EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Polemik Bendera Palestina di Stroud Inggris

Polemik Bendera Palestina di Stroud Inggris

Dale Vince menegaskan bendera Palestina adalah simbol solidaritas, bukan dukungan terhadap Hamas. UKLFI dinilai berperan di balik tekanan hukum atas pengibaran bendera Palestina

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
17 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

STROUD, INGGRIS EKOIN.CO – Taipan energi hijau asal Inggris, Dale Vince, menegaskan dirinya akan tetap mengibarkan bendera Palestina di kantor pusat perusahaannya di Stroud, Gloucestershire, meski mendapat tekanan dari Dewan Distrik setempat. Polemik ini muncul setelah sejumlah pengacara pro-Israel yang tergabung dalam UK Lawyers for Israel (UKLFI) disebut ikut mendorong pemerintah daerah untuk melarang pengibaran bendera tersebut. Gabung WA Channel EKOIN di sini.

Bendera Palestina dan Polemik Legalitas

Vince menyebut bendera Palestina adalah simbol nasional yang sah karena telah diakui oleh 147 negara, sehingga menurutnya tidak memerlukan izin khusus untuk dikibarkan. Ia menolak pandangan Dewan Distrik Stroud yang menilai pengibaran bendera itu sebagai bentuk “iklan” alih-alih simbol kenegaraan.

“Tidak ada yang pernah diminta untuk menurunkan bendera Ukraina. Dengan Palestina, situasinya berbeda dan sebagian besar disebabkan oleh sekelompok pengacara bayangan yang bertindak untuk Israel,” tulis Vince di media lokal, Stroud Times.

Ia menilai kelompok pengacara tersebut kerap menekan dewan kota maupun lembaga lain untuk membatasi simbol solidaritas terhadap Palestina. “Mereka mengirim surat ancaman kepada orang-orang yang melakukan hal-hal tidak bersalah seperti mengibarkan bendera, memakai lencana pin, dan hal-hal semacam itu,” ujarnya.

Menurut Vince, langkah UKLFI merupakan bentuk pembatasan kebebasan berekspresi. Ia bahkan menuding kelompok tersebut bertindak “atas nama kekuatan asing” dengan cara mengintimidasi pemerintah daerah di Inggris.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Solidaritas dan Kritik Keras Vince

Dale Vince menegaskan bahwa bendera Palestina dikibarkan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, bukan dukungan terhadap organisasi tertentu. “Ini bukan bendera Hamas, dan ini adalah bayang-bayang yang digunakan oleh UK Lawyers for Israel, yang mencampuradukkan bendera suatu negara dengan bendera organisasi teroris,” katanya.

Ia juga menyoroti situasi kemanusiaan di Gaza. “Apa yang terjadi dalam dua tahun terakhir ini sungguh luar biasa. Ini genosida, pembersihan etnis, tindakan barbarisme harian terhadap warga sipil, kelaparan massal yang dialami jutaan orang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Vince menambahkan: “Jelas apa yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober (2023) adalah kekejaman, tetapi kekejaman yang dibalasnya terhadap Palestina dalam dua tahun terakhir sungguh di luar nalar. Ini sungguh buruk dan ini dilakukan oleh negara demokrasi yang kita sebut sekutu, bukan oleh organisasi teroris yang dikenal sebagai Hamas.”

Ia menegaskan, tak ada alasan bagi warga Israel merasa terancam hanya karena melihat bendera Palestina. “Saya rasa siapa pun yang berkebangsaan Israel tidak seharusnya merasa terancam hanya dengan melihat bendera Palestina. Saya tidak mengerti itu,” tegasnya.

Terpisah, UKLFI menyatakan bahwa mereka hanyalah asosiasi pengacara sukarela yang berfokus pada penerapan hukum untuk melawan boikot dan diskriminasi terhadap warga Israel. Tahun lalu, kelompok ini pernah berhasil menekan London Borough of Tower Hamlets agar menurunkan bendera Palestina dari gedung pemerintah daerah.

Dewan Distrik Stroud sendiri menyebut langkah mereka diambil karena adanya keluhan masyarakat. “Kami diwajibkan untuk meminta nasihat hukum terkait masalah tersebut,” ujar seorang juru bicara dewan.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan bahwa negaranya akan mengakui Palestina di PBB pada bulan depan, kecuali tercapai gencatan senjata di Gaza sebelum itu dengan komitmen menuju solusi dua negara.


Polemik pengibaran bendera Palestina di Inggris mencerminkan tarik ulur antara ekspresi solidaritas kemanusiaan dan tekanan politik yang melibatkan kelompok hukum pro-Israel. Kasus Dale Vince menjadi sorotan karena mengangkat isu kebebasan berekspresi di ruang publik.

Pemerintah daerah sebaiknya menempuh pendekatan dialogis dalam menanggapi simbol solidaritas seperti bendera, tanpa serta-merta tunduk pada tekanan politik. Dengan begitu, hak masyarakat untuk menyuarakan kepedulian kemanusiaan tetap terjamin, sementara sensitivitas diplomatik juga diperhatikan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: bendera PalestinaDale VinceGazaInggrissolidaritasUKLFI
Post Sebelumnya

Jet F-22 Kawal Pesawat Putin di Alaska

Post Selanjutnya

Biarawati AS Ungkap Realitas Palestina dan Hamas

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Biarawati AS Ungkap Realitas Palestina dan Hamas

Biarawati AS Ungkap Realitas Palestina dan Hamas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.