EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
RAPBN 2026 Dikritik, Ekonom Soroti Alokasi MBG

RAPBN 2026 Dikritik, Ekonom Soroti Alokasi MBG

Aliansi Ekonom menilai anggaran populis terlalu besar. Pemerintah diminta segera memperbaiki struktur fiskal.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
10 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,EKOIN.CO-  Aliansi Ekonom Indonesia kembali menegaskan desakan darurat ekonomi kepada pemerintah, dengan menyoroti masalah anggaran yang dinilai salah arah. Poin pertama yang dianggap paling mendesak adalah perbaikan menyeluruh terhadap misalokasi anggaran negara, terutama terkait program-program populis. [Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v]

Menurut keterangan ekonom Titik, pemerintah diminta untuk menindaklanjuti desakan ini secepat mungkin. Ia menekankan, langkah korektif sangat diperlukan agar fungsi fiskal dapat berjalan optimal.

Desakan Aliansi Ekonom soal Anggaran

Aliansi menilai alokasi Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 terlalu besar dan tidak realistis. Jumlah tersebut hampir mencapai 44 persen dari total anggaran pendidikan, sehingga dianggap tidak seimbang.

Selain itu, anggaran besar juga digelontorkan untuk program Koperasi Merah Putih dan program pembangunan tiga juta rumah. Para ekonom menilai, fokus berlebihan pada program populis justru berpotensi mengorbankan sektor strategis lain.

Aliansi turut menyoroti usulan penurunan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 24,8 persen dalam RAPBN 2026. Penurunan ini dinilai akan mempersulit pemerintah daerah dalam menjalankan pelayanan publik.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Bahkan, para ekonom memperingatkan dampak serius bila kebijakan tersebut dijalankan. Potensi kenaikan pajak daerah dikhawatirkan terjadi, sehingga membebani masyarakat secara langsung.

Fungsi Fiskal dan Stabilitas Nasional

Aliansi meminta pemerintah mengembalikan alokasi dana pendidikan sesuai amanat UUD 1945. Hal ini dianggap sebagai fondasi utama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan manusia.

“Jadi, mungkin desakan pertama yang sudah disampaikan tadi sangat urgent untuk diatasi atau di-follow up oleh Menterian Keuangan,” kata Titik.

Ia menambahkan, fungsi fiskal sangat penting dalam perekonomian Indonesia, baik dari sisi alokasi, distribusi, maupun stabilisasi. Karena itu, pemerintah diminta tidak mengabaikan tuntutan perbaikan struktur anggaran.

Di sisi lain, perhatian publik juga tersedot pada dinamika politik setelah Presiden Prabowo menunjuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menko Polkam ad interim. Penunjukan ini terjadi usai pencopotan Budi Gunawan dari jabatan tersebut.

Sehari setelah menerima mandat, Sjafrie langsung memimpin rapat perdana di Kemenko Polkam. Ia menyatakan akan menjalankan tugas hingga Presiden menunjuk pejabat definitif.

Menurutnya, arahan Presiden adalah melanjutkan tugas pokok kementerian dan melakukan revitalisasi organisasi agar koordinasi politik dan keamanan tetap solid.

Pengamat militer Khairul Fahmi menilai langkah ini sebagai sinyal konsolidasi politik. Ia menyebut, rangkap jabatan Sjafrie tidak otomatis bermasalah, karena Presiden pasti mempertimbangkan beban kerja secara matang.

Fahmi juga menekankan, penunjukan figur senior yang dekat dengan Presiden menunjukkan pentingnya menjaga stabilitas di tengah krisis. “Presiden ingin memastikan koordinasi tetap solid di saat krisis, dengan menaruh orang yang dipercayai penuh,” ujarnya.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari strategi memperkuat legitimasi politik dan merespons cepat tuntutan publik. Pemerintah dinilai ingin memastikan arah kebijakan, baik ekonomi maupun politik, tetap terjaga dalam situasi penuh tekanan.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: aliansi ekonomanggaranekonomifiskalPemerintahRAPBN
Post Sebelumnya

Ekonom Ingatkan Purbaya Diminta Hati-Hati Kelola Anggaran Negara

Post Selanjutnya

Sara Ferrer Olivella Pimpin UNDP Indonesia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Sara Ferrer Olivella Pimpin UNDP Indonesia

Sara Ferrer Olivella Pimpin UNDP Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.