EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Indonesia dan Australia Sepakat Perkuat Stabilitas Keuangan

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dan Nicholas Moore berdiskusi di kantor Macquarie Bank, Sydney, membahas Kangaroo Bond dan kolaborasi ekonomi regional. Sumber dok kemenkeu.go.id

Indonesia dan Australia Sepakat Perkuat Stabilitas Keuangan

Pertemuan antara Wamenkeu RI dan APRA memperkuat landasan kolaboratif menuju sistem keuangan regional yang tangguh, inklusif, dan responsif terhadap tantangan global saat ini.

Agus DJ oleh Agus DJ
30 Juli 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INTERNASIONAL, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono mengadakan pertemuan bilateral dengan Australian Prudential Regulation Authority (APRA) di Sydney, Australia, pada Senin, 28 Juli 2025.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Economic Policy Dialogue tahunan antara Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Australian Treasury. Dialog ini menjadi wadah untuk mempererat kerja sama strategis bidang kebijakan dan regulasi keuangan.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kolaborasi, Thomas menekankan pentingnya momen tahun ini bagi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Kemenkeu sedang melakukan restrukturisasi kelembagaan dengan membentuk Direktorat Jenderal baru.

Direktorat ini bernama Direktorat Jenderal Pengembangan dan Stabilitas Sektor Keuangan, sebagai langkah konkret memperkuat ekosistem keuangan nasional. Thomas menyebut bahwa pembentukan direktorat baru ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Omnibus Law on the Financial Sector menjadi topik yang turut disorot dalam dialog. Reformasi ini dianggap pondasi penting dalam menciptakan sistem keuangan yang tangguh, inklusif, dan mendukung ekonomi berkelanjutan.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Bahas Sinergi Kelembagaan dan Isu Global

APRA memberikan perhatian khusus terhadap koordinasi kelembagaan lintas sektor antara Indonesia dan Australia. Mereka membandingkan sinergi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan Council of Financial Regulators (CFR).

Koordinasi tersebut mencakup tanggap cepat terhadap tekanan pasar serta kesiapan menghadapi tantangan digital dan krisis iklim. Kedua pihak juga mendiskusikan pembelajaran dari masing-masing pengalaman regulasi dan penanganan stabilitas.

Selain itu, APRA juga mencermati respons Indonesia dalam menghadapi gejolak global, khususnya kebijakan tarif Amerika Serikat. Mereka mengapresiasi strategi Indonesia mendiversifikasi sumber investasi.

Dalam konteks itu, peluncuran instrumen Kangaroo Bond menjadi langkah diplomasi ekonomi yang dinilai strategis. APRA menilai, instrumen ini membuka pintu bagi investor Australia untuk menjajaki potensi yang lebih luas di Indonesia.

“Investor Australia secara fundamental memiliki kepercayaan terhadap kebijakan Indonesia karena potensi ekonominya yang besar,” ungkap salah satu pejabat APRA saat sesi diskusi tertutup.

Perkuat Pertukaran Pengetahuan dan Kebijakan Keuangan

Pertemuan juga menyepakati pentingnya peningkatan pertukaran pengetahuan dan kerja sama teknis antar kedua negara. Hal ini sejalan dengan semangat kolaborasi di era ketidakpastian global saat ini.

Kementerian Keuangan Indonesia melihat peluang besar dari model APRA dalam membentuk tata kelola keuangan yang tangguh. Model tersebut dianggap relevan untuk memperkuat integritas sektor keuangan domestik.

Dalam waktu dekat, kedua negara akan menindaklanjuti pertemuan ini dengan program pertukaran pegawai serta seminar bersama seputar risiko sistemik dan penguatan lembaga keuangan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan dan mendorong lahirnya kebijakan adaptif terhadap dinamika ekonomi global.

Pertemuan bilateral di Sydney ini menandai komitmen jangka panjang dalam membangun sistem keuangan regional yang lebih kuat dan terintegrasi.

Pertemuan bilateral antara Wamenkeu Thomas Djiwandono dan APRA menegaskan komitmen Indonesia-Australia untuk memperkuat kolaborasi sektor keuangan. Sinergi yang terbangun mencakup aspek teknis, kelembagaan, dan strategi menghadapi tekanan global.

Dialog tersebut juga memperlihatkan keseriusan Indonesia dalam membentuk ekosistem keuangan yang tahan krisis dan inklusif. Langkah ini selaras dengan tujuan jangka panjang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Dengan fondasi kerja sama yang kokoh, diharapkan Indonesia dan Australia dapat saling menguatkan menghadapi tantangan ekonomi regional maupun global yang semakin kompleks.(*)

Tags: APBNAPRAAustraliaCFR.dialog ekonomi bilateralekonomi Indonesiafinancial hubIndo-PasifikIndonesia Emas 2045investor Australiainvestor globalKangaroo BondKementerian Keuangankerja sama bilateralKSSKMacquarie BankNicholas MooreOmnibus Lawreformasi sektor keuangansektor keuanganSEZstabilitas keuanganSydneyThomas DjiwandonoWakil Menteri Keuangan
Post Sebelumnya

Dorong Investasi, RI-Australia Bahas Pusat Keuangan

Post Selanjutnya

Program Pegadaian Peduli Masjid Wujudkan Kota Berkelanjutan

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Program Pegadaian Peduli Masjid Wujudkan Kota Berkelanjutan

Program Pegadaian Peduli Masjid Wujudkan Kota Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.