EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Riset di Selandia Baru Ungkap Hidup Sederhana Kunci Kebahagiaan Sejati

Sustainable lifestyle, thrifting and upcycling concept.

Riset di Selandia Baru Ungkap Hidup Sederhana Kunci Kebahagiaan Sejati

Riset yang dipimpin oleh Profesor Rob Aitken dari University of Otago, Selandia Baru, menunjukkan bahwa orang yang memilih gaya hidup sederhana secara sukarela lebih bahagia dan puas.

Ray oleh Ray
21 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, HIKMAH, KEUANGAN, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Di tengah gempuran gaya hidup serba mewah yang terus-menerus disajikan, sebuah riset ilmiah terbaru justru mematahkan anggapan bahwa kekayaan identik dengan kebahagiaan. Penelitian ini menunjukkan, mereka yang memilih hidup sederhana secara sukarela justru merasa lebih bahagia dan puas dengan kehidupannya. Temuan ini menantang narasi yang selama ini beredar, di mana kebahagiaan seringkali disamakan dengan tingkat pendapatan dan jumlah aset yang dimiliki.

Penelitian ini dilakukan di University of Otago, Selandia Baru, dengan dipimpin langsung oleh Profesor Rob Aitken. Hasilnya, mereka yang menerapkan gaya hidup sederhana secara sukarela ternyata memiliki tingkat kebahagiaan (wellbeing) yang lebih tinggi, baik dari sisi hedonis maupun eudaimonis. Secara lebih rinci, hedonic wellbeing mengacu pada perasaan senang dan kepuasan hidup, sementara eudaimonic wellbeing berkaitan erat dengan tujuan hidup, pertumbuhan diri, serta hidup yang selaras dengan nilai-nilai pribadi.

Menurut Aitken, hidup sederhana bukanlah tentang pengorbanan materi. Alih-alih demikian, ia menjelaskan bahwa, “Hidup sederhana bukan soal pengorbanan materi, melainkan bagaimana pemenuhan kebutuhan psikologis dan emosional dapat tercapai lewat hubungan sosial, koneksi, keterlibatan komunitas, serta rasa hidup yang bermakna.”

Hasil riset ini juga memvalidasi skala kesederhanaan terbaru, dan menemukan bahwa keterkaitan antara gaya hidup ini dengan kebahagiaan tetap kuat, bahkan setelah memperhitungkan faktor demografis seperti usia, pendapatan, dan gender. Saat rutinitas sehari-hari diarahkan untuk meningkatkan interaksi, saling membantu, hingga partisipasi dalam masyarakat, kesejahteraan seseorang terbukti ikut meningkat. Ini terjadi bukan karena jumlah barang yang berkurang, melainkan karena waktu, perhatian, dan uang dapat dialihkan ke hal-hal yang memiliki nilai lebih.

Fakta ini diperkuat oleh studi psikologi lain yang juga mendukung temuan tersebut. Sebuah meta-analisis dari 259 sampel menemukan bahwa nilai materialisme yang kuat secara konsisten berhubungan dengan tingkat kebahagiaan pribadi yang lebih rendah, termasuk dalam hal kepuasan hidup dan vitalitas.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Dengan demikian, saat seseorang mengurangi fokus pada harta benda dan lebih mengedepankan hubungan serta pengembangan diri, tingkat kebahagiaan justru meningkat. Alih-alih berfokus pada konsumsi berlebih, praktik sederhana seperti kebun komunitas, berbagi sumber daya, atau membeli produk lokal dapat meningkatkan ikatan sosial sekaligus menekan konsumsi. Analisis lanjutan pun menunjukkan bahwa mengurangi prioritas materialisme dapat membantu meningkatkan kesejahteraan. Ketika seseorang mengalihkan fokus pada hubungan dan kompetensi diri, mereka cenderung melaporkan peningkatan kesejahteraan yang sejalan dengan jalur sosial dan nilai-nilai yang ditemukan dalam penelitian Otago.

Tags: gaya hidup sederhanahidup bermaknahubungan sosialkebahagiaankesejahteraanmaterialismenilai personalProfesor Rob AitkenpsikologirisetSelandia BaruUniversity of Otago
Post Sebelumnya

Thailand Beri Tiket Pesawat Gratis untuk 200 Ribu Turis Mancanegara

Post Selanjutnya

Tiga Penghargaan Internasional untuk BRI Group

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
BRI Masuk TOP 5 Perusahaan Publik ASEAN

Tiga Penghargaan Internasional untuk BRI Group

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.