EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Harga Beras Turun, Stok Aman 2025 Pemerintah Pastikan Persediaan Beras Terkendali

Harga Beras Turun, Stok Aman 2025 Pemerintah Pastikan Persediaan Beras Terkendali

Harga beras turun berkat operasi pasar intensif. Stok beras nasional dipastikan aman hingga akhir 2025.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
22 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA EKOIN.CO – Harga beras mulai menunjukkan tren penurunan setelah pemerintah gencar melakukan operasi pasar. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan distribusi beras yang mencapai 6.000 ton per hari sudah berdampak pada stabilitas harga di sejumlah wilayah. Ia menegaskan stok beras dipastikan aman hingga akhir 2025. Gabung WA Channel EKOIN di sini.

Harga Beras Turun di Sejumlah Daerah

Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen, Kamis (21/8), Amran menyebut penurunan harga beras sudah terjadi di 13 provinsi. Hal ini ditopang oleh operasi pasar beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang mencapai 1,3 juta ton.

“Kita operasi pasar sekarang sudah mencapai 6.000 ton per hari, sekarang sudah terjadi penurunan harga. Insyaallah ke depan, stok yang kita siapkan tertinggi, SPHP 1,3 juta ton yang sebelumnya tidak pernah terjadi. Ini telah terjadi penurunan beras di 13 provinsi. Kita akan lakukan sampai Desember rencana kita, terus-menerus karena stok kita cukup besar,” ujar Amran.

Ia menambahkan, strategi pemerintah adalah memaksimalkan penyaluran beras dengan usia simpan lebih lama. Tujuannya agar stok pada akhir tahun nanti sebagian besar berasal dari produksi dalam negeri.

“Bahwasanya stok yang umurnya agak tinggi ini yang kita habiskan. Sehingga stok di akhir tahun nanti produksi dalam negeri, tidak ada beras impor, dan berasnya masih segar,” jelas Amran.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Dengan langkah tersebut, diharapkan harga beras terus menurun secara bertahap dan tetap terjaga stabil dalam jangka panjang.

Stok Beras Aman hingga Akhir 2025

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa ketersediaan pangan strategis, khususnya beras, masih sangat aman hingga akhir 2025.

“Berdasarkan proyeksi Neraca Pangan Nasional periode Januari-Desember 2025, ketersediaan pokok pangan strategis secara umum diproyeksikan cukup dan aman sampai akhir tahun 2025,” kata Arief.

Ia menyebut, produksi beras pada 2025 diproyeksikan mencapai 31,37 juta ton dengan konsumsi sebesar 30,97 juta ton. Dengan demikian, neraca beras akhir tahun diperkirakan berada di kisaran 9,33 juta ton.

Arief menjelaskan, jika target tanam satu juta hektare per bulan bisa tercapai, produksi beras nasional dapat menembus 2,5 juta ton setiap bulan. Namun, pada periode November hingga Januari biasanya produksi turun di bawah 1,5 juta ton per bulan.

Berdasarkan data per 20 Agustus 2025, stok beras Perum Bulog tercatat sebesar 3,93 juta ton. Dari jumlah itu, 1,07 juta ton berasal dari pengadaan luar negeri dengan usia simpan lebih dari empat bulan, sedangkan 2,83 juta ton lainnya dari pengadaan dalam negeri.

Menariknya, dari total stok dalam negeri, 1,46 juta ton berusia lebih dari empat bulan. Kendati demikian, pemerintah tetap menekankan agar stok akhir tahun lebih banyak didominasi beras segar hasil produksi petani lokal.

Dengan skema distribusi dan ketersediaan stok tersebut, pemerintah optimistis harga beras dapat terus terkendali. Arief menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan pasokan beras hingga tahun depan.

Dalam proyeksi itu, keseimbangan antara produksi dan konsumsi dipandang cukup untuk menjaga stabilitas pangan. Pemerintah pun terus memantau dinamika harga beras di pasar agar tetap sejalan dengan target inflasi.

Ketersediaan beras dalam jumlah besar juga diharapkan memberikan ruang aman bagi masyarakat menjelang periode akhir tahun yang biasanya terjadi lonjakan konsumsi.

Secara keseluruhan, penurunan harga beras yang sudah mulai terasa di sejumlah daerah dipandang sebagai bukti nyata dari keberhasilan operasi pasar yang digencarkan pemerintah.

Dengan strategi pengelolaan stok dan proyeksi produksi yang jelas, pemerintah memastikan kebutuhan beras nasional tetap aman, sekaligus menjaga harga tetap stabil hingga akhir 2025.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Bapanas telah memastikan pasokan beras nasional dalam kondisi aman. Distribusi beras mencapai ribuan ton per hari memberi dampak nyata pada turunnya harga di pasar.

Kebijakan operasi pasar yang diperluas hingga Desember menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas. Stok yang dikelola juga diarahkan agar lebih banyak didominasi beras segar dari produksi lokal.

Dengan proyeksi produksi yang lebih besar daripada konsumsi, ketersediaan beras diperkirakan mencukupi hingga akhir 2025. Bulog pun mencatat stok mendekati empat juta ton.

Langkah konsolidasi antara kementerian, lembaga, dan Bulog menunjukkan komitmen menjaga kestabilan pangan nasional. Situasi ini diharapkan mampu menekan inflasi pangan yang kerap terjadi akibat kenaikan harga beras.

Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan bijak dalam membeli beras, karena stok tersedia dalam jumlah aman dan harga dipastikan stabil hingga tahun depan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BerasBulogharga berasoperasi pasarPemerintahStok beras
Post Sebelumnya

Titiek Desak Bulog Keluarkan Stok Beras Lama Segera Didistribusikan

Post Selanjutnya

Chery Perluas Jaringan dengan Grand Opening Dealer Kudus

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Chery Perluas Jaringan dengan Grand Opening Dealer Kudus

Chery Perluas Jaringan dengan Grand Opening Dealer Kudus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.