EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Komisioner LMKN Suyud Margono: Royalti Musik Harus Dikelola Transparan dan Jadi Stimulus Kreativitas Pencipta

Komisioner LMKN Suyud Margono: Royalti Musik Harus Dikelola Transparan dan Jadi Stimulus Kreativitas Pencipta

Maykal oleh Maykal
8 Agustus 2025
Kategori BREAKING NEWS, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , – EKOIN – CO –  Anggota Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) periode 2025–2028, Dr. Suyud Margono, SH, MHum, FCIAArb, menegaskan bahwa keberadaan LMKN merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi hak cipta musik dan lagu, sekaligus memastikan royalti dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

Menurutnya, LMKN berperan penting untuk melakukan pengumpulan (collection) dan pendistribusian royalti secara adil kepada para pencipta dan pemilik hak terkait, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

“LMKN hadir untuk menjaga marwah karya cipta musik dan lagu, memastikan potensi ekonomi dari karya tersebut dapat dinikmati oleh pencipta maupun pemilik hak terkait. Prinsipnya adalah collect secara standar, transparan, dan didistribusikan tepat kepada yang berhak,” ujar Suyud di Jakarta, Kamis (…/8/2025).

Ia menjelaskan, sistem manajemen kolektif yang dijalankan LMKN berasal dari konsep collective management organization di mana para pengguna karya musik—baik restoran, kafe, hotel, event organizer, hingga penyelenggara pertunjukan—wajib membayar royalti jika menggunakan lagu yang dilindungi hak cipta. Pembayaran tersebut kemudian didistribusikan kepada pencipta atau pemilik hak terkait sesuai data penggunaan.

“Tidak ada yang gratis. Royalti adalah hak ekonomi pencipta. Negara hadir melalui LMKN untuk memastikan pengguna membayar secara adil, dan pencipta menerima manfaatnya,” tegasnya.

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Terkait keraguan publik atas pengelolaan royalti di masa lalu, Suyud menekankan bahwa jajaran komisioner baru berkomitmen membangun tata kelola yang transparan, akuntabel, dan sesuai pedoman pemungutan dan distribusi.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa LMKN adalah ekosistem yang sehat bagi ekonomi kreatif. Royalti yang terkumpul akan didistribusikan dengan benar, sehingga menjadi stimulus bagi para pencipta untuk terus berkarya,” jelasnya.

Suyud juga menambahkan, penguatan sistem pembayaran royalti tidak hanya memberi manfaat bagi pencipta, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan industri kreatif. “Ketika ada konser atau pertunjukan, bukan hanya musisi yang diuntungkan, tetapi juga sektor pendukung seperti pariwisata, perhotelan, dan kuliner. Inilah ekosistem ekonomi kreatif yang harus kita jaga,” pungkasnya.

Post Sebelumnya

Panglima TNI dan Menhan RI Tinjau Geladi Bersih Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Post Selanjutnya

Gudang Oplosan yang Viral Diperiksa, Hasil Penggeledahan Mengejutkan

Maykal

Maykal

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendesak pemerintah agar tidak menganaktirikan guru honorer di tengah masifnya pengangkatan PPPK untuk tenaga teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prioritas Terbelah: Program Makan Bergizi Mulus ke PPPK, Nasib Guru Honorer Masih ‘Digantung’ Anggaran

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

Menurutnya, kepastian hukum penting agar guru dapat menjalankan tugas tanpa tekanan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan secara bertahap. Ia mencontohkan...

Post Selanjutnya
Gudang Oplosan yang Viral Diperiksa, Hasil Penggeledahan Mengejutkan

Gudang Oplosan yang Viral Diperiksa, Hasil Penggeledahan Mengejutkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.