggara.

Secara statistik, kedua tim memiliki kekuatan seimbang, namun keunggulan dukungan suporter dan kondisi lapangan menjadi nilai tambah bagi Indonesia. Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi.

Kondisi fisik, strategi pelatih, dan mental bertanding pemain akan menjadi kunci utama kemenangan. Setiap kesalahan kecil bisa menjadi penentu hasil akhir. Kedua tim sama-sama berambisi melangkah ke final dan menjadi yang terbaik.

Keputusan akhir akan ditentukan di lapangan. Kedua pelatih menyatakan tim mereka telah siap secara teknis maupun mental. Persaingan antara Indonesia dan Thailand akan menjadi laga yang ditunggu-tunggu publik Asia Tenggara.

Dari laga semifinal ini, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan semua keuntungan yang dimiliki untuk tampil maksimal. Dukungan penuh publik SUGBK menjadi kekuatan moral yang signifikan dalam laga krusial ini.

Thailand harus menunjukkan mental juara dan adaptasi cepat terhadap atmosfer dan tekanan publik Indonesia. Hasil pertandingan ini akan mencerminkan siapa tim yang lebih siap menghadapi tantangan besar.

Secara keseluruhan, persiapan matang, pemulihan fisik, dan strategi lapangan menjadi penentu. Indonesia memiliki peluang besar untuk lolos ke final, namun Thailand tetap menjadi lawan tangguh yang tak bisa diremehkan.

laga semifinal ini akan berlangsung dalam tensi tinggi dan menjadi sorotan publik ASEAN. Kedua tim harus tampil maksimal untuk meraih hasil terbaik.

bagi tim Indonesia adalah tetap fokus, memanfaatkan keunggulan istirahat dan dukungan publik, serta menjaga konsentrasi sepanjang laga. Mental juara perlu ditunjukkan sejak menit awal pertandingan.

Selain itu, penting bagi pemain untuk menjaga emosi dan tidak terpancing provokasi. Disiplin bermain dan eksekusi taktik pelatih akan menjadi penentu kemenangan.

Bagi pendukung, peran mereka sangat vital dalam memberikan semangat tanpa melanggar aturan stadion. Dukungan positif akan memberi efek besar bagi performa tim.

Akhirnya, kemenangan bisa diraih bila seluruh elemen tim bekerja sama secara solid. Harapan besar bangsa Indonesia bertumpu pada Garuda Muda untuk kembali mengukir sejarah.

( * )


 

Tags: indonesia vs thailandPiala AFFsemifinal 2025sugk jakartaTimnas U-23waktu istirahat
Post Sebelumnya

Dua Dekade Sanksi Barat, Rusia Bangkit Kremlin Digdaya Meski Dihujani Kami Tetap Kuat

Post Selanjutnya

Masa Depan Belum Jelas Bursa Transfer: Haye dan Hubner Tanpa Klub

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Masa Depan Belum Jelas Bursa Transfer: Haye dan Hubner Tanpa Klub

Masa Depan Belum Jelas Bursa Transfer: Haye dan Hubner Tanpa Klub

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.