EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Pajak Rakyat Naik, DPR Panen Besar Kinerja DPR Dipertanyakan

Pajak Rakyat Naik, DPR Panen Besar Kinerja DPR Dipertanyakan

DPR mendapat Rp3 juta per hari, rakyat terbebani pajak. Kritik keras muncul soal manfaat pajak bagi publik.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
17 Agustus 2025
Kategori NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Polemik kenaikan gaji anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali mencuat ke ruang publik usai pernyataan kontroversial yang memicu kritik keras. Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia ke-80, gaji anggota DPR disebut menembus Rp100 juta per bulan atau setara Rp3 juta per hari. Kondisi ini menuai sorotan, terutama karena rakyat masih dibebani kenaikan pajak yang signifikan. Gabung WA Channel EKOIN di sini.

Pajak dan Gaji DPR Jadi Sorotan

Pegiat media sosial Herwin Sudikta melontarkan kritik tajam atas fenomena ini. Ia menegaskan bahwa pertanyaan utama yang harus dijawab para wakil rakyat adalah apa yang didapatkan masyarakat dari investasi besar melalui pajak yang dibayar.

“Pertanyaan sederhana, apa yang rakyat dapat dari investasi ini?” ujarnya kepada fajar.co.id, Minggu (17/8/2025).

Herwin menyinggung situasi rakyat yang semakin sulit, dengan beban pajak yang terus meningkat sementara akses pekerjaan kian sempit akibat maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, kondisi ini menimbulkan ketidakadilan karena kesejahteraan anggota DPR justru melonjak tajam.

Ia menambahkan, kenaikan pajak berimbas langsung pada harga kebutuhan pokok yang melonjak, sementara layanan publik yang seharusnya ditingkatkan masih jauh dari harapan. “Rakyat dipaksa bayar pajak makin tinggi yang bikin harga kebutuhan meroket tapi layanan publik compang-camping,” tegasnya.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Kinerja DPR Dipertanyakan

Selain soal pajak, Herwin juga menyoroti produktivitas DPR yang dinilainya jauh dari maksimal. Menurutnya, kondisi kursi rapat yang sering kosong serta minimnya produk legislasi yang dihasilkan menjadi masalah mendasar.

“Kursi rapat kosong. Produk legislasi minim. UU yang lahir sering kontroversial,” ungkapnya. Ia bahkan menegaskan bahwa jika anggota DPR bekerja di perusahaan swasta, maka kinerja mereka sudah lama tidak bisa ditoleransi.

“Kalau ini perusahaan swasta, ini contoh karyawan yang sudah lama di-PHK,” ucap Herwin.

Sebelumnya, perdebatan tentang gaji DPR ini makin ramai setelah Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, secara terbuka menyebutkan besaran take home pay anggota dewan kini lebih dari Rp100 juta per bulan. Menurutnya, kenaikan ini terjadi karena adanya tunjangan tambahan sekitar Rp50 juta sebagai pengganti rumah dinas yang sudah tidak lagi disediakan.

“Kan, tidak dapat rumah. Dapat rumah itu tambah Rp50 juta. Jadi take home pay itu lebih dari Rp100 juta, so what gitu loh,” katanya pada Minggu (17/8/2025).

Pernyataan tersebut diungkapkan Hasanuddin sebagai respons atas komentar Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Golkar, Zulfikar Arse Sadikin, yang menyinggung sulitnya mencari uang halal di dunia politik.

Hasanuddin menyatakan penghasilan anggota DPR saat ini sudah lebih dari cukup, bahkan jika dihitung harian bisa mencapai Rp3 juta. “Bayangkan aja kalau dibagi Rp3 juta, bayangkan kalau dengan, mohon maaf ya, dengan wartawan sehari berapa ya? Iya. Saya sudah bersyukur saya, buat saya. Bersyukur sekali,” ucapnya.

Lebih jauh, Hasanuddin menegaskan bahwa tidak ada yang perlu ditutupi soal gaji DPR. Baginya, apa yang diterima para anggota dewan sepenuhnya bersumber dari uang rakyat. “Terus disebut, wah buka rahasia, ya enggak lah, uang duit kalian juga itu,” tambahnya.

Pernyataan terbuka ini sekaligus menguak betapa besar kontras antara beban rakyat yang semakin tinggi dengan kenyamanan yang diperoleh wakil rakyat. Polemik pajak dan gaji DPR pun diperkirakan akan terus memicu perdebatan panjang, terutama menjelang agenda politik nasional berikutnya.

Kenaikan gaji DPR hingga Rp100 juta per bulan atau Rp3 juta per hari menimbulkan sorotan tajam karena bersamaan dengan kenaikan pajak yang memberatkan rakyat.

Kritik keras datang dari Herwin Sudikta yang menuntut akuntabilitas wakil rakyat terkait manfaat nyata bagi masyarakat.

Kinerja DPR yang dinilai lemah dalam legislasi dan sering kosong saat rapat menambah ketidakpuasan publik.

Di sisi lain, pernyataan TB Hasanuddin mempertegas bahwa gaji besar itu memang nyata adanya, dan berasal dari pajak rakyat.

Kesenjangan antara beban rakyat dan kenyamanan DPR diprediksi akan menjadi isu panas ke depan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: DPRgaji DPRkinerja DPRlegislasipajakrakyat
Post Sebelumnya

Puan Ingatkan Beban Negara dari Kepentingan Sesaat

Post Selanjutnya

Skyfall, Rudal Nuklir Rusia yang Ditakuti Dunia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Skyfall, Rudal Nuklir Rusia yang Ditakuti Dunia

Skyfall, Rudal Nuklir Rusia yang Ditakuti Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.