EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Dari Limbah Jadi Devisa: Patung Bebek Akar Bambu Asal Surakarta Tembus Pasar Ekspor

Patung bebek dari Surakarta sukses menembus pasar Eropa. Kreativitasnya mengubah limbah akar bambu menjadi produk ekspor berkelas dunia., Sumber dok EximBank

Dari Limbah Jadi Devisa: Patung Bebek Akar Bambu Asal Surakarta Tembus Pasar Ekspor

Novi Ekawati berhasil menjadikan limbah akar bambu sebagai kerajinan bernilai ekspor, dengan patung bebek buatannya yang kini diminati pasar internasional, serta menggerakkan ekonomi lokal melalui Imanuella Craft yang dirintisnya sejak 2013.

Agus DJ oleh Agus DJ
21 April 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INDUSTRI, KEUANGAN, NASIONAL, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Dorongan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar ekspor terus digaungkan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah. Upaya ini menjadi penting mengingat UMKM memiliki potensi besar dalam menyumbang devisa negara serta memberdayakan ekonomi masyarakat secara langsung. Dengan kreativitas, kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi dan jejaring global, UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Salah satu contoh nyata dari keberhasilan ini adalah kisah Novi Ekawati, perajin asal Surakarta yang berhasil mengangkat limbah menjadi produk bernilai ekspor. Melalui brand Imanuella Craft, Novi membuktikan bahwa UMKM lokal dapat merambah pasar mancanegara dengan produk khas yang memiliki nilai estetika dan budaya tinggi.

Limbah akar bambu yang kerap dianggap tak bernilai diubah menjadi komoditas ekspor oleh Novi. Melalui usaha kerajinan yang berlokasi di Klaten dan Surakarta ini, ia menciptakan patung bebek dari akar bambu yang kini diminati hingga pasar internasional.

Usaha ini dirintisnya sejak tahun 2013. Ide awalnya muncul ketika Novi melihat kerajinan patung bebek dengan warna natural dan polos di laman Facebook seorang temannya. Dengan menggali referensi di internet, ia mulai mengembangkan desain patung bebek dengan berbagai motif khas Indonesia yang mampu menarik minat pasar mancanegara.

“Setelah melihat jualan teman saya di Facebook, saya berpikir bahwa kerajinan patung bebek ini dapat dikembangkan dengan sentuhan motif-motif khas Indonesia yang dapat menarik perhatian,” ujar Novi.

Berita Menarik Pilihan

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

Novi tidak hanya sekadar memahat dan mengukir patung bebek, tetapi juga melukisnya dengan beragam motif menarik. Kreativitas ini awalnya menarik perhatian pembeli lokal untuk kebutuhan dekorasi rumah. Kesuksesan di pasar domestik mendorong Novi melangkah lebih jauh dengan mencari peluang di pasar ekspor. Salah satu upaya strategisnya adalah mengikuti program Coaching Program for New Exporter (CPNE) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pada tahun 2017.

Dengan mengikuti program CPNE, Novi memperoleh beragam manfaat, termasuk kesempatan untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia, salah satu pameran dagang internasional terbesar di Indonesia. Melalui ajang ini, ia memperkenalkan produknya kepada pembeli dari luar negeri dan memperluas jejaring bisnis global.

Selain mengikuti pameran dagang, Novi juga aktif memasarkan produknya melalui Instagram. Strategi ini terbukti efektif menarik perhatian pembeli luar negeri. Ia bahkan rutin menyiapkan sampel sebelum pemesanan demi menjaga kualitas dan kesesuaian produk.

Hingga kini, patung bebek produksi Imanuella Craft telah diekspor ke berbagai negara seperti Brunei Darussalam, Inggris, Denmark, dan Jerman. Baru-baru ini, Novi berhasil mengekspor satu kontainer patung bebek ke Jerman dengan nilai mencapai USD53,3 ribu.

Keberhasilan ini turut menggerakkan perekonomian warga sekitar. Mulai dari pengumpul akar bambu hingga para perajin lokal, semua mendapat dampak ekonomi dari keberlanjutan usaha tersebut.

“Imanuella Craft makin bisa jadi berkat bagi banyak orang, termasuk para perajin yang sudah menggantungkan hidupnya bersama Imanuella Craft. Pesanan terus mengalir dari berbagai sumber,” jelas Novi.

Kepala Divisi SMEs Advisory Service LPEI, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan peran LPEI dalam mendorong pelaku UKM memasuki pasar global. Menurutnya, keberhasilan ekspor produk lokal berdampak lebih luas terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Dukungan yang diberikan LPEI tidak hanya bertujuan memberikan manfaat bagi pelaku UKM saja namun kita ingin menciptakan multiplier effect, dari kontribusi UKM yang kita bina sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelas Maria.

Program CPNE yang digelar LPEI memberikan pembekalan menyeluruh bagi peserta, mulai dari pemahaman dokumen ekspor, penyusunan korespondensi, hingga perhitungan harga ekspor. Seperti yang disampaikan oleh LPEI melalui laman resminya, pelaku UMKM diharapkan dapat lebih percaya diri menghadapi pasar internasional.

Tags: ekspor Jermankerajinan tanganlimbah akar bambuLPEIpatung bebekpelaku usaha lokalpemberdayaan ekonomproduk kreatifTrade Expo IndonesiaUMKM ekspor
Post Sebelumnya

Gallery Furniture di Cibinong Yang Wajib Anda Kunjungi

Post Selanjutnya

LPEI dan Saudi Exim Bank Tandatangani MoU Dorong Ekspor Bilateral

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

Pump and Dump Saham DADA: Modus Rumor Global di Balik Aksi Exit Strategy Pengendali

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Aksi jual berlanjut pada 8–9 Januari 2026, ketika KPII kembali melepas 1,6 miliar saham di kisaran harga Rp63 per saham, menghasilkan tambahan dana sekitar Rp100,80...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (6/2).

IHSG Berpeluang Menguat, Tapi Sinyal Koreksi Masih Mengintai Pasar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Level penopang terdekat diperkirakan berada di 7.854 dan 7.654, sementara batas atas pergerakan harian berada di rentang 8.181 hingga 8.318.

Post Selanjutnya
LPEI dan Saudi Exim Bank Tandatangani MoU Dorong Ekspor Bilateral

LPEI dan Saudi Exim Bank Tandatangani MoU Dorong Ekspor Bilateral

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.