EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Konflik Berat Thailand-Kamboja: Jet F‑16 Dikerahkan Sipil Tewas 12 Orang

Konflik Berat Thailand-Kamboja: Jet F‑16 Dikerahkan Sipil Tewas 12 Orang

Thailand menyatakan satu dari enam jet F‑16 berhasil menghancurkan sasaran militer Kamboja. Cambodia condemns the airstrike as violation of its sovereignty, saying bombs were dropped on a road.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
25 Juli 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Surin EKOIN.CO – Ketegangan bersenjata antara Thailand dan Kamboja mencapai puncaknya pada Kamis, 24 Juli 2025, ketika militer Thailand mengerahkan enam jet tempur F‑16 untuk menyerang posisi militer Kamboja di dekat kuil Ta Muen Thom. Eskalasi ini menewaskan sejumlah warga sipil dan menimbulkan krisis kemanusiaan besar di kawasan perbatasan yang disengketakan tersebut.

Pada pagi hari kejadian, enam F‑16 milik Thailand diluncurkan dari pangkalan Ubon Ratchathani dan menyerang enam lokasi target di wilayah Kamboja yang berada di perbatasan dengan Provinsi Surin. Menurut pihak Thailand, satu pesawat berhasil menghancurkan target militer Kamboja.

Pemerintah Kamboja mengecam serangan udara tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan, menyebutnya sebagai agresi yang tidak dapat diterima. Kementerian Pertahanan Kamboja menuduh Thailand mengebom jalan yang digunakan warga sipil.

Kedua pihak saling menyalahkan sebagai pihak yang memulai konflik. Thailand menyatakan para prajuritnya terluka akibat ranjau darat yang ditanam baru-baru ini, sedangkan Kamboja menegaskan perangkap ranjau tersebut merupakan sisa konflik sebelumnya dan menyebut Thailand telah menyimpang dari jalur patroli aman.

 Kronologi Penembakan dan Serangan Udara
Konflik dipicu saat seorang prajurit Thailand kehilangan kaki setelah terpeleset ranjau darat di distrik Nam Yuen pada 23 Juli 2025. Sehari kemudian, militer kedua negara terlibat baku tembak di dekat kuil Ta Muen Thom. Thailand mengklaim pasukan Kamboja menembaki posisi mereka sekitar pukul 09.40 dan 09.50 waktu setempat, sebelum memutuskan untuk melakukan serangan udara. Pada sekitar pukul 10.58, enam jet F‑16 membuka bombardir ke wilayah Kamboja.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Thailand mencatat delapan warga sipil tewas di dekat SPBU di Provinsi Sisaket, termasuk anak berusia delapan tahun. Serangan juga menimpa rumah sakit di kawasan Phnom Dongrak sehingga evakuasi pun dilakukan. Di samping itu, dua tank Kamboja dilaporkan hancur akibat serangan Thailand ke Khao Sattasom.

Secara total, sedikitnya 12 warga sipil Thailand tewas (11 orang termasuk anak-anak) dan satu tentara tewas, sementara puluhan lainnya luka-luka. Korban di pihak Kamboja belum dikonfirmasi secara resmi. Sedangkan jumlah warga sipil yang terdampak meliputi lebih dari 40.000 orang yang dievakuasi.

Dalam menanggapi kekerasan, Thailand menutup seluruh jalur perbatasan dengan Kamboja dan Amerika Serikat serta Uni Eropa mengeluarkan peringatan perjalanan terhadap kawasan terdampak. Phnom Penh meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

Thailand juga menurunkan hubungan diplomatik dengan menarik duta besar dari Phnom Penh sekaligus mengusir duta besar Kamboja. Situasi ini memperburuk hubungan kedua negara, sementara ASEAN dan China menyerukan penurunan eskalasi.

mantan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menyatakan bahwa negaranya “tidak punya pilihan selain membalas” jika Thailand terus menyerang, dan kondisi kemanusiaan di zona pertempuran sangat memburuk.

Sebelumnya, pada 28 Mei 2025 pernah terjadi baku tembak antara kedua negara yang berujung pada tewasnya satu tentara Kamboja. Kedua pemerintah saling tuduh, namun sempat menyetujui mediasi militer dan mengembalikan pasukan ke posisi semula.

Thailand telah memperingatkan akan meluncurkan operasi militer tingkat tinggi jika kedaulatan negaranya dilanggar kembali. Beberapa hari sebelum pertempuran besar, tank dan pasukan sudah ditempatkan di provinsi dekat perbatasan.

Sengketa ini memiliki akar sejarah panjang sejak zaman kolonial, khususnya terkait kuil Preah Vihear yang pernah menimbulkan konflik besar tahun 2008 hingga 2011. ICJ pada 2013 memutuskan bahwa situs tersebut milik Kamboja, namun perbatasan sekitarnya tetap diperdebatkan.

### Dampak Kemanusiaan dan Regional
Lebih dari 40.000 warga sipil Thailand di provinsi Surin, Ubon Ratchathani, dan sisaket dievakuasi secara massal ke lokasi aman, karena zona pertempuran berlangsung di desa-desa dan fasilitas publik.

Selain tindakan militer, Kamboja memberlakukan sanksi terhadap Thailand berupa larangan impor buah-buahan dan tayangan televisi, sebagai bagian dari tekanan diplomatik atas ketegangan yang berlangsung.

Komunitas internasional, termasuk Malaysia dan China, telah mendesak kedua negara agar menahan diri dan kembali menempuh jalur diplomasi bilateral maupun ASEAN. Malaysia bahkan menawarkan mediasi dengan menghubungi pihak-pihak terkait.

Krisis ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi regional, khususnya perdagangan lintas batas terganggu, investasi terganggu, dan ketakutan akan eskalasi yang lebih dalam.

Dunia tetap siaga terhadap perkembangan selanjutnya. UN Security Council telah menjadwalkan pertemuan darurat untuk membahas situasi, sementara ASEAN menghadapi tekanan internasional untuk meredam potensi perang terbuka.

Kedua belah pihak patut menahan diri dan menghentikan eskalasi kekerasan demi hak hidup warga sipil. Diplomasi bilateral maupun mekanisme ASEAN sangat dibutuhkan untuk meredam ketegangan. Tenaga kemanusiaan harus diberi akses untuk membantu warga terdampak. Ruang dialog harus dibuka demi menyusun perjanjian baru yang jelas mengenai demarkasi perbatasan. Negara-negara ASEAN perlu mengambil peran aktif menjadi mediator netral. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: diplomasievakuasiF‑16KambojaperbatasanThailand
Post Sebelumnya

Indonesia Rugi Rp6 Triliun Akibat Bea Nol Persen Ekspor RI Terancam

Post Selanjutnya

Proyek IKN Tetap Jalan Meski Utang Naik

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Proyek IKN Tetap Jalan Meski Utang Naik

Proyek IKN Tetap Jalan Meski Utang Naik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.