EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS PERTANIAN
Kementerian Pertanian Dorong Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Swasembada Pangan

Foto: EKOIN.CO

Kementerian Pertanian Dorong Pemanfaatan Pupuk Organik untuk Swasembada Pangan

Kementerian Pertanian mendorong penggunaan pupuk organik berbasis teknologi fermentasi anaerob untuk mendukung swasembada pangan, sementara pupuk P11 salah satu solusi pupuk hayati organik yang efektif menyuburkan tanah dan meningkatkan hasil panen.

Ibhent oleh Ibhent
22 Januari 2025
Kategori PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi, EKOIN.CO – Dalam upaya mendukung swasembada pangan nasional, Kementerian Pertanian Republik Indonesia mendorong penggunaan pupuk organik berbasis Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Biogas. Program ini menjadi bagian dari visi besar Aswa Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Selain membantu menekan biaya produksi petani, pupuk organik juga memberikan solusi ramah lingkungan terhadap pencemaran yang disebabkan oleh penggunaan pupuk kimia.

Salah satu teknologi yang diunggulkan dalam pembuatan pupuk organik adalah fermentasi anaerob. Teknologi ini memungkinkan petani untuk memproduksi pupuk secara mandiri dengan kualitas yang baik. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Andi Nur Alam Syah, menjelaskan bahwa pupuk organik memiliki banyak manfaat bagi tanah dan tanaman. “Penggunaan pupuk organik tidak hanya mendukung keberlanjutan ekosistem, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang merusak lingkungan,” ujarnya seperti yang Portonews kutip dari laman tempo.co.

Fermentasi anaerob, menurut Andi, mampu mematikan bakteri patogen, meningkatkan kualitas nitrogen, dan menghasilkan mikroorganisme baik melalui tambahan Mikroorganisme Lokal (MOL). “Pupuk organik ini mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, sehingga mendukung pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” tambahnya.

Selain itu, teknologi UPPO Biogas juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan. “Kesadaran dan kemampuan menerapkan pertanian berkelanjutan adalah tanggung jawab bersama untuk generasi saat ini dan masa depan bangsa,” tutur Andi.

Foto: EKOIN.CO

Dukungan terhadap pertanian organik juga dilakukan oleh pihak swasta, seperti PT FK Medika, distributor alat kesehatan dan pupuk hayati organik. Melalui produk P11 Tani Makmur, perusahaan ini menawarkan pupuk hayati berbentuk cair yang efektif menyuburkan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, bunga, dan buah, serta meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama. Produk ini mengandung mikroorganisme seperti Azospirillum sp, Azotobacter sp, dan Bacillus sp, yang telah terbukti mendukung kesuburan tanah.

Berita Menarik Pilihan

Negara Gaji Petani, Mentan Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

Mentan Amran Gunakan Pendekatan Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana

Sebagai langkah praktis, PT FK Medika menyarankan penggunaan P11 Tani Makmur dilakukan sesuai kebutuhan lapangan, dengan waktu penyemprotan optimal di sore hari. Informasi lebih lanjut mengenai produk ini dapat diakses melalui situs resmi perusahaan, fkmedika. (*)

Tags: fkmedikaPT. FKMedikapupukpupuk cairpupuk p11pupuk pilar limaPupuk Tani Makmur
Post Sebelumnya

Hak Guna Bangunan di Pagar Laut Tangerang: Nama Nono Sampono Disebut. Kok Bisa?

Post Selanjutnya

Kasus Harun Masiku: Rumah Eks Wantimpres Jadi Fokus Penggeledahan KPK

Ibhent

Ibhent

Berita Terkait

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

Negara Gaji Petani, Mentan Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

oleh Noval Verdian
18 Januari 2026
0

“Petani bekerja di lahannya sendiri dan dibayar. Ini arahan Presiden untuk memastikan produksi pangan tetap terjaga sekaligus melindungi ekonomi petani,”...

Mentan Amran Gunakan Pendekatan Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana

Mentan Amran Gunakan Pendekatan Padat Karya untuk Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana

oleh Yudi Permana
17 Januari 2026
0

Lhokseumawe Aceh, Ekoin.co — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan penggunaan pendekatan padat karya dalam rehabilitasi sektor pertanian pasca bencana...

Prabowo Subianto Menolak Intervensi Politik Dalam Distribusi Pupuk

Prabowo Subianto Menolak Intervensi Politik Dalam Distribusi Pupuk

oleh Akmal Solihannoer
1 Oktober 2025
0

Jakarta,EKOIN.CO-Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menegaskan sikapnya terkait dugaan adanya kader partainya yang meminta proyek distribusi...

Bapanas Ingatkan Mutu Beras di Gudang Bulog Harus Cepat Dikeluarkan

Bapanas Ingatkan Mutu Beras di Gudang Bulog Harus Cepat Dikeluarkan

oleh Akmal Solihannoer
30 September 2025
0

Jakarta EKOIN.CO - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menegaskan pentingnya menjaga mutu beras dalam gudang Bulog agar...

Post Selanjutnya
Kasus Harun Masiku: Rumah Eks Wantimpres Jadi Fokus Penggeledahan KPK

Kasus Harun Masiku: Rumah Eks Wantimpres Jadi Fokus Penggeledahan KPK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.