EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Karangan Bunga Protes untuk Sri Mulyani, Suara Keadilan Dosen

Karangan Bunga Protes untuk Sri Mulyani, Suara Keadilan Dosen

Di ulang tahun Sri Mulyani, 100 karangan bunga protes dari dosen menggelora sebagai simbol tuntutan keadilan atas tunjangan dan akses pendidikan tinggi. Aksi sunyi namun penuh makna ini menyuarakan bahwa keadilan dalam pendidikan bukan sekadar kata, melainkan hak yang harus dibayar lunas oleh negara

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
4 September 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Karangan bunga protes membanjiri kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ia berulang tahun ke-63 pada Selasa, 26 Agustus 2025. Aksi simbolis ini menyuarakan keadilan bagi dosen ASN melalui kritik tajam terhadap kebijakan pendidikan tinggi.

Aliansi Dosen ASN Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) mengirimkan sekitar 63 karangan bunga, jumlah yang dipilih sesuai usia Sri Mulyani. Namun jumlahnya kemudian melonjak hingga mencapai 100 papan bunga, menunjukkan antusiasme luas dari dosen di seluruh nusantara

Karangan bunga tersebut dipajang di halaman parkir maupun pintu masuk Kementerian Keuangan. Padahal, awalnya ADAKSI sempat berencana menempatkannya di luar pagar gedung. Namun permintaan dari pihak Kemenkeu mengubah lokasi tersebut—dan hal itu sempat menimbulkan ketegangan antara staf lembaga dan perwakilan ADAKSI

Isi pesan dalam karangan bunga tersebut tegas menyuarakan keresahan para dosen: “Ultahmu Dirayakan, Hak Kami Dilupakan,” hingga “Tolak Kapitalisasi Pendidikan Tinggi!” yang sarat makna akan pentingnya keadilan dalam dunia pendidikan

ADAKSI menyampaikan tiga tuntutan pokok: menghapus klasterisasi pendidikan tinggi, mewujudkan biaya kuliah yang terjangkau, dan memastikan kesejahteraan dosen—terutama pembayaran tunjangan kinerja (tukin) yang belum merata

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Menurut Ketua Umum ADAKSI, Dr. Fatimah, aksi ini merupakan protes moral atas kebijakan yang dianggap menyimpang dari amanat UUD 1945 Pasal 31 dan nilai Pancasila. Dalam pernyataannya, ia menegaskan: “Pendidikan bukan barang dagangan. Negara seharusnya menjamin akses pendidikan tinggi yang terjangkau untuk semua kalangan.”

Aksi itu juga muncul di tengah polemik video yang menyebut Sri Mulyani menyebut guru sebagai “beban negara”—yang kemudian diklarifikasi sebagai rekayasa AI. Meski demikian, momentum ulang tahun tetap dimanfaatkan sebagai panggung refleksi kebijakan yang lebih adil bagi dosen ASN

Meskipun hadir sebagai simbol kelam merawat potret keadilan, aksi ini berjalan damai tanpa teriakan, seminar, atau orasi di pengeras suara. Sebaliknya, sunyi tetapi menyiratkan tuntutan mendalam yang perlu didengar pemerintah

Hingga saat ini, pihak Kemenkeu belum memberikan tanggapan resmi atas aksi tersebut. Namun, kehadiran karangan bunga yang dipersiapkan sedemikian rupa ini menjadi pesan kuat: dosen menuntut keadilan atas hak yang selama ini luput dari perhatian.(*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: ADAKSIkarangan bungakeadilanpendidikan tinggiprotes dosenSri Mulyanitukin
Post Sebelumnya

Ratusan Perempuan Gerakan Sapu Pink Lawan Korupsi dan Represifitas

Post Selanjutnya

‎Hasil Pertemuan Mahasiswa dan DPR soal Tuntutan Demo ‎ ‎

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
‎Hasil Pertemuan Mahasiswa dan DPR soal Tuntutan Demo ‎ ‎

‎Hasil Pertemuan Mahasiswa dan DPR soal Tuntutan Demo ‎ ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.