EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
korupsi pemberian kredit

Kasus Kredit Bermasalah Sritex Menyeret Banyak Pihak

Pemeriksaan 8 saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit PT Sritex bertujuan memperkuat bukti dan melengkapi berkas perkara. Kasus ini menjadi bukti komitmen Kejaksaan Agung dalam memberantas kejahatan ekonomi yang merugikan keuangan negara.

Ibnu Gozali oleh Ibnu Gozali
22 Agustus 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Jaksa Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) kembali bergerak. Kali ini, delapan saksi diperiksa terkait dugaan korupsi dalam pemberian kredit kepada PT Sritex dan anak perusahaannya. Pemeriksaan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat bukti dan melengkapi berkas perkara, yang melibatkan sejumlah bank daerah serta tersangka berinisial ISL.

Penyidikan ini berfokus pada pemberian kredit oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT Bank DKI, serta Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk. (PT Sritex) dan entitas anak usahanya. Upaya hukum ini terus berlanjut guna mengungkap semua pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit ini.

Delapan saksi yang diperiksa berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari analis kredit, manajemen bank, hingga pihak swasta. Mereka adalah TAS, seorang Analis Kredit Korporasi Surakarta pada Bank Jateng; HW, Partner Corporate Finance di Ernest & Young; GP, SEVP Kredit Bank Risk pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten; TS, Direktur Operasional 2019-2025; RM, Komite Pemutus; DS, Pemimpin Divisi LC 2 BNI; DP, Relationship Manager BNI; dan SLT, Direktur PT Lotus.

Pemeriksaan ini tidak hanya menyasar pihak internal bank, tetapi juga melibatkan pihak eksternal yang diduga memiliki peran dalam proses pemberian kredit yang bermasalah tersebut. Keterangan dari para saksi ini diharapkan bisa membuka tabir lebih lebar mengenai mekanisme dan penyimpangan yang terjadi.

Tim penyidik bergerak secara sistematis, mengumpulkan kepingan-kepingan informasi dari setiap saksi untuk membangun gambaran utuh kasus. Keterangan yang diperoleh dari setiap individu sangat krusial dalam menentukan arah penyidikan selanjutnya, sekaligus memastikan tidak ada celah yang luput dari pengawasan hukum.

Berita Menarik Pilihan

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

Pemeriksaan kasus dugaan korupsi pemberian kredit ini menunjukkan komitmen Kejaksaan Agung dalam memberantas kejahatan ekonomi yang merugikan keuangan negara. Kerugian yang ditimbulkan dari kasus semacam ini tidak hanya berdampak pada satu entitas, tetapi juga bisa mengguncang stabilitas perbankan dan perekonomian secara keseluruhan.

Mengungkap Peran Berbagai Pihak dalam Dugaan Korupsi Pemberian Kredit

Dalam kasus ini, peran para saksi sangat beragam. Mulai dari mereka yang terlibat langsung dalam analisis dan persetujuan kredit, hingga pihak ketiga yang diduga terkait dalam proses transaksi. Misalnya, Analis Kredit Korporasi pada Bank Jateng dan SEVP Kredit Bank Risk pada Bank BJB yang tentu saja memiliki peran sentral dalam proses permohonan dan persetujuan kredit.

Demikian pula dengan para komite pemutus dan direktur operasional, yang merupakan pihak kunci dalam pengambilan keputusan. Pemeriksaan terhadap mereka bertujuan untuk memahami bagaimana standar operasional prosedur (SOP) dilanggar atau dimanipulasi, sehingga kredit yang seharusnya tidak diberikan justru mengalir ke PT Sritex dan anak perusahaannya.

Keterangan dari para saksi ini menjadi fondasi kuat untuk menguatkan dugaan tindak pidana yang disangkakan. Proses ini tidak bisa terburu-buru, karena setiap detail harus dipastikan valid dan saling berhubungan satu sama lain. Kehati-hatian dalam pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penuntutan di persidangan nanti.

Pihak swasta, seperti Direktur PT Lotus dan Partner Corporate Finance di Ernest & Young, juga turut diperiksa. Hal ini mengindikasikan bahwa Kejaksaan Agung melihat adanya keterlibatan pihak luar yang mungkin berperan sebagai fasilitator atau bahkan penerima manfaat dari skema dugaan korupsi pemberian kredit tersebut.

Upaya Kejaksaan Agung untuk Perkuat Bukti Kasus Kredit Fiktif

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, S.H., M.H., menyatakan bahwa pemeriksaan ini dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan. Pernyataan ini menegaskan bahwa penyidikan berada pada tahap serius dan mendekati penyelesaian.

Pemberkasan yang lengkap dan kuat adalah kunci utama dalam persidangan. Dengan bukti yang kokoh, penegak hukum bisa memastikan bahwa para tersangka, termasuk ISL, akan menghadapi konsekuensi hukum yang setimpal.

Kasus dugaan korupsi ini menjadi sorotan publik mengingat nama besar PT Sritex yang terlibat. Perusahaan tekstil yang dikenal luas ini, kini harus berhadapan dengan masalah hukum serius yang bisa berdampak besar pada reputasi dan operasionalnya.

Penyidikan terhadap kasus ini masih terus berlangsung. Publik menantikan perkembangan terbaru dari Kejaksaan Agung. Kasus ini diharapkan bisa menjadi pelajaran berharga bagi perbankan di Indonesia agar lebih ketat dalam menyalurkan kredit dan memitigasinya dari risiko yang bisa merugikan negara. ( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: bank daerahDugaan Korupsi Pemberian KreditKejaksaan Agungkorupsikredit bermasalahPT Sritex
Post Sebelumnya

Sri Mulyani Minta Danantara Bantu Beban Berat APBN, Swasta Diminta Ikut Andil

Post Selanjutnya

KPK Bongkar Pemerasan K3 Noel Nilainya Sungguh Fantastis

Ibnu Gozali

Ibnu Gozali

Berita Terkait

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan anak usaha milik Kementerian Keuangan menyebabkan Ketua PN Depok dan Wakilnya...

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pengurusan...

Grup Garda Kencana Terungkap di Sidang Korupsi Pertamina, Jaksa Ungkap Dugaan Pengondisian Tender Pengadaan

Grup Garda Kencana Terungkap di Sidang Korupsi Pertamina, Jaksa Ungkap Dugaan Pengondisian Tender Pengadaan

oleh Iwan Purnama
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina kembali...

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam acara sosialisasi Empat Pilar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pernyataan Bahlil dibaca sebagai sinyal penguatan agenda desentralisasi ekonomi dan keberpihakan pada pemerataan pembangunan, sekaligus menempatkan Golkar sebagai partai yang...

Post Selanjutnya
KPK Bongkar Pemerasan K3 Noel Nilainya Sungguh Fantastis

KPK Bongkar Pemerasan K3 Noel Nilainya Sungguh Fantastis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.