EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Gelombang Demo Dunia Dukung Gaza Aksi Massa Global Hentikan Perang

Gelombang Demo Dunia Dukung Gaza Aksi Massa Global Hentikan Perang

Ratusan ribu orang di berbagai negara turun ke jalan menuntut diakhirinya perang di Gaza. Aksi global ini menyerukan gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

RABAT, EKOIN.CO – Ratusan ribu warga dunia tumpah ruah di berbagai kota pada Minggu (10/8), menggelar aksi demonstrasi besar-besaran menuntut diakhirinya perang Israel di Gaza serta membuka jalur bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Seruan ini menggema di pusat-pusat kota di kawasan Arab hingga Eropa, memperlihatkan solidaritas lintas benua terhadap penderitaan warga sipil.
(Baca Juga : Demo Solidaritas Palestina)

Aksi yang dipenuhi yel-yel “Free Palestine” itu bukan hanya menjadi protes atas kekerasan bersenjata, tetapi juga sebagai simbol perlawanan terhadap kebijakan pengungsian paksa, kelaparan, dan blokade yang disebut-sebut diberlakukan Israel di wilayah Gaza. Massa dari berbagai latar belakang turun ke jalan dengan spanduk, bendera Palestina, dan simbol-simbol perdamaian.

Gelombang Protes dari Rabat hingga Amsterdam

Di Maroko, ribuan warga memadati jalanan Rabat dan Agadir, membawa poster besar bertuliskan dukungan untuk Palestina. Mereka menolak kebijakan yang mengakibatkan pengungsian massal serta memburuknya krisis pangan di Gaza. Sementara itu di Tunisia, kerumunan massa berkumpul di alun-alun utama ibu kota dengan orasi yang mengecam agresi Israel.
(Baca Juga : Aksi Tunisia Bela Gaza)

Di Istanbul, Turki, ribuan pengunjuk rasa menuntut diakhirinya pengepungan yang membuat pasokan makanan, air, dan obat-obatan di Gaza semakin menipis. Di Amsterdam, Belanda, massa memadati pusat kota sambil menyerukan sanksi internasional terhadap Israel dan mendesak pemutusan hubungan politik serta militer.

Dukungan Eropa terhadap Gencatan Senjata di Gaza

Dari Swedia, seruan gencatan senjata penuh terdengar lantang. Warga di sana mendorong boikot terhadap produk yang memiliki kaitan langsung dengan Israel sebagai bentuk tekanan ekonomi. Pesan yang mereka bawa jelas: hentikan perang dan buka akses penuh untuk bantuan kemanusiaan di Gaza.
(Baca Juga : Seruan Boikot Produk Israel)

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Aksi unik dilakukan di Jenewa, Swiss, di mana ribuan orang memukul panci kosong secara bersamaan. Bunyi dentingan menjadi simbol perlawanan terhadap kelaparan yang dialami warga Gaza akibat blokade berkepanjangan. Simbol ini dianggap efektif untuk menarik perhatian dunia terhadap krisis pangan yang semakin parah.

Sementara di Berlin, Jerman, dan Oslo, Norwegia, aksi serupa digelar dengan pesan yang sama: hentikan perang, cabut blokade, dan buka jalur bantuan. Demonstran membawa lilin sebagai tanda belasungkawa bagi korban tewas, sekaligus harapan akan perdamaian di Gaza.
(Baca Juga : Gelombang Protes Eropa untuk Gaza)

Pesan Kemanusiaan Menggema di Dunia

Para peserta aksi menegaskan bahwa isu Gaza adalah masalah kemanusiaan global yang memerlukan respon cepat. Di berbagai kota, organisasi kemanusiaan turut hadir untuk menggalang donasi dan mengedukasi publik tentang situasi di lapangan. Pidato-pidato yang disampaikan dalam demonstrasi itu banyak menyoroti penderitaan anak-anak dan perempuan.

Bagi banyak pengunjuk rasa, kehadiran mereka di jalanan adalah bentuk kepedulian yang tidak bisa lagi dibungkam. Mereka percaya, tekanan publik dapat mendorong pemerintah negara-negara besar untuk mengambil langkah diplomatik yang lebih tegas.

Di Rabat, seorang aktivis kemanusiaan menyatakan, “Kita tidak bisa tinggal diam saat melihat anak-anak kelaparan di Gaza. Dunia harus bertindak sekarang.” Pernyataan ini mendapat tepuk tangan panjang dari massa yang hadir.

Tekanan Politik Internasional

Pengamat politik menilai, rangkaian demonstrasi ini berpotensi menjadi tekanan diplomatik terhadap negara-negara yang selama ini pasif terhadap konflik Gaza. Suara publik yang masif dapat mempengaruhi kebijakan luar negeri, terutama di negara-negara Eropa yang memiliki hubungan dagang dan militer dengan Israel.

Bahkan, beberapa pemerintah mulai menghadapi desakan internal dari parlemen dan masyarakat sipil untuk meninjau kembali kerja sama dengan Israel. Desakan ini tidak hanya terkait sanksi politik, tetapi juga penghentian ekspor senjata yang dinilai memperburuk konflik di Gaza.
(Baca Juga : Dukung Sanksi untuk Israel)

Aksi yang terkoordinasi lintas negara ini menunjukkan bahwa teknologi informasi berperan penting dalam mobilisasi massa. Media sosial digunakan secara intensif untuk mengatur titik kumpul, menyebarkan poster digital, dan memperbarui situasi terkini di Gaza.

Solidaritas yang Melampaui Batas

Di antara kerumunan, terlihat perpaduan unik dari berbagai bahasa, etnis, dan agama. Muslim, Kristen, Yahudi anti-perang, hingga kelompok sekuler berbaur dalam satu tujuan: mendesak perdamaian untuk Gaza. Beberapa komunitas diaspora Palestina membawa kisah keluarga mereka yang terdampak langsung, menambah emosi dalam setiap orasi.

Solidaritas global ini memberi pesan bahwa perjuangan kemanusiaan tidak mengenal batas geografis. Dari Rabat hingga Oslo, dari Istanbul hingga Amsterdam, dukungan untuk Gaza terus mengalir dan menciptakan jaringan internasional yang saling menguatkan.


Gelombang protes global untuk menghentikan perang di Gaza memperlihatkan kekuatan solidaritas lintas negara. Aksi ini bukan hanya simbol kepedulian, tetapi juga instrumen tekanan politik yang nyata.

Dukungan dari berbagai kota besar di Arab dan Eropa menegaskan bahwa penderitaan warga Gaza telah menjadi isu kemanusiaan dunia yang memerlukan tindakan segera.

Pesan yang dibawa massa jelas: hentikan kekerasan, buka akses bantuan, dan pulihkan hak hidup warga sipil.

Jika aksi-aksi ini terus berlanjut, tekanan publik dapat memaksa pemimpin dunia mengambil langkah yang lebih berani dalam diplomasi internasional terkait konflik Gaza.

Solidaritas yang terbentuk di jalanan dunia diharapkan menjadi energi kolektif untuk mewujudkan perdamaian yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Palestina. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: aksi internasionaldemo globalgencatan senjataperang Israelsolidaritas Palestina
Post Sebelumnya

Rudal Balistik KHAN di Kaltim, Indonesia Jadi Pemicu Perlombaan Senjata Bikin Cemas ASEAN

Post Selanjutnya

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Maaf atas Pernyataan Viral Soal Tanah Telantar

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Maaf atas Pernyataan Viral Soal Tanah Telantar

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Maaf atas Pernyataan Viral Soal Tanah Telantar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.