EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Diakuisisi Pertamina, Laba Perusahaan Energi Filipina Meroket

Diakuisisi Pertamina, Laba Perusahaan Energi Filipina Meroket

Akuisisi 20% saham Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) oleh PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) pada 18 Juni 2025, membawa dampak signifikan berupa lonjakan laba bersih CREC sebesar 38% pada semester I tahun ini.

Ray oleh Ray
19 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, ENERGI, INDUSTRI, INTERNASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Perusahaan energi terbarukan asal Filipina, Citicore Renewable Energy Corporation (CREC), mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 38% pada semester I-2025. Perolehan ini terjadi setelah PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) melakukan akuisisi saham sebesar 20% pada 18 Juni 2025.

Lonjakan kinerja keuangan CREC disambut baik oleh pasar modal Filipina. Hal tersebut tercermin dari pergerakan harga saham CREC yang mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, harga saham CREC per lembar dibuka di angka ₱ 3,24 pada awal tahun 2025, sebelum kemudian meningkat menjadi ₱ 4,01 di akhir Juni 2025. Peningkatan positif ini terus berlanjut hingga penutupan pasar Jumat, 15 Agustus 2025, saat harga saham menyentuh ₱ 4,21 per lembar. Dengan demikian, saham CREC telah meningkat 30% sejak awal tahun.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, CEO PNRE, John Anis, mengungkapkan bahwa investasi di CREC merupakan keputusan yang tepat. Ia menambahkan bahwa perolehan positif ini menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tersebut memiliki daya saing tinggi.

“Capaian tersebut menunjukkan CREC sebagai perusahaan yang tidak hanya sehat, tapi juga memiliki daya saing yang tinggi dan potensi pertumbuhan bisnis yang besar,” kata John Anis.

Capaian keuangan CREC pada semester I tahun ini menunjukkan pendapatan mencapai ₱ 2,66 miliar atau sekitar Rp 755,44 miliar, naik 28% dari periode yang sama tahun lalu. Selain itu, EBITDA perusahaan juga meningkat 22%, mencapai ₱ 932 juta atau setara Rp 264,69 miliar. Pada saat bersamaan, laba bersih CREC melonjak 38% menjadi ₱ 630 juta atau setara Rp 178,92 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan listrik, di mana CREC menjadi pilihan menarik bagi konsumen industri di Filipina.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Sebagai dampak dari kerja sama strategis ini, Pertamina NRE berhasil menambah kapasitas energi terbarukan terpasang hingga 2.842 MW pada semester I tahun ini, meningkat 14% dari periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, CREC berkomitmen untuk mencapai target penambahan kapasitas terpasang sebesar 5 GW dalam 5 tahun ke depan, dengan 1 GW pertama akan terealisasi di tahun ini. Di sisi lain, melalui kolaborasi ini, CREC juga mendapatkan akses untuk melakukan investasi bersama di sektor energi terbarukan di Indonesia.

Tags: akuisisi sahamCiticore Renewable Energy Corporationenergi terbarukanFilipinainvestasiJohn Anislaba perusahaanlaporan keuanganPertamina NREsaham energi
Post Sebelumnya

Semen UltraPro Dukung Tol Atas Laut Semarang

Post Selanjutnya

Tol IKN Seksi 3A Rampung, Waktu Tempuh Balikpapan-IKN Terpangkas Drastis

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Tol IKN Seksi 3A Rampung, Waktu Tempuh Balikpapan-IKN Terpangkas Drastis

Tol IKN Seksi 3A Rampung, Waktu Tempuh Balikpapan-IKN Terpangkas Drastis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.